<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117</id><updated>2012-02-04T22:13:42.219-08:00</updated><category term='Riwayat Depok (1)'/><title type='text'>LEMBARAN KERTAS BEKAS</title><subtitle type='html'>Catatan Seorang Tukang Ketik di Atas Kertas Bekas</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>45</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-7793990815631459636</id><published>2012-02-04T21:53:00.000-08:00</published><updated>2012-02-04T22:13:42.239-08:00</updated><title type='text'>Khutbah Jum'at: Ketetapan Allah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ULJJAW11vcM/Ty4c7aptY8I/AAAAAAAAAHM/naCPSiyuIF4/s1600/Gambar-Kel-275.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-ULJJAW11vcM/Ty4c7aptY8I/AAAAAAAAAHM/naCPSiyuIF4/s1600/Gambar-Kel-275.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Khutbah Jum’at (3-2-2012) di Masjid Nururrahman, Kedaung Pamulang. Judul Ketetapan Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Setiap makluk sudah memiliki ketetapan masing-masing. Contoh Cacing, telah ditetapkan hidup nyaman dan bahagia tatkala berada di dalam lumpur yang berbau busuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita pikir, apa enaknya hidup di dasar lumpur yang gelap dan bau busuk. Tapi itulah ketetapan Allah untuk makhluk bernama cacing. Kalau cacing itu di taruh di atas permadani yang indah atau di atas marmer, cacing itu malah merasakan sangat menderita, tidak nyaman bahkan mungkin mati.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan ikan. Ikan telah ditetapkan Allah bahwa dia akan hidup nyaman dan bahagia di dalam air. Apabila ikan diangkat dan dikeluarkan dari air, dia akan menerita dan mati.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Manusia telah ditetapkan Allah akan hidup bahagia jika dalam iman dan amal sholeh. Sebagaimana firman Allah dalam surat An Nahl ayat 97 yang artinya;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Barang siapa yang berbuat kebaikan dari laki-laki atau perempuan dan dia mukmin, niscaya Kami menghidupkannya dengan kehidupan yang baik; dan Kami member balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kekayaan, tanpa iman dan amal sholeh tidak akan membuat manusia hidup bahagia. Banyak contoh yang ada di sekitar kita. Ada seorang yang kaya raya, mobilnya banyak, rumahnya mewah, istrinya cantik-cantik, tapi dia tidak bahagia. Bahkan&amp;nbsp; hidupnya berakhir dengan tragis dan mengenaskan. Dia bunuh diri dengan melompat dari lantai 7 sebuah gedung perbelanjaan. Dia kaya tapi tanpa iman dan amal sholeh. Orang seperti itu, hidupnya tidak akan bahagia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Allah juga berfirman dalam Surat Al 'Asr (1-3): &lt;br /&gt;“Demi Masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholeh, dan saling berpesan dengan kebenaran dan saling berpesan dengan kesabaran”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-7793990815631459636?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/7793990815631459636/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=7793990815631459636' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/7793990815631459636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/7793990815631459636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2012/02/khutbah-jumat-ketetapan-allah.html' title='Khutbah Jum&apos;at: Ketetapan Allah'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-ULJJAW11vcM/Ty4c7aptY8I/AAAAAAAAAHM/naCPSiyuIF4/s72-c/Gambar-Kel-275.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-8125538475481879935</id><published>2012-02-03T00:16:00.000-08:00</published><updated>2012-02-03T00:28:42.983-08:00</updated><title type='text'>Mendengarkan Radio dan Menonton Televisi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-JE41bAfiffk/TyuXiFA6TzI/AAAAAAAAAHE/UqbcQcZ_Q5k/s1600/Radio+Transistor.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-JE41bAfiffk/TyuXiFA6TzI/AAAAAAAAAHE/UqbcQcZ_Q5k/s1600/Radio+Transistor.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Minggu, 29 Januari 2012, saya bertugas piket psb. Iseng saya mendengarkan radio Sonora. Lumayan, bernostalgia. Maklum dulu saya memang suka sekali mendengarkan Saya suka mendengarkan radio sejak masih kecil. Bahkan Setiap belajar, saya selalu sambil mendengarkan radio. Maklum jaman saya kecil hingga remaja dulu, televise masihg menjadi barang langka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan, pamor radio semakin berkurang seiring perkembangan televisi yang semakin pesat saja. Radio menjadi pilihan nomor dua setelah televisi. Bahkan menjadi nomor tiga barangkali setelah hadirnya internet.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Secara kebetulan di pagi itu, ada acara resensi buku. Saat itu membahas sebuah buku tulisan Rene Suhardono, hanya karena judulnya berbahasa inggris dan panjang, jadi saya lupa. Penyiar member kesempatan para pendengar untuk mengajukan pertanyaan ataupun komentar melalui sms. Sonora menyediakan hadiah 5 buah buku bagi pengirim pertanyaan terpilih. Tertarik tema dan hadiah buku, saya ikut sms, mengirim pertanyaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan saya, mana lebih penting untuk menunjang karir, pendidikan atau pengalaman? Saat yang ditunggu tiba, pertanyaan saya dibaca dan dibahas. Rene Suhardono member penjelasan bahwa yang terpenting adalah bagaimana memaknai pendidikan itu sendiri. Pendidikan adalah ilmu pengetahuan yang didapat untuk dipraktikkan. Praktik itulah yang akan membentuk pengalaman. Jadi menurutnya, pendidikan dan pengalaman tidaklah harus dipisahkan. Keduanya penting dan saling terkait.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Di akhir acara, nama saya menjadi salah satu yang berhak atas hadiah buku karya Rene Suhardono tersebut. Sayangnya, setelah saya konfirmasi ke Sonora, hadiah harus diambil sendiri ke studio. Saya kira dikirim, karena sebelumnya saya juga pernah mendapatkan hadiah serupa dari radio yang lain. Dua kali saya dapat dan dikirim ke alamat. Tapi, ya sudah. Bukanya tidak bersyukur, tapi kalau harus mengambil sendiri ke Sonora, ya nanti dulu lah.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Malam harinya, saya sempat menonton Mario Teguh Golden Ways. Sebenarnya acara tersebut acara favorit bagi saya, namun jadwal yang berbarengan dengan siaran langsung ISL dan terkadang banyak acara menarik lainnya, membuat MTGW sering saya lewatkan. Minggu, 29 Januari 2012 temanya sangat menarik, sayang saya hanya mengikuti sepotong. Jadi hanya sedikit yang bisa saya tangkap, diantarnya tentang keberanian. Orang-orang yang berhasil adalah orang-orang yang berani melakukan sesuatu dengan segala risiko. Pada dasarnya semua orang mempunyai rasa takut. Bedanya, orang yang berani tidak berfokus pada rasa takutnya, melainkan dia berfokus kepada apa yang ingin diraihnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Poin kedua yang menarik adalah jangan sampai kita sibuk melakukan sesuatu yang tidak membawa kita ke mana-mana. Pak Mario mencontohkan, orang yang sibuk naik kuda-kudaan. Orang yang naik kuda-kudaan itu sibuk, tapi orang itu tidak akan sampai ke mana-mana. Kalau begitu, jangan sampai kesibukan kita seperi orang yang sibuk main kuda-kudaan. Tetap di tempat dan tidak akan sampai ke mana-mana.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Saat saya mendengarkan radio dan menonton televisi tidak dengan penuh konsentrasi. Saya melakukan itu sambil mengerjakan sesuatu yang lain. Jadi mungkin apa yang saya tulis tidak persis dengan materi yang sebenarnya. Tapi, setidaknya itulah hal penting yang saya ingat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-8125538475481879935?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/8125538475481879935/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=8125538475481879935' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/8125538475481879935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/8125538475481879935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2012/02/mendengarkan-radio-dan-menonton.html' title='Mendengarkan Radio dan Menonton Televisi'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-JE41bAfiffk/TyuXiFA6TzI/AAAAAAAAAHE/UqbcQcZ_Q5k/s72-c/Radio+Transistor.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-2798850547487465150</id><published>2012-01-08T17:28:00.000-08:00</published><updated>2012-01-08T19:43:06.735-08:00</updated><title type='text'>Tentang Panggilan Mas dan Mbak</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-iI1MaWK7j2E/TwpCfocB9eI/AAAAAAAAAG8/n6XDskOQk9Q/s1600/Orang+Kampung-350.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-iI1MaWK7j2E/TwpCfocB9eI/AAAAAAAAAG8/n6XDskOQk9Q/s320/Orang+Kampung-350.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada dua peristiwa yang menggelitik hati saya tentang sebutan atau panggilan Mas dan Mbak. Pertama, suatu ketika salah seorang teman facebook saya berkomentar setengah protes tentang nama tampilan facebook saya. “Kalau melihat fotonya sih seharusnya Pak Badiyo, bukan Mas Badiyo”, katanya. Dengan agak geregetan saya jawab, “Mas itu kan panggilan orang jawa kepada kakak laki-laki oleh adik-adiknya. Jadi, sampai kapan pun adik saya tetap memanggil saya Mas, walau pun saya sudah menjadi bapak-bapak.”. Mas bukan hanya panggilan bagi remaja atau orang muda saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya agak geregetan karena melihat namanya sepertinya dia orang jawa. Seharusnya sebagai orang jawa dia tahu tentang panggilan Mas itu. Asalnya Kangmas, panggilan bagi kakak laki-laki yang kemudian dipersingkat menjadi Kang saja atau Mas saja. Lagi pula, Mas yang saya cantumkan di depan nama saya toh sebagai identitas di facebook. Bahkan kalau kita perhatikan, banyak orang yang memakai nama yang aneh-aneh sebagai id facebooknya. Saya tidak perlu yang aneh-aneh, tapi yang penting ada ciri khasnya. Karena orang jawa dan beberapa orang terutama adik saya memanggil Mas, maka jadilah akun facebook saya Mas Badiyo. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedua, Salah seorang famili dari istri mewanti-wanti bahwa dia tidak mau anaknya dipanggil mbak oleh adik-adik sepupunya. Lebih baik memanggil dengan sebutan Kakak. Sebabnya adalah menurut dia mba itu panggilan untuk para pembantu rumah tangga. Tidak dapat dipungkiri bahwa belakangan banyak keluarga di kota besar seperti Jabodetabek menyerahkan urusan anak kepada pembantu rumah tangga. Suami istri sibuk bekerja.Urusan anak-anak diserahkan ke para pembantu. Para majikan memanggil pembantu itu dengan panggilan Mbak. Mereka sekaligus membahasakan panggilan itu untuk anak-anak mereka. Jadilah panggilan Mbak itu identik dengan para pembantu rumah tangga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meski fakta itu benar adanya, namun saya kurang setuju jika panggilan Mbak itu milik para pembantu. Sebagai orang jawa, saya bertahun-tahun telah memahami bahwa Mbak itu adalah panggilah terhadap kakak perempuan oleh adik-adiknya. Kalau tidak salah asal katanya adalah Mbakyu yang artinya kakak perempuan. Panggilan itu dipersingkat menjadi Mbak saja atau yu saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itulah salah satu ragam dan keunikan orang jawa. Orang jawa itu memang unik. Semoga keunikan itu tidak sampai punah akibat penyempitan makna yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salam,&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-2798850547487465150?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/2798850547487465150/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=2798850547487465150' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/2798850547487465150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/2798850547487465150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2012/01/tentang-panggilan-mas-dan-mbak.html' title='Tentang Panggilan Mas dan Mbak'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-iI1MaWK7j2E/TwpCfocB9eI/AAAAAAAAAG8/n6XDskOQk9Q/s72-c/Orang+Kampung-350.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-947649934753617513</id><published>2012-01-04T22:50:00.000-08:00</published><updated>2012-01-04T23:01:44.634-08:00</updated><title type='text'>Menulis Melawan Keluh Kesah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-QiRdDL0LkxQ/TwVIrlIvqyI/AAAAAAAAAG0/_me3a18H1gk/s1600/Kopi+Kapal-350.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://2.bp.blogspot.com/-QiRdDL0LkxQ/TwVIrlIvqyI/AAAAAAAAAG0/_me3a18H1gk/s320/Kopi+Kapal-350.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kalau mengeluh itu baik adanya, bisa jadi kita seharian mengeluh terus. Mulai dari berangkat ke kantor, jalanan macet, melihat pengguna jalan lain yang masa bodoh, tidak peduli, wajar kita mengeluh. Sesampai di kantor, mendapati rekan kerja yang kurang kooperatif, pelanggan yang complain, wajar juga jika kita mengeluh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Namun mengeluh itu suatu sikap atau tindakan yang negatif dan tak ada gunanya. Toh jika mengeluh, apa segala persoalan akan selesai? Tidak. Jadi, dari pada mengeluh lebih baik mencari jalan keluar dari masalah yang sedang kita hadapi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari mengawali tahun baru 2012, kesibukan langsung menyambut saya. Lagi-lagi, saya kembali terperangkap dalam rutinitas kantor yang tak berujung. Berangkat pagi, pulang petang, sesampai di rumah, tenaga habis, loyo. Kalau sudah begini caranya setiap hari, sayapikri wajar-wajar saja jika saya mengeluh. “Huh, di kantor sibuk terus setiap hari, capek rasaya. Terus kapan saya bisa menulis?” &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Padahal, saya berkeinginan menjadi penulis. Saya telah menyadari, betapapun baiknya prestasi kerja, karir saya sudah mentok. Jalan satu-satunya untuk mencapai puncak karir adalah dengan menjadi penulis.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Karena mengeluh bukan solusi, maka saya berusaha menghindari dan melawannya. Sambil melepas lelah usai sholat Maghrib, saya menulis dua tiga alinea. Dengan berbekal segelas kopi, saya menulis melawan lelah dan keluh kesah.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-947649934753617513?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/947649934753617513/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=947649934753617513' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/947649934753617513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/947649934753617513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2012/01/segelas-kopi-melawan-keluh-kesah.html' title='Menulis Melawan Keluh Kesah'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-QiRdDL0LkxQ/TwVIrlIvqyI/AAAAAAAAAG0/_me3a18H1gk/s72-c/Kopi+Kapal-350.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-1912624899122582557</id><published>2011-12-16T17:56:00.000-08:00</published><updated>2011-12-16T17:58:45.361-08:00</updated><title type='text'>Kembangan, Kampung Halamanku</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-gIWX62SVrLo/Tuv1k9cGkdI/AAAAAAAAAGg/z7MW13w3Mjg/s1600/Perempatan+di+Kampung.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-gIWX62SVrLo/Tuv1k9cGkdI/AAAAAAAAAGg/z7MW13w3Mjg/s320/Perempatan+di+Kampung.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Foto di samping adalah jalan dari rumah orang tua saya menuju perempatan jalan raya di desa Kembangan, kecamatan Bukateja, kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Kembangan adalah desa kelahiranku, kampung halamanku. Desa itu terletak di arah tenggara dari kota Purbalingga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebelah timur berbatasan dengan desa Cipawon, di sebelah utara berbatasan dengan desa Majasari dan Kedungjati, serta di sebelah barat dengan desa Wirasaba. Di sebelah selatan mengalir sungai Serayu,&amp;nbsp; dan di seberang sungai itu adalah wilayah kecamatan Purwareja Klampok kabupaten Banjarnegara.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Meski hanya sebuah desa kecil, namun letak kampungku cukup strategis. Jarak ke kota purbalingga hanya 15 km, ke kota purwokerto kurang lebih 40 km. Sementara ke Banyumas 20 km dan ke Banjarnegara kurang lebih 30 km. Pasar yang terdekat adalah pasar Bukateja yang berjarak 2,5 km dan pasar Purwareja Klampok yang berjarak 3 km. Di kedua pasar itu warga desa melakukan kegiatan perekonomian dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Desa itu dilalui jalan raya yang menghubungkan berbagai kota. Jalan itu membelah desa menjadi dua bagian, barat dan timur.&amp;nbsp; Beberapa bus AKAP (Antar Kota Antar Propinsi) jurusan Jakarta – Wonosobo, seperti Sinar Jaya, DMI dan sebagainya melintas di sana. Selain itu dilalui juga oleh bus antar kota seperti Purwokerto-Wonosobo dan Purwokerto-Semarang. Tak heran jika semakin hari desa itu semakin ramai saja. Apalagi di sekitar hari raya Idul Fitri, banyak kendaraan baik motor maupun mobil berplat nomor B berlalu-lalang di jalan itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kalau saya pulang kampung, biasanya naik bus Sinar Jaya tujuan Wonosobo. Saya turun di perempatan desa Kembangan. Begitu turun dari bus, saya naik becak atau jalan kaki menyusuri jalan yang juga menuju Lapangan Udara Wirasaba. Dari perempatan ke rumah orang tua saya hanya berjarak kurang lebih empat ratus meter. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Jika berangkat dari Jakarta sore hari, maka tiba di kampung antara pukul 02.00 hingga 05.00, tergantung kondisi jalan dan jam keberangkatan. Jika berangkat pagi dari Jakarta, maka antara pukul 19.00 hingga 20.00 baru sampai di kampung. Namun jika berangkat pagi dari Jakarta maka bus hanya sampai di Purwokerto dan harus naik lagi bus jurusan Wonosobo. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-1912624899122582557?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/1912624899122582557/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=1912624899122582557' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/1912624899122582557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/1912624899122582557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2011/12/kembangan-kampung-halamanku.html' title='Kembangan, Kampung Halamanku'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-gIWX62SVrLo/Tuv1k9cGkdI/AAAAAAAAAGg/z7MW13w3Mjg/s72-c/Perempatan+di+Kampung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-5763627112211576651</id><published>2011-12-12T19:05:00.000-08:00</published><updated>2011-12-12T19:08:57.316-08:00</updated><title type='text'>Gerhana Bulan Numpang Lewat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-lGRa49Bt0SI/TubAl-drcHI/AAAAAAAAAGY/vCh2I10_2Ro/s1600/Gerhana+Bulan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="190" src="http://4.bp.blogspot.com/-lGRa49Bt0SI/TubAl-drcHI/AAAAAAAAAGY/vCh2I10_2Ro/s200/Gerhana+Bulan.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tiga hari yang lalu, tepatnya Sabtu (10/12-2011) terjadi gerhana bulan total. Sebuah kejadian yang jarang terjadi dan patut disaksikan. Dari pagi, bahkan dari Jum’at, saya sudah mengingat-ingat akan menyaksikan fenomena alam itu. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya ketika saat yang dinanti akan tiba, cuaca di Ciputat, tempat saya tinggal tampaknya kurang bersahabat. Baru pukul setengah empat sore petir bersahut-sahutan. Tak lama kemudian, hujan pun turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersebab itu pula, saya tak sempat nonton siaran langsung ISL di ANTV. Sebenarnya tayangan tersebut adalah wajib hukumnya bagi saya. Namun apa boleh buat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Waktu terus beranjak sore ketika gerimis masih juga turun. Saya masih berharap, semoga saat gerhana bulan terjadi nanti, langit sudah bersih dari hujan dan awan. Dengan begitu, saya bisa menyaksikan fenomena alam yang konon baru akan terjadi lagi pada tahun 2015.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Pukul tujuh, saya keluar rumah dan menengadah. Di sana, langit masih diselimuti awan kelabu. Setengah jam berikutnya, saya kembali memandang langit. Ternyata masih juga tertutup awan. Hingga terakhir saya menengok langit pukul Sembilan malam, awan kelabu masih juga enggan beranjak. Itu artinya, gerhana bulan tak bisa disaksikan di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan dan sekitarnya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Gerhana bulan hanya numpang lewat, tanpa bisa disaksikan dan diamati.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-5763627112211576651?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/5763627112211576651/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=5763627112211576651' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/5763627112211576651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/5763627112211576651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2011/12/gerhana-bulan-numpang-lewat.html' title='Gerhana Bulan Numpang Lewat'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-lGRa49Bt0SI/TubAl-drcHI/AAAAAAAAAGY/vCh2I10_2Ro/s72-c/Gerhana+Bulan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-9171860816092257003</id><published>2011-12-10T19:37:00.000-08:00</published><updated>2011-12-10T19:37:41.922-08:00</updated><title type='text'>Jangan Lupa, Apdetlah Blogmu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-5iBgO8sFs4U/TuQkMuf3olI/AAAAAAAAAGI/Cj3vVT7PZ54/s1600/Logo+Facebook.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-5iBgO8sFs4U/TuQkMuf3olI/AAAAAAAAAGI/Cj3vVT7PZ54/s200/Logo+Facebook.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Saya mulai aktif nge-Blog kurang lebih tahun 2007, setahun setelah berkenalan dengan internet. Waktu itu semangat nge-Blog begitu menggebu. Keinginan untuk belajar menulis dan semakin akrabnya dengan Internet, membuat semangat saya nyaris tak terbendung. Berbagai layanan blog gratis saya coba. Mulai dari blog indosiar, multiply, livejournal, blogspot, blogdrive, blogsome, my opera, dan satu lagi saya lupa namanya. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awalnya saya rajin mengapdet dengan tulisan dua tiga paragraf. Namun lama-kelamaan, tidak satu alinea pun dituliskan. Keinginan memiliki dan memelihara blog tetaplah tinggi. Namun semakin hari tak kuasa memelihara blog-blog itu. Ibarat pepatah, nafsu besar tenaga kurang, begitulah kiranya. Blog-blog itu akhirnya terbengkalai. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kondisi tersebut semakin diperparah seiring kehadiran facabook. Kepraktisan dan konektivitas yang tinggi membuat saya berpaling ke facebook. Mengurus facebook lebih mudah dari pada mengurus blog. Apdet status facebook di wall atau dinding cukup dengan satu atau dua kata. Misalnya, macet, ngantuk berat, males banget, dan sebagainya. Komentar pun langsung bermunculan. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bandingkan dengan blog. Pengalaman saya, menulis blog tiga empat alinea bahkan lebih, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, komentar&amp;nbsp; cuma satu dua. Bahkan sering tulisan di blog tak ada satupun komentar. Menyedihkan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di fabook, dengan menulis satu dua kalimat bahkan hanya beberapa kata pun, komentar bermunculan hanya beberapa detik usai kita menuliskannya. Sangat berlasan jika akhirnya orang lebih tertarik facebook dari pada blog. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi bagi seorang penulis atau orang yang sedang belajar menulis dan ingin menjadi penulis beneran, blog tetap harus menjadi pilihan utama. Meski di notes atau catatan di facebook kita juga bisa menulis seperti halnya di blog seperti di notes atau catatan. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun jarang facebooker yang memanfaatkan hal itu. Kepraktisan dan kemudahan mengapdet dengan menulis satu dua patah kata di wall atau dinding, membuat orang malas menulis yang lebih panjang.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan memiliki blog, ada keterpaksaan, ada keterdesakan untuk membuat tulisan. Mau tidak mau kita harus menulis. Kalau tidak, maka harus siap kalau blog kita dianggap sebagai kuburan alias tidak pernah diapdet. Kalau sudah begitu, jangankan komentar, berkunjung pun orang tak akan mau.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi, facebook dan blog sama penting bagi penulis. Facebook sebagai sarana networking. Di Face book, kita bisa menjalin, menambah dan memperluas pertemanan. Facebook sebagai sarana dan ajang silarurrahmi di abad informasi. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan Blog sebagai sarana untuk menuangkan ide dan gagasan. Bagi penulis atau orang yang ingin menjadi penulis hal itu sudah jelas. Jadi, silakan apdet status facebook mu tapi jangan lupa apdet pula blog mu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Salam Menulis,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-9171860816092257003?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/9171860816092257003/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=9171860816092257003' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/9171860816092257003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/9171860816092257003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2011/12/jangan-lupa-apdetlah-blogmu.html' title='Jangan Lupa, Apdetlah Blogmu'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-5iBgO8sFs4U/TuQkMuf3olI/AAAAAAAAAGI/Cj3vVT7PZ54/s72-c/Logo+Facebook.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-7077215229895449187</id><published>2011-10-23T18:50:00.000-07:00</published><updated>2011-10-23T18:50:58.911-07:00</updated><title type='text'>Belajar Dewasa dari Istri</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Loh itu orang kenapa? Dari tadi cemberut aja, mukanya asem. Ditanya bener-bener kok malah sewot. Memang salah apa saya sama dia?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jarang kita mengalami hal seperti&amp;nbsp; itu, baik di lingkungan tempat tinggal atau pun di kantor. Orang lagi kesal sama siapa, marahnya sapa siapa. Orang yang nggak ada hubungannya, orang yang nggak tahu apa-apa, eh malah kena sasaran. Ketika ada masalah di rumah,&amp;nbsp; muka asem dibawa sampai kantor. Habis berantem dengan suami atau istri, jalan ketemu tetangga cemberut saja. Begitu juga ketika ada masalah di kantor, kesal dan marah terbawa sampai rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat-saat tanggal muda di mana baru saja gajian, suasana sumringah ada di mana-mana. Di kantor, orang pada ketawa-ketiwi, bercanda, bersenda gurau. Di rumah pun demikian. Orang nonton lawak di televise, ketawanya terdengar sampai se - RT. Sebaliknya, di saat tanggal tua, suasana muram terjadi baik di kantor maupun di lingkungan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya, bisakah kita bersikap wajar, dewasa dalam menghadapi berbagai macam kondisi? Tentu bisa. Hanya saja memang tidak mudah dan tidak semua orang mau belajar. Dewasa tidak identik dengan usia. Ada orang yang sudah berusia di atas tiga puluh empat puluhan, sikapnya masih kekanak-kanakan. Begitu juga sebaliknya, ada seorang yang masih berusia dua puluhan atau bahkan di bawah itu, tapi sudah pandai bersikap dewasa. Pandai? Ya, betul, karena dewasa adalah sebuah sikap hasil dari proses belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana belajarnya? Di mana saja, kapan saja dan dengan siapa saja. Di kantor kita bisa belajar dari teman atau atasan. Di lingkungan, kita bisa belajar dari tetangga. Di rumah kita bisa belajar dari istri, suami, mertua, kakak, adik, atau bahkan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar dari istri saya di rumah. Jujur, meski usia sudah berkepala empat, saya belum pandai bersikap dewasa. Persoalan di kantor masih sering terbawa ke rumah, begitu sebaliknya. Saya perhatikan, istri saya justru lebih pandai dalam hal ini. Suatu kali dan beberapa kali terjadi, saya dan istri habis berantem, cemberutlah muka kita berdua. Tiba-tiba ada seorang tetangga, teman istri datang ke rumah. Istri saya menyambut dengan ceria, tanpa satu guratan pun di wajahnya. Mereka ngobrol ngalor-ngidul dengan senang hati dan riang gembira. Seolah tak terjadi apa-apa sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu saya memperhatikan, mengamati dan belajar darinya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-7077215229895449187?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/7077215229895449187/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=7077215229895449187' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/7077215229895449187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/7077215229895449187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2011/10/belajar-dewasa-dari-istri.html' title='Belajar Dewasa dari Istri'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-7630843962938844314</id><published>2011-10-13T19:44:00.000-07:00</published><updated>2011-10-13T19:44:03.916-07:00</updated><title type='text'>Menulis Komentar di Facebook</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Spontanitas. Saat kita berbincang atau ngobrol dengan teman atau seseorang, kata demi kata meluncur secara otomatis. Begitu teman atau orang lain selesai bicara, kita langsung menimpali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam berbincang-bincang secara langsung atau tatap muka, kita tahu siapa lawan bicara. Jika ngobrol dengan teman dekat, tentu kita bisa menimpali dengan cara dan kata apa saja. Ceplas-ceplos, orang Jawa bilang. Obrolan bisa berlangsung dengan asyik dan nyaman-nyaman saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya jika kita bercengkerama melalui situs jejaring sosial bernama facebook. Produk teknologi komunikasi tersebut mampu membawa penggunanya melintasi batas ruang dan waktu. Karena itu para pengguna yang saling terhubung seolah sedang berada di suatu tempat dan berkomunikasi secara langsung. Pengguna larut dan terhanyut dalam jalinan komunikasi yang mengasyikkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi demikian seringkali membuat lupa bahwa sesungguhnya kita sedang berkomuikasi dengan orang-orang yang tidak semua kenal secara dekat. Bahkan mungkin lebih banyak yang baru kenal secara maya, belum secara nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, kita tak tahu persis sifat dan karakter teman yang baru kenal secara maya tersebut. Apakah teman tersebut orangnya terbuka, memahami keberagaman dan mau menerima kritik serta saran dengan lapang dada atau orangnya tertutup, sulit menerima perbedaan dan tak tahan terhadap kritik serta saran. Dan macam-macam karakter yang lain. Walaupun jika kita mau, kita bisa tahu dengan cara mengamati dari tulisan di status dan komentar-komentarnya. Namun prinsip kehati-hatian dalam memberikan komentar tetap harus kita perhatikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pengalaman menarik tentang komentar-komentar yang saya alami. Menulis status dengan sesuatu yang ada di hati dan pikiran, itulah kebiasaan saya selama ini. Jika yang di pikiran adanya jadwal bola, ya saya tulis itu. Jika yang sedang terpikir kata-kata bijak dari seorang filsuf, ya saya tulis itu. Saat hati senang karena mendapat sesuatu anugerah, saya berbagi kebahagiaan melalui status di FB. Begitulah saya selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu saya rasakan asyik-asyik saja dan menyenangkan. Tetapi, ternyata tidak bagi orang lain. Menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009 yang lalu, saya selalu menulis status dengan hal-hal berbau politik. Banyak juga teman yang menanggapi secara positif. Tetapi ada salah seorang teman menanggapi dengan berkomentar, ”Kok ngomongin politik terus sih”, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat yang lain ketika musim Indonesia Super League (ISL) bergulir, saya sering menulis status dengan jadwal liga super. Banyak juga yang sedang dengan memberi komentar yang positif. Namun ada juga seorang teman menanggapi dengan, ”Kok bola melulu, nggak ada resep masakan apa?”. Sebaliknya, ketika saya menulis status yang bukan jadwal bola, teman lain berkomentar, ”Tumben statusnya bukan jadwal bola”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusing, kesal, bingung dan heran? Enggak. Saya menganggap komentar-komentar tersebut wajar-wajar saja. Mereka punya hak untuk berkomentar. Sedari awal saya mendaftar akun di facabook, saya sudah menyadari bahwa nanti akan terjalin dengan beragam tipe, karakter dan kebiasaan. Termasuk juga minat dan hobi yang beraneka macam. Jadi tentu saya sudah siap dengan datangnya beraneka ragam komentar dari teman-teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya komentar apa pun tidak masalah. Asalkan komentar itu bersifat positif, tidak menyinggung dan menghina orang lain, tidak mengandung SARA, serta tidak melanggar etika, norma dan hukum yang ada. Komentar yang memberi ucapan selamat dan menyemangati, bagus itu. Komentar yang mengandung informasi dan pengetahuan, monggo. Komentar untuk saling menyapa juga tak kalah bagusnya karena bisa mempererat tali silaturrahmi. Komentar yang ngalor-ngidul juga tak ada salahnya. Asal positif, sok atuh ... Bahkan komentar yang pedas sekalipun, asal dikasih gula merah, garam, plus aneka macam buah-buahan segar, pasti uenak saja. Emangnya rujak, hehehe ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beraneka warna komentar-komentar itu akan membentuk pelangi yang indah di pandang. Asal jangan warna hitam, karena mungkin saja akan mengurangi keindahannya. Berkomentar di facebook, boleh apa saja asal jangan komentar yang negatif. Karena bisa jadi hal itu akan mengurangi nilai kebaikan dalam berjaring, bersilaturrahmi melalui Facebook.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-7630843962938844314?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/7630843962938844314/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=7630843962938844314' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/7630843962938844314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/7630843962938844314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2011/10/menulis-komentar-di-facebook.html' title='Menulis Komentar di Facebook'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-4064471769502030631</id><published>2011-10-12T18:30:00.000-07:00</published><updated>2011-10-12T18:30:56.011-07:00</updated><title type='text'>Menulis Status di Facebook</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika awal-awal saya mengenal internet di tahun 2006 lalu, yang pertama dibuka saat berinternet adalah email. Namun sekarang email bergeser ke urutan kedua setelah facabook. Entah kenapa saya jadi ikut-ikutan seperti kebanyakan anak-anak muda, main facebook. Saya juga tidak tahu, apakah saya adalah korban dari mewabahnya facebook atau sebaliknya, saya memanfaatkan jejaring sosial itu untuk mengikuti perkembangan jaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya tahu apa yang saya rasakan, asyik dan nyaman ber-facebook. Menulis status, membaca status dan komentar teman-teman. Terhibur, bertambah informasi, wawasan dan pengetahuan. Pasalnya, beragamnya status yang ditulis oleh teman-teman. Ada yang berisi tentang say hello, canda gurau sesama teman, ada yang berisi informasi sesuatu hal atau di suatu tempat atau kota. Tidak sedikit status yang berisi pengetahuan-pengetahuan yang tak pelak akan menambah wawasan yang membacanya. Dan beragam tulisan status yang lain tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimana sebaiknya menulis status yang baik dan menarik? Mungkin berpulang kepada diri masing-masing. Kalau saya pribadi biasanya mengisi status sesuai dengan yang ada di hati dan kepala. Kalau yang ada di kepala adalah jadwal pertandingan sepak bola, ya saya tulis itu. Kalau di hati sedang ada rasa senang dan syukur karena mendapat anugerah sesuatu, ya itu yang ditulis. Tapi kalau di hati dan kepala sedang ruwet dan semrawut, saya tahan dan berhati-hati untuk tidak menuliskannya di status. Takut tidak sedap dan nyaman dibaca oleh teman-teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu, saya membaca catatan Pak Ersis Warmansyah Abbas, dosen Unlam Banjarmasin dan kandidat doktor UPI Bandung berkaitan menulis status. Beliau memperhatikan beberapa teman fb-nya yang mengisi status dengan sedang berada di anu, mau ke anu dan sebagainya. Sementara yang lain mengisinya dengan kata-kata bijak atau pendapat para filsuf. Menurut beliau, kalau terus-terusan begitu jamaah facebookiyah, istilah beilau pakai, tak akan mengalami kemajuan (dalam hal menulis). Tersebab yang ditulis pikiran orang lain bukan pikiran sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tergugah dan terlecut hati membacanya. Terlebih mengingat niatan awal saya ber-fb, selain silaturrahmi juga untuk memfasihkan menulis. Segera saya merapikan tempat duduk dan meluruskan pikiran, jadilah tulisan in dan beberapa yang lain. Tentu sebagai ajang proses pembelajaran (menulis). Terima kasih Pak Ersis telah menginspirasi dan mengingatkan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi pengalaman dan pelajaran menarik tentang menulis status facebook dari Mas Prie GS, Pemimpin Redaksi abloid Keluarga Cempaka Minggu Ini, Semarang. Beberapa waktu yang lalu, Pria berkumis yang juga adalah seorang public speaker, motivator, wartawan dan kartunis itu menerbitkan buku yang berisi kumpulan statusnya di facebook. Luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada aturan dan batasan bagi kita dalam menulis status di facebook. Yang penting tulisan mengandung hal positif. Tidak menghina dan menyinggung orang lain atau pihak tertentu, tidak bersifat provokatif, tidak mengandung unsur SARA, tidak melanggar etika, norma dan hukum yang ada. Itu tidak masalah dan boleh-boleh saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun agar lebih bermanfaat dalam ber-facebook ria, tidak ada salahnya jika kita belajar dari Pak Ersis dan Mas Prie GS dalam menulis status di facebook.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-4064471769502030631?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/4064471769502030631/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=4064471769502030631' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/4064471769502030631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/4064471769502030631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2011/10/menulis-status-di-facebook.html' title='Menulis Status di Facebook'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-6462039452508232518</id><published>2010-08-10T20:48:00.000-07:00</published><updated>2010-08-10T21:03:39.823-07:00</updated><title type='text'>Marhaban Yaa Ramadhan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/TGIfzgbeAII/AAAAAAAAAFs/p86iKAnZEJ4/s1600/Marhaban+Ya+Ramadhan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/TGIfzgbeAII/AAAAAAAAAFs/p86iKAnZEJ4/s320/Marhaban+Ya+Ramadhan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Alhamdulillah. Hari ini, Rabu (11/8-2010) kita diizinkan oleh Allah SWT untuk bertemu lagi dengan bulan suci Ramadhan 1431 H. Tak ada kata yang lebih pas dan pantas untuk kita ucapkan kecuali rasa syukur, alhamdulillah. Betapa tidak, bulan Ramadhan adalah bulan istimewa dan tidak semua orang bisa berjumpa kembali dengan bulan ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasa, selain wajib berpuasa, kita umat muslim juga selayaknya mengisinya dengan amal-amal kebaikan. Memperbanyak ibadah-ibadah sunah dan perbuatan baik lainnya. Di bulan Ramadhan, ibadah sunah dihitung setara ibadah wajib. Sementara ibadah wajib dilipatgandakan pahalanya. Subhanallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Ramadhan adalah ladang bagi kita untuk bercocok tanam segala macam ibadah dan kebaikan. Hasilnya, bisa kita panen baik saat kita masih di dunia maupun dan terlebih saat di akhirat nanti.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Marhaban Yaa Ramadhan ......&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1431 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber gambar: s286.photobucket.com &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-6462039452508232518?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/6462039452508232518/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=6462039452508232518' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/6462039452508232518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/6462039452508232518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2010/08/alhamdulillah.html' title='Marhaban Yaa Ramadhan'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/TGIfzgbeAII/AAAAAAAAAFs/p86iKAnZEJ4/s72-c/Marhaban+Ya+Ramadhan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-656688563649633734</id><published>2010-07-02T02:59:00.000-07:00</published><updated>2010-07-02T03:27:56.828-07:00</updated><title type='text'>Piala Dunia Mulai Seru!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/TC279QygQII/AAAAAAAAAFk/Yi0e0EwEo4Q/s1600/Piala+Dunia+2010.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/TC279QygQII/AAAAAAAAAFk/Yi0e0EwEo4Q/s320/Piala+Dunia+2010.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Hari ini, 2 Juli 2010, pertandingan Piala Dunia 2010 Afrika Selatan akan semakin seru. Pasalnya, mulai hari ini akan dipertandingkan babak perempat final. Tinggal delapan tim yang masih bertahan untuk memperebutkan trofi bergengsi itu. Bagi ke delapan tim, tak ada pilihan lain kecuali harus memenangkan pertandingan jika ingin berlaga di partai puncak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari delapan tim yang masih bertahan, lima diantaranya adalah memang tim yang diunggulkan, yakni Spanyol, Brasil, Argentina, Jerman dan Belanda. Sementara tiga tim lainnya adalah tim underdog yang tadinya tidak diperhitungkan yaitu Paraguay, Uruguay dan Ghana. Keberadaan tiga tim kuda hitam di babak perempat final membuat perhelatan piala dunia di Afrika Selatan menjadi semakin menarik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Brasil akan menghadapi Belanda hari ini (2/7) pukul 21.00 WIB. Pertandingan tersebut disiarkan secara langsung oleh RCTI. Di hari yang sama waktu setempat atau dini hari waktu Indonesia bagian barat, satu-satunya wakil Afrika, Ghana akan menghadapi Uruguay. Pertandingan tersebug juga disiarkan secara langsung oleh RCTI pukul 01.30 WIB.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertandingan berikutnya mempertemukan dua tim musuh bebuyutan, Argentina melawan Jerman. Sedangkan tim unggulan lainnya, Spanyol akan menghadapi negara bekas jajahannya Paraguay.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut jadwal pertandingan babak perempat final selengkapnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jum'at, 2 Juli 2010 (RCTI: 21.00 WIB) &lt;br /&gt;Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth&lt;br /&gt;Brasil vs Belanda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 3 Juli 2010 (RCTI: 01.30 WIB)&lt;br /&gt;Soccer City, Johannesburg &lt;br /&gt;Ghana vs Uruguay&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 3 Juli 2010 (RCTI: 21.00 WIB)&lt;br /&gt;Cape Town, Cape Town&lt;br /&gt;Argentina vs Jerman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu, 4 Juli 2010 (RCTI: 01.30 WIB)&lt;br /&gt;Ellis Park, Johannesburg&lt;br /&gt;Spanyol vs Paraguay&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-656688563649633734?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/656688563649633734/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=656688563649633734' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/656688563649633734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/656688563649633734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2010/07/piala-dunia-mulai-seru.html' title='Piala Dunia Mulai Seru!'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/TC279QygQII/AAAAAAAAAFk/Yi0e0EwEo4Q/s72-c/Piala+Dunia+2010.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-8274767532066180520</id><published>2010-06-20T18:38:00.000-07:00</published><updated>2010-06-20T18:43:26.843-07:00</updated><title type='text'>Piala Dunia Afrika Selatan, Unik dan Penuh Kejutan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/TB7Dd9cW2xI/AAAAAAAAAFU/0_yaWGg-UIQ/s1600/Afrika+Selatan+Unik.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/TB7Dd9cW2xI/AAAAAAAAAFU/0_yaWGg-UIQ/s320/Afrika+Selatan+Unik.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Perhelatan akbar Piala Dunia 2010 Afrika Selatan sedang berlangsung. Selama satu bulan penuh, dari 11 Juni hingga 11 Juli 2010, penduduk dunia dilanda ”demam” Piala Dunia. Milyaran penduduk bumi dipastikan mengikuti dan menyaksikan gelaran sepak bola terakbar di dunia, baik langsung maupun melalui layar kaca. Piala Dunia akan menyihir dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Piala Dunia&amp;nbsp; 2010 di Afrika Selatan adalah yang ke-19 sejak hajatan empat tahunan itu mulai digelar tahun 1930 di Uruguay. Afrika Selatan mencatatkan diri dalam sejarah sebagai negara pertama di Benua Afrika yang menjadi tuan rumah Piala Dunia. Meski sebelumnya banyak pihak yang meragukan kesiapan Afrika Selatan untuk menggelar pesta besar, Piala Dunia. Masalah keamanan dan transportasi menjadi sorotan tajam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Afrika Selatan tak mau menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan oleh federasi sepak bola dunia, FIFA. Negeri yang pernah dikutuk dunia karena politik apartheid itu pun akhirnya mampu menyelenggarakan pesta yang selalu dinanti-nanti pecinta sepak bola di seluruh dunia. Hal itu sekaligus menjawab keraguan yang dikhawatirkan banyak pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga memasuki hari ke-10, penyelenggaraan berlangsung lancar dan aman meski ada satu dua kejadian cukup menyita perhatian. Mulai dari pencurian yang menimpa tim Yunani, Uruguay dan juga beberapa wartawan. Suara bising vuvuzela juga cukup mengganggu para pemain sehingga menyulitkan mereka untuk berkomunikasi di lapangan. Terakhir adalah menyusupnya penonton ke ruang ganti tim Inggris usai Steven Gerrad dan kawan-kawan ditahan imbang 0-0 oleh Aljazair. Namun, semua itu tak sampai mengganggu jalannya Piala Dunia, meski tetap menjadi catatan tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, di lapangan hijau juga mulai terjadi kejutan. Unggulan pertama Spanyol justru tumbang 0-1 dari tim yang tidak diunggulkan, Swiss di laga perdana. Kejutan kedua terjadi saat Jerman takluk dari Serbia 0-1. Salah satu unggulan lainnya yaitu Inggris juga tampil tak meyakinkan. Dua kali main, Three Lions hanya meraup dua poin hasil dari bermain imbang. Ditahan Amerika Seikat 1-1 dan bermain kacamata 0-0 melawan Aljazair. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perhelatan Piala Dunia, memang selalu ada hal menarik yang terjadi, baik di bangku penonton, di lapangan hijau maupun di luar lapangan. Apalagi Piala Dunia 2010 dimana Afrika Selatan sebagai tuan rumah memiliki berbagai macam keunikan. Mulai dari tradisi terompet vuvuzela hingga aksi para muti, sebutan bagi dukun di sana yang senantiasa mendukung tim kesayangannya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Telah ditayangkan di &lt;a href="http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=2&amp;amp;jd=Piala+Dunia+Afrika+Selatan%2C+Unik+dan+Penuh+Kejutan&amp;amp;dn=20100620120031"&gt;&lt;b&gt;KabarIndonesia&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto: google &lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-8274767532066180520?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/8274767532066180520/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=8274767532066180520' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/8274767532066180520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/8274767532066180520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2010/06/piala-dunia-afrika-selatan-unik-dan.html' title='Piala Dunia Afrika Selatan, Unik dan Penuh Kejutan'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/TB7Dd9cW2xI/AAAAAAAAAFU/0_yaWGg-UIQ/s72-c/Afrika+Selatan+Unik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-6515864668001604611</id><published>2010-06-20T01:59:00.000-07:00</published><updated>2010-06-20T18:50:53.154-07:00</updated><title type='text'>Afrika Selatan, dari Jabulani Hingga Vuvuzela</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/TB7E3XprxHI/AAAAAAAAAFc/hb315BS_Xbc/s1600/Vuvuzela.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/TB7E3XprxHI/AAAAAAAAAFc/hb315BS_Xbc/s320/Vuvuzela.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Afrika Selatan, negeri yang pernah dikutuk dunia karena menerapkan politik apartheid akhirnya mampu menyelenggarakan Piala Dunia 2010. Meski sebelumnya banyak pihak yang meragukan terutama dari segi keamanan dan transportasi. Bertempat di stadion Soccer City, Johannesburg, Piala Dunia 2010 resmi dimulai tanggal 11 Juni 2010 yang lalu. Hajatan sepak bola terbesar di dunia itu akan berlangsung selama satu bulan penuh hingga 11 Juli 2010 mendatang.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selama sebulan inilah para pecinta sepak bola di seluruh dunia akan dimanjakan dengan penampilan-penampilan eksotis dari 32 tim peserta putaran final piala dunia. Selama putaran final piala dunia digelar, para pecandu bola akan senantiasa memelototi layar kaca.&amp;nbsp; Anton Sanjoyo, seorang pengamat sepak bola menyebutnya sebagai bulan keramat pecandu sepak bola.&amp;nbsp; Sepak bola mampu menyihir separuh lebih penduduk dunia. Itulah sepak bola.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika putaran final Piala Dunia sedang digelar, perhatian dunia mengarah ke Afrika Selatan, tempat berlangsungnya pesta tersebut. Afrika Selatan pantas berbangga karena telah mampu mencatatkan diri dalam sejarah sebagai negara di Benua Afrika pertama yang menjadi tuan rumah piala dunia. Dengan segala keterbatasan, negeri di ujung selatan benua hitam itu mampu menggelar pesta sepak bola terakbar di dunia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Berbagai hal khas Afrika pun menjadi berita sehari-hari yang kita lihat dan dengar. Mulai dari Jabulani, Waka Waka, hingga Vuvuzela. Jabulani adalah bola resmi yang digunakan pada piala dunia 2010. Jabulani menurut bahasa suku Zulu, Afrika berarti merayakan atau pesta. Bola tersebut diresmikan oleh Presiden FIFA, Sepp Blatter, 4 Desember 2009 di Cape Town. Setelah beberapa pertandingan dilangsungkan, banyak yang mengeluh tentang kualitas bola ini. Bola buatan Adisas ini menjadi kambing hitam atas minimnya gol yang terjadi dan blunder beberapa penjaga gawang. Apa pun alasannya, bola tersebut sudah secara resmi ditetapkan oleh FIFA.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Waka-Waka (This Time for Africa) adalah theme song Piala Dunia 2010 yang dirilis oleh Shakira, artis cantik asal Kolombia. Lagu dengan nuansa etnis Afrika itu hampir setiap hari berkumandang, baik di stasiun-stasiun radio maupun televisi. Sajian-sajian berita seputar piala dunia, selalu diiringi oleh lagu ini. Meski Waka-waka bukan satu-satunya theme song&amp;nbsp; Piala Dunia 2010. Ada Wavin Flag oleh K'Naan dan Sign of Victory oleh Robert Kelly. Namun menurut Surya Online, Waka-Waka diputar sebanyak 518 kali di 30 radio dan enam televisi. Angka tersebut mengungguli Wavin Flag dan Sign of Victory.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat upacara pembukaan dan setiap berlangsungnya pertandingan, suasana stadion selalu bising dengan suara mirip lebah. Para pemain dan pelatih merasa terganggu dengan suara tersebut karena mengganggu komunikasi antara mereka. Suara itu adalah suara terompet khas Afrika Selatan bernama Vuvuzela. Awalnya, vuvuzela terbuat dari tanduk antilop. Di masa lalu, orang Zulu menggunakannya untuk mengundang orang-orang desa untuk berkumpul. Seiring perkembangan, vuvuzela dibuat dari seng dan kemudian dari plastik sebagaimana yang kita saksikan sekarang ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Piala Dunia adalah sebuah fenomena dunia. Sementara Afrika Selatan adalah sebuah negara dengan berbagai keunikan dan kekhasannya. Maka jadilah Piala Dunia 2010 menjadi Piala Dunia yang memiliki ciri khas sendiri dibanding piala dunia yang lain. Dari Jabulani hingga Vuvuzela.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salam olah raga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Foto: google&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-6515864668001604611?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/6515864668001604611/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=6515864668001604611' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/6515864668001604611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/6515864668001604611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2010/06/afrika-selatan-dari-jabulani-hingga.html' title='Afrika Selatan, dari Jabulani Hingga Vuvuzela'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/TB7E3XprxHI/AAAAAAAAAFc/hb315BS_Xbc/s72-c/Vuvuzela.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-6497954664982419973</id><published>2010-06-15T18:55:00.000-07:00</published><updated>2010-06-16T02:52:46.336-07:00</updated><title type='text'>Tataplah Afrika dan Abaikan yang Lain</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/TBgu-nsyU_I/AAAAAAAAAFE/mCYN0wZDVRk/s1600/Piala+Dunia+2010.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/TBgu-nsyU_I/AAAAAAAAAFE/mCYN0wZDVRk/s320/Piala+Dunia+2010.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hajatan sepak bola empat tahunan telah dimulai hari Jumat (11/6-2010) di Afrika Selatan. Selama kurang lebih satu bulan, yakni&amp;nbsp; hingga 11 Juli 2010, milyaran penduduk bumi akan mengarahkan perhatian mereka ke negeri di ujung selatan benua Afrika. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di negara terkaya di benua hitam itu akan dipertontonkan drama yang dimainkan aktor-aktor bola di lapangan hijau.&amp;nbsp; Sederet bintang seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Ricardo Kaka, Robinho, Fernando Torres, David Villa, dan Robin van Persie siap menghibur dengan kelihaian mereka dalam mengolah bola.&amp;nbsp; Tiga puluh dua negara akan beradu taktik dan strategi untuk memperebutkan gelar terbaik di dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demam piala dunia akan menyerang ke seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Hari-hari menjelang bergulir, berbagai tempat perbelanjaan, baik di pasar tradisional maupun super market sudah dipenuhi dengan atribut dan pernak-pernik piala dunia. Di berbagai tempat, di kantor-kantor, di pos kamling, di pasar, di kompleks perumahan elit dan di sekitar rumah kontrakan, orang sibuk dan asyik memperbincangkan piala dunia. Bahkan banyak orang yang telah memajang jadwal piala dunia di dinding rumah atau di pos ronda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sementara waktu, orang akan melupakan hal-hal lain di luar sepak bola. Kasus Century, Bibit-Chandra, hingga kasus video mesum Ariel Peterpan bersama Luna Maya dan Cut Tari akan segera dikesampingkan. Orang akan lebih memperhatikan piala dunia dibanding hal lain. Maka jangan heran jika banyak orang akan cuek dan tidak tertarik untuk memperbincangkan politik atau hal lain di luar sepak bola. Tak akan ada perbincangan yang hangat dan menarik kecuali sepak bola dan piala dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brasil, Spanyol, Inggris, Argentina, Italia, Jerman, Belanda dan Afrika Selatan mungkin akan menjadi negara yang paling sering diperbincangkan di seluruh dunia dalam beberapa hari ke depan. Piala Dunia akan menjadi tema perbincangan yang paling menarik. Bagi penggila bola, saat ini tak ada yang lebih menarik selain Piala Dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi untuk sementara waktu, tataplah Afrika Selatan dan abaikan yang lain. Selamat menikmati hiburan terbesar dan terindah di tahun ini, Piala Dunia 2010 Afrika Selatan!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Telah ditayangkan di &lt;a href="http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=2&amp;amp;jd=Tataplah+Afrika+Selatan+dan+Abaikan+yang+Lain&amp;amp;dn=20100610171909"&gt;KabarIndonesia&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-6497954664982419973?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/6497954664982419973/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=6497954664982419973' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/6497954664982419973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/6497954664982419973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2010/06/tataplah-afrika-dan-abaikan-yang-lain.html' title='Tataplah Afrika dan Abaikan yang Lain'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/TBgu-nsyU_I/AAAAAAAAAFE/mCYN0wZDVRk/s72-c/Piala+Dunia+2010.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-5387416794957443211</id><published>2010-04-20T16:50:00.000-07:00</published><updated>2010-04-20T16:55:03.629-07:00</updated><title type='text'>Aroma Sampah di Otista Raya Ciputat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S84-kPh5fII/AAAAAAAAAE8/XbKyTvFXz3Q/s1600/Pasar+Cimanggis-310.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S84-kPh5fII/AAAAAAAAAE8/XbKyTvFXz3Q/s320/Pasar+Cimanggis-310.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Angkot berwarna putih meluncur di Jalan Otista Raya dari arah Pamulang menuju Ciputat. Di bawah terik matahari yang kian menyengat, angkot itu melaju dengan kencang. Sesampai di tikungan, tepat di depan gerbang masuk pasar Cimanggis, beberapa penumpang khususnya para wanita mulai siap-siap menutup hidung. Mereka sepertinya sudah hafal bahwa sebentar lagi bau menyengat akan segera menghadang. Bau itu datang dari sampah pasar yang menggunung di pinggir jalan, di ujung pasar itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Menurut beberapa warga sekitar, kondisi sampah yang menumpuk di pinggir jalan itu sudah terjadi semenjak pasar Cimanggis beroperasi, di tahun 2000. Pasar Cimanggis dibangun Pemerintah tahun 1999 sebagai alternatif bagi warga Ciputat dan Pamulang selain Pasar Ciputat yang sudah ada. Jarak antara kedua pasar itu hanya berkisar 1.5 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini, sampah memang menjadi masalah klasik bagi warga ibu kota Jakarta dan sekitarnya termasuk Ciputat. Sebelum pasar Cimanggis dibangun, sampah di pasar Ciputat juga sudah menjadi permasalahan karena selalu menumpuk di pinggir jalan. Setelah diangkut, sehari kemudian sampah sudah menggunung lagi di sana, begitu seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tak heran jika saat Ciputat lepas dari kabupaten Tangerang dan bergabung dengan enam kecamatan lain menjadi Kota Tangerang Selatan, banyak warga berharap persoalan sampah akan segera teratasi. Namun harapan tinggal harapan. Kenyataan yang terjadi berkata lain. Persoalan sampah belum menemui jalan keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan sepertinya persoalan menjadi semakin pelik. Pasalnya, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Tangerang yang selama ini mengurusi sampah Ciputat sudah melepaskan tanggung jawabnya. Sementara Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang baru terbentuk tahun 2009 belum memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA)&amp;nbsp; sampah sendiri. Beberapa daerah lain seperti kabupaten Tangerang dan DKI menolak menerima sampah dari Tangerang Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tak ada pilihan bagi pemerintah kota Tangerang Selatan kecuali harus membuat TPA sampah sendiri. Oleh karena itu,&amp;nbsp; Pemkot Tangerang Selatan akhirnya membangun TPA di Cipeucang, Serpong. Lokasi TPA tepatnya di Desa Kademangan, Kecamatan Setu. Namun baru seminggu beroperasi, TPA diblokir warga sekitar. Warga Kelurahan Serpong yang berada dekat dengan lokasi TPA merasa keberatan karena beberapa alasan. Alasan tersebut antara lain bahwa pembangunan TPA itu belum melalui sosialisasi dengan warga sekitar. Selain itu, warga Serpong merasa terganggu dengan bau sampah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampah memang barang atau sesuatu yang sudah tidak berharga lagi sehingga dibuang. Namun persoalan yang ditimbulkan tidak bisa dianggap sepele. Butuh keseriusan dan kerja sama semua pihak untuk mengurusnya. Jika tidak, sampah akan terus menjadi persoalan yang tiada kunjung selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu per satu angkot meluncur di Jalan Otista Raya Ciputat dan sebentar lagi akan melintasi Pasar Cimanggis. Para penumpang pun bersiap menutup hidung. Sebagian yang lain tampak tak ambil pusing atau mungkin sudah terbiasa dengan bau sampah itu. Entah sampai kapan masalah ini akan teratasi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini sudah ditayangkan di &lt;a href="http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=5&amp;amp;jd=Aroma+Sampah+di+Otista+Raya+Ciputat&amp;amp;dn=20100420143922"&gt;Harian Online KabarIndonesia (HOKI)&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-5387416794957443211?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/5387416794957443211/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=5387416794957443211' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/5387416794957443211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/5387416794957443211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2010/04/aroma-sampah-di-otista-raya-ciputat.html' title='Aroma Sampah di Otista Raya Ciputat'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S84-kPh5fII/AAAAAAAAAE8/XbKyTvFXz3Q/s72-c/Pasar+Cimanggis-310.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-5726225846084685287</id><published>2010-04-15T20:32:00.000-07:00</published><updated>2010-04-15T20:32:42.807-07:00</updated><title type='text'>Tren Baru, Bekerja di Rumah</title><content type='html'>Judul Buku: KERJA DI RUMAH EMANG 'NAPA?&lt;br /&gt;Penulis: Anang Y.B&lt;br /&gt;Tebal: 152 + xxiii halaman &lt;br /&gt;Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama&lt;br /&gt;Terbit: 2009 &lt;br /&gt;ISBN: 978-979-22-5104-3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S8faJYMEFaI/AAAAAAAAAEs/bCBhZh2ak2I/s1600/Buku-Resensi-200.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S8faJYMEFaI/AAAAAAAAAEs/bCBhZh2ak2I/s320/Buku-Resensi-200.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak dapat dipungkiri bahwa bekerja tanpa kantor atau bekerja di rumah&amp;nbsp; menjadi tren baru saat ini. Faktor keluwesan dalam mengatur waktu kerja menjadi salah satu alasannya. Tentu ada faktor-faktor lain seperti ingin bekerja sambil mendampingi proses perkembangan anak-anak, bebas dalam berkreasi, menentukan sendiri besarnya penghasilan, bekerja bebas tanpa disuruh-suruh bos dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sederet alasan melatar belakangi banyak orang untuk memilih bekerja di rumah. "Jika ada seribu orang yang bekerja di rumah, bisa jadi ada seribu alasan pula yang bisa kita kumpulkan atas pertanyaan: Mengapa mereka memilih mencari uang dari rumah?" (Halaman 3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis, Anang Y.B. sangat jeli melihat tren yang terjadi belakangan ini. Dengan modal pengalaman pribadi dan orang-orang yang pernah ditemui, dia menulis buku ini. Buku "KERJA DI RUMAH EMANG 'NAPA?"&amp;nbsp; bisa menjadi panduan bagi siapa saja yang berkeinginan mencari nafkah dari rumah. Tidak sedikit karyawan kantoran yang mulai melirik peluang tersebut. Namun minimnya pengetahuan membuat mereka ragu untuk memulainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada halaman 4 buku ini, Anang Y.B. akan memandu bagaimana untuk memulai bekerja dari rumah. Ada tiga alternatif yang disodorkan. Alternatif pertama adalah tetap bekerja pada orang lain, kedua berkolaborasi dan ketiga jalan sendirian. Alternatif mana yang cocok? Tergantung dari kesiapan masing-masing pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca juga akan mendapat suntikan motivasi agar bisa menjadi orang yang sukses. Semua kesuksesan berawal dari mimpi. Meski terdengar klise namun hal itu benar adanya. "Tanpa mimpi, bisa jadi saya akan menyerah saat penerbit mengatakan naskah saya akan diterbitkan tahun depan saja. Ya, keinginan kuat yang muncul dari impian dan tidak kita biarkan terembus oleh angin bisa menjadi pendorong kita untuk sesegera mungkin menjadikan mimpi itu nyata". (Halaman 15).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi pembaca yang selama ini merasa kurang percaya diri karena bekerja tidak sesuai dengan pendidikan, akan diyakinkan bahwa hal itu bukanlah persoalan. Di Solo, ada sebuah warung makan lesehan yang selalu ramai dipadati pengunjung. Satu hal yang menarik adalah sepasang suami istri pemilik warung itu. Suaminya adalah seorang sarjana hukum, sementara istrinya lulusan akademi sekretaris. "Bekerja tidak sesuai gelar, emang 'napa?" (Halaman 17-18).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal penting yang perlu diingat kalau ingin bekerja di rumah adalah untuk merubah mindset. Mindset seorang karyawan kantoran sangat berbeda dengan orang yang bekerja di rumah.&amp;nbsp; Beli seribu dijual sejuta. Itulah salah satu contoh mindset orang&amp;nbsp; yang bekerja di rumah dan mungkin tak pernah terpikirkan oleh karyawan kantoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah keraguan untuk bekerja di rumah sudah terjawab dan mindset sudah diseting ulang, kini giliran mencari ide bisnis apa yang tepat. Pada bagian 2 buku ini,&amp;nbsp; diuraikan beberapa ide bisnis yang bisa dijalankan dari rumah. Mulai dari agen koran dan majalah, hobi yang ditekuni, agen kliping digital hingga membuka kursus.&amp;nbsp; Beberapa contoh tersebut hanyalah sebagian dari ribuan ide bisnis lain yang bertebaran. Tinggal kejelian dan kreatifitas dalam mencari serta menangkap ide-ide itu untuk segera ditekuni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sudah mantap memilih dan menjalankan bisnis dari rumah, langkah berikutnya adalah membesarkannya. Beberapa hal perlu dilakukan untuk membesarkan usaha. Mulai dari mengatur jam kerja, membangun komunitas baik offline maupun online, bagaimana bernegosiasi dan mencari modal usaha hingga masalah promosi. Semua hal itu akan dikupas pada bagian 3 buku ini mulai dari halaman 60 hingga 121.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih meyakinkan pembaca, Anang Y.B. memberi contoh kisah sukses pelaku bisnis rumahan (Bagian 4). Pada bagian ini menceritakan tentang kisah sukses seorang pelaku bisnis rumahan bernama Novi Trihastuti. Ibu dari dua anak itu sukses menjalankan bisnis batik Cirebon. Kenapa Batik Cirebon? Karena dia dilahirkan di Cirebon. Sering kali ide bisnis memang begitu dekat dan sederhana. Hanya orang-orang kreatif dan jeli&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; mampu melihatnya.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan terakhir dari buku ini adalah Action Time, saatnya bertindak. Bisnis itu ada di alam nyata yang perlu adanya tindakan, bukan hanya rencana. Sebuah rencana yang tersusun rapi dan penuh perhitungan tak akan ada artinya jika tanpa tindakan segera. Maka pesan buku ini sangat jelas, segera bertindak setelah selesai membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ber-cover warna kuning dengan gambar seorang ayah dan dua anaknya layak dibaca oleh siapa saja yang ingin mencoba usaha sendiri di rumah. Apalagi para karyawan kantoran yang sudah merasa jenuh atau kariernya mentok, sangat disarankan membaca buku ini. Siapa tahu kesuksesan justru akan datang dari rumah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini telah ditayangkan di &lt;a href="http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=5&amp;amp;jd=Tren+Baru%2C+Bekerja+di+Rumah&amp;amp;dn=20100416070623"&gt;KabarIndonesia&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-5726225846084685287?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/5726225846084685287/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=5726225846084685287' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/5726225846084685287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/5726225846084685287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2010/04/tren-baru-bekerja-di-rumah.html' title='Tren Baru, Bekerja di Rumah'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S8faJYMEFaI/AAAAAAAAAEs/bCBhZh2ak2I/s72-c/Buku-Resensi-200.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-4918550963457605168</id><published>2010-04-14T16:59:00.000-07:00</published><updated>2010-04-14T18:28:12.022-07:00</updated><title type='text'>Wasjudi, Perantau Tangguh dari Balapulang</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S8ZrpKWLkII/AAAAAAAAAEk/ao3TanRf3XU/s1600/Wasjudi-325.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S8ZrpKWLkII/AAAAAAAAAEk/ao3TanRf3XU/s320/Wasjudi-325.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yayasan Pendidikan Sekolah Islam Al Syukro Ciputat pada Sabtu pagi di bulan Desember 2004 itu masih tampak sepi. Sayup-sayup dari kejauhan terdengar obrolan dua orang yang sepertinya tengah membersihan kelas. Sumber suara itu ternyata Pak Warno, seorang karyawan senior. Sambil membersihkan kaca jendela dia bercakap-cakap dengan Wasjudi, karyawan baru, yang tengah menyapu lantai sebuah kelas di hari pertama kerjanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, Wasjudi baru datang dari kampung dan langsung memulai melakukan pekerjaan sebagai cleaning service di lembaga pendidikan tersebut. Berkat jasa baik Pak Warno, dia bisa diterima bekerja di sana. Pria berbadan bongsor dan berkulit hitam itu tak perlu berpikir panjang saat Pak Warno menawarkan pekerjaan. Meski memiliki ijazah STM Pertanian, namun dia sadar bahwa tidak mudah mencari pekerjaan di Jakarta. Maka diterimalah pekerjaan sebagai petugas kebersihan itu.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria kelahiran Tegal,&amp;nbsp; 18 Juni 1975 itu termasuk sosok yang ramah dan mudah bergaul. Di lingkungan kerja, dia bergaul dengan siapa saja. Para guru dan karyawan sekolah Al Syukro tak asing lagi dengan sosok yang satu itu. Bahkan Pria yang humoris itu begitu dikenal di kalangan orang tua siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain ramah dan humoris, Wasjudi juga dikenal sebagai sosok yang rajin, ulet dan pantang menyerah. Dia rajin melakukan tugasnya sebagai cleaning service. Bahkan dia sering masuk di hari Sabtu dan Minggu untuk membersihkan ruang-ruang kelas yang menjadi tanggung jawabnya. Dia bekerja tujuh hari dalam satu minggu. Dia rela tidak libur demi tugas dan tanggung jawab yang diembannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadar akan penghasilannya sebagai seorang cleaning service, dia pun mencari pekerjaan sambilan. Dia pernah mengumpulkan bekas gelas air mineral yang berserakan di Kampus Sekolah Al Syukro untuk dijual. Meski tidak seberapa banyak uang yang dia kumpulkan dari barang bekas itu, namun baginya cukup lumayan untuk sekadar membeli beberapa bungkus rokok. Dengan begitu, dia tidak perlu mengutak-atik gaji jatah istri untuk sekadar memenuhi kegemarannya merokok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, dia juga pernah menjadi penyalur pembantu rumah tangga (PRT). Bermodalkan jaringan yang telah dia bangun dari bergaul dengan kalangan orang tua siswa, dia memberanikan diri untuk menawarkan jasa menyediakan tenaga pembantu rumah tangga. Suatu kali usai lebaran, dia kembali dari kampung dengan dua belas calon pembantu rumah tangga. Sebelum di kirim ke para pemesan, Wasjudi memberi pembekalan dan pengarahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan kegiatan itu tidak lagi dijalankannya. Beberapa orang pemakai jasanya merasa kecewa lantaran para PRT itu tidak betah. Bahkan beberapa diantaranya tidak bisa dipercaya. Satu persatu para PRT itu kembali ke kampung. Akhirnya Wasjudi pun gigit jari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, Wasjudi bukanlah orang yang mudah patah semangat. Dia adalah sosok yang gigih. Suami dari Sarifah dan bapak dari Muhammad Irham itu tetap tersenyum meski kegagalan dan kesulitan menghampirinya. Dia memiliki slogan yang unik dan menarik yaitu, ”Mari kita mainkan!”. Begitu uniknya, teman-temannya sering menirukan slogan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu, ketika suasana masih sepi karena belum banyak karyawan yang datang, Wasjudi sudah memulai tugasnya membersihkan ruangan meski dia baru saja tiba dari kampung. Dia begitu menghargai waktu sebagaimana pepatah yang mengatakan bahwa waktu adalah uang. Maka ketika baru tiba di ibu kota, dia tak mau membuang-buang waktu lagi. Segera dia menyambut baik kepercayaan dan kesempatan yang telah diberikan dengan melaksanakan tugas. Waktu memang begitu berharga. Oleh karena itu, seperti slogan yang diyakini Wasjudi, "Mari kita mainkan!".&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini telah ditayangkan di &lt;a href="http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=5&amp;amp;jd=Wasjudi%2C+Perantau+Tangguh+dari+Balapulang&amp;amp;dn=20100414065830"&gt;KabarIndonesia&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-4918550963457605168?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/4918550963457605168/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=4918550963457605168' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/4918550963457605168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/4918550963457605168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2010/04/wasjudi-perantau-tangguh-dari.html' title='Wasjudi, Perantau Tangguh dari Balapulang'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S8ZrpKWLkII/AAAAAAAAAEk/ao3TanRf3XU/s72-c/Wasjudi-325.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-551421573689715383</id><published>2010-04-12T17:46:00.000-07:00</published><updated>2010-04-12T17:52:13.626-07:00</updated><title type='text'>Paijo, Potret Kaum Urban</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S8O-iwVSImI/AAAAAAAAAEU/n0rR4j98Lks/s1600/Paijo-200.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S8O-iwVSImI/AAAAAAAAAEU/n0rR4j98Lks/s320/Paijo-200.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Orang-orang memanggilnya Paijo. Jarang yang tahu kalau pria kelahiran Somagede, Banyumas, 14 Februari 1970 itu memiliki nama asli Ahmad Sanrohmadi. Konon dulu ada seorang tokoh bernama Paijo pada sebuah film yang ditayangkan TVRI tahun 80-an. Kebetulan wajah dari Ahmad Sanrohmadi itu mirip tokoh Paijo di film itu. Maka dipanggillan Ahmad Sanrohmadi itu sebagai Paijo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ketidakmampuan kedua orang tuanya untuk melanjutkan pendidikan, maka dia hanya menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar di Somagede pada tahun 1982. Dengan berbekal keberanian, dia mencoba mengadu nasib di ibu kota di tahun 1988. Pekerjaan pertama yang dilakukan adalah mengantar dan menjemput anak sekolah. Sadar akan sulitnya hidup di Jakarta, pekerjaan apapun dia lakukan. Mulai dari berjualan gorengan, kerupuk, bubur ayam, menjadi tukang becak dan tukang pijat pernah dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat di Ciputat tahun 1999, pria penggemar kopi itu bertemu dengan Bapak Sunindiyo (Alm), sosok yang kemudian banyak memberikan pembelajaran kehidupan. Selain menjadi Bos, Pak Sunindiyo juga menjadi guru dan sekaligus orang tua bagi Paijo. Paijo kecil saat itu diajari bagaimana membersihkan halaman rumah, memotong rumput, membetulkan atap yang bocor, hingga menyetir mobil. Maka tidak salah jika akhirnya Paijo merasa menjadi bagian dari keluarga itu meski sudah tidak bekerja lagi di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat anak buahnya begitu rajin dan ulet, Pak Sunindiyo menawarkan pekerjaan di sanggar Guruh Soekarno Putra (GSP) pada tahun 1994. Sebagai seorang pemuda yang memiliki semangat dan keinginan, Paijo menerima tawaran itu. Di sana, dia bekerja di bagian kostum. Empat tahun bertahan di sana sebelum akhirnya berhenti di tahun 1998. Setelah itu, dia memberanikan diri merantau ke Sumatera Barat untuk bekerja di kebun sawit. Namun suami dari Sunarsih itu hanya bertahan empat bulan di sana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali memang sudah jodohnya, dia akhirnya kembali ke Ciputat di tahun 1999. Dia kembali ke bosnya yang lama, Pak Sunindiyo. Berkat jasa salah seorang temannya yaitu Pak Suwarno, dia akhirnya diterima bekerja di Sekolah Islam Al Syukro Ciputat sebagai tukang kebun di tahun 2006 hingga sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Bapak dari empat anak itu, bekerja itu apa saja yang penting halal dan bisa menjalankannya. Apa yang dikatakannya bukan hanya sekadar nasehat karena berbagai profesi telah dilakoni pria bersahaja itu. Berbagai pengalaman telah menempanya menjadi sosok yang kuat, gigih, dan pantang menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, pengalaman juga telah membuatnya menjadi lebih sabar dan bijaksana dalam menghadapi berbagai persoalan. Meski hanya berpendidikan SD, namun Paijo pandai dalam menghadapi ujian-ujian kehidupan. Saat rumah tangganya mengalami masalah lantaran kondisi ekonomi, dia menghadapinya dengan kesabaran yang luar biasa. Dia mampu menyembunyikan semua itu. Tak pernah mengeluh.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;PROFIL:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama : Ahmad Sanrohmadi (Paijo)&lt;br /&gt;Tempat/tanggal lahir: Banyumas, 14 Februari 1970&lt;br /&gt;Alamat : Jl. Otista Raya Gg. H. Ma’ung No. 30 Ciputat&lt;br /&gt;Agama : Islam&lt;br /&gt;Pendidikan : Sekolah Dasar (SD)&lt;br /&gt;Pekerjaan : Tukang Kebun (Gardener) di Sekolah Islam Al Syukro&lt;br /&gt;Orang tua : Bapak : Tayasa Ibu: Lasinem&lt;br /&gt;Istri : Sunarsih&lt;br /&gt;Anak :&lt;br /&gt;1. Eti Sinta Dewi &lt;br /&gt;2. Agus Nurdiwan &lt;br /&gt;3. Agus Supendi &lt;br /&gt;4. Sepia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini telah ditayangkan di &lt;a href="http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=5&amp;amp;jd=Paijo%2C+Potret+Kaum+Urban&amp;amp;dn=20100412121539"&gt;KabarIndonesia&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-551421573689715383?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/551421573689715383/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=551421573689715383' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/551421573689715383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/551421573689715383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2010/04/paijo-potret-kaum-urban.html' title='Paijo, Potret Kaum Urban'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S8O-iwVSImI/AAAAAAAAAEU/n0rR4j98Lks/s72-c/Paijo-200.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-7689249798077387280</id><published>2010-04-11T21:20:00.001-07:00</published><updated>2010-04-11T21:35:45.704-07:00</updated><title type='text'>Cara Terbaik untuk Mulai adalah Mulai</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S8Khd7olEMI/AAAAAAAAAEM/xwEhTYq1hvA/s1600/Anak+Nulis.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S8Khd7olEMI/AAAAAAAAAEM/xwEhTYq1hvA/s320/Anak+Nulis.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;“Cara terbaik untuk mulai adalah mulai” (Mario Teguh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak orang bercita-cita hebat, besar dan mulia. Ketika melihat seorang pengusaha yang sukses dan kaya raya, ingin rasanya menjadi seorang pengusaha. Begitu melihat di tayangan televisi seorang politisi yang cerdas, piawai, dikagumi dan mendapat simpati masyarakat, ingin menjadi seorang politisi. Melihat fenomena buku Ayat-ayat Cinta karya Habiburrahman El Sirazy dan Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, ingin sekali rasanya menjadi seorang penulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua keinginan itu adalah sah-sah saja dan tidak dilarang. Apalagi jika keinginan tersebut bisa membantu dan memuliakan orang banyak, betapa mulianya. Namun yang sering menjadi masalah adalah banyak orang yang bingung ketika akan memulai untuk meraih keinginan tersebut. Banyak orang bingung bagaimana dan dari mana harus memulai. Memang betapa sulit dan berat untuk memulai sebuah pekerjaan. Maka ada pepatah yang mengatakan bahwa langkah pertama adalah separuh dari perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memudahkan langkah pertama, Pak Mario Teguh, seorang konsultan bisnis mengatakan bahwa cara terbaik untuk mulai adalah mulai. Jika ingin menjadi seorang pengusaha, segera keluar rumah untuk melihat peluang-peluang yang ada dan cocok untuk dilakukan. Setelah menemukannya, segera bertindak. Apabila ingin menjadi seorang politisi, segeralah mempelajari profil partai-partai yang ada. Jika&amp;nbsp; merasa cocok dengan sebuah partai setelah mengetahui ideologi, visi dan misi partai tersebut, segeralah bergabung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ingin menjadi seorang penulis maka segera ambil kertas dan pulpen lalu tulislah apa yang akan ditulis. Jika bingung, jangan memikirkan apa yang akan ditulis, tetapi tulislah apa yang ada di pikiran, demikian pesan dari para penulis senior. Masih bingung juga, belajarlah tentang menulis. Di era informasi sekarang ini, belajar apa saja secara otodidak bukanlah hal yang sulit. Tinggal ketik apa yang dicari di google, kemudian baca dan pelajari. Beres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, tidak semua orang bisa dengan mudah dan nyaman belajar secara otodidak. Jika itu yang dialami, maka ada cara belajar menulis yang praktis dan mudah dilakukan yaitu&amp;nbsp; belajar menulis secara online di &lt;span class="code"&gt;&lt;a href="http://www.webmerdeka.com/amember/go.php?r=56&amp;amp;i=l0"&gt;Sekolah-Menulis Online&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang ingin belajar menulis dari nol atau dasar, bisa daftar di&amp;nbsp; &lt;span class="code"&gt;&lt;a href="http://www.webmerdeka.com/amember/go.php?r=56&amp;amp;i=l7"&gt;SMO - Kelas Pemula&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Menulis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto: images.google.co.id &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-7689249798077387280?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/7689249798077387280/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=7689249798077387280' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/7689249798077387280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/7689249798077387280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2010/04/cara-terbaik-untuk-mulai-adalah-mulai.html' title='Cara Terbaik untuk Mulai adalah Mulai'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S8Khd7olEMI/AAAAAAAAAEM/xwEhTYq1hvA/s72-c/Anak+Nulis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-1899138003004674696</id><published>2010-04-10T22:24:00.001-07:00</published><updated>2010-04-10T22:48:28.811-07:00</updated><title type='text'>Tertib dan Santun di Jalan? Bisa!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S8FeNFJGM3I/AAAAAAAAAEE/eyuzQjtoZGA/s1600/Nyebrang+Jalan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S8FeNFJGM3I/AAAAAAAAAEE/eyuzQjtoZGA/s320/Nyebrang+Jalan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Suatu kali saya menyaksikan seorang ibu dengan menggendong bayi dan menuntun seorang anak kecil sedang menyeberang. Ketika di tengah jalan, sepeda motor melaju dengan begitu kencang. Tampak si ibu terhentak kaget. Saya sangat prihatin melihat pemandangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timbul pertanyaan di hati, mengapa pengendara motor itu tidak peduli dengan seorang ibu yang kerepotan dengan dua anaknya yang sedang menyeberang jalan. Apa tidak mungkin memberikan kesempatan bagi orang yang mau menyeberang, atau paling tidak sekadar mengurangi kecepatan? Mungkinkah karena sedang terburu-buru mengejar waktu? Atau memang sudah tidak ada rasa kepedulian dan empati terhadap orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, para pengendara sepeda motor juga sering ugal-ugalan dan melanggar tata-tertib lalu-lintas. Mereka melaju dengan kecepatan tinggi tanpa menghiraukan pengguna jalan lain. Jika ada yang menghambat, mereka membunyikan klakson agar orang lain minggir. Jika ada orang yang mau menyeberang, mereka tidak peduli. Tetap ngebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau jalanan sedang macet mereka menerobos seenaknya mencari celah. Tak jarang mereka naik ke trotoar yang sebenarnya dikhususkan untuk pejalan kaki. Jika ada pejalan kaki yang menghalangi, mereka membunyikan klakson agar si pejalan kaki minggir.&amp;nbsp; Perilaku mereka memperlihatkan seperti orang penting yang sedang memburu waktu. Bayangkan kalau setiap pengguna jalan berpikiran dan berperilaku seperti itu, bagaimana kondisi di jalan raya? Barangkali seperti itulah yang terjadi sekarang ini. Kemacetan dan kesemerawutan di jalan-jalan raya khususnya di ibu kota dan sekitarnya, menjadi pemandangan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang pengguna jalan raya bukan hanya pengendara sepeda motor saja. Ada pengendara mobil, tukang bajaj, tukang becak, dan lain sebagainya. Namun dari semua itu yang terlihat mencolok adalah pengendara sepeda motor. Selain jumlahnya yang lebih banyak, pengendara sepeda motor paling sering melanggar tata-tertib di jalan raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun tidak semua pengendara sepeda motor seperti itu. Masih ada pengendara sepeda motor yang tertib dan santun dalam berlalu-lintas di jalan raya. Tetapi orang semacam itu sekarang ini menjadi makhluk yang langka. Timbul pertanyaan, mengapa bisa terjadi kondisi yang demikian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal rambu-rambu lalu-lintas ada, lampu merah ada, petugas polisi juga ada. Namun pelanggaran lalu-lintas tetap saja sering dan terus terjadi. Apakah itu terjadi karena rambu-rambu lalu-lintas dan petugas polisi yang masih kurang? Atau karena rendahnya disiplin para pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor? Atau karena sebab lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pun sebabnya, kita semua sebagai pengguna jalan raya harus berusaha mematuhi tata-tertib di jalan raya. Tidak hanya pengendara sepeda motor, tetapi pengendara mobil, tukang bajaj, tukang becak, juga pejalan kaki dan pengguna jalan raya lainnya, harus tertib. Kalau kita masih bisa tertib dan santun di jalan raya, kenapa tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto: Google Images &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-1899138003004674696?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/1899138003004674696/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=1899138003004674696' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/1899138003004674696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/1899138003004674696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2010/04/tertib-dan-santun-di-jalan-bisa.html' title='Tertib dan Santun di Jalan? Bisa!'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S8FeNFJGM3I/AAAAAAAAAEE/eyuzQjtoZGA/s72-c/Nyebrang+Jalan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-4237538762616838016</id><published>2010-04-08T19:29:00.000-07:00</published><updated>2010-04-08T20:25:07.452-07:00</updated><title type='text'>Mimpi Tukang Ketik Surat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S76S7XlLqXI/AAAAAAAAAD8/-Zkjf_aVz0w/s1600/Mesin+Ketik.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S76S7XlLqXI/AAAAAAAAAD8/-Zkjf_aVz0w/s320/Mesin+Ketik.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;“Kemampuan menulis surat mengantarkan para penulis pada status sosial dan jabatan yang tinggi”. (Republika, 15 Januari 2010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh tahun lebih berkecimpung di dunia ketik-mengetik surat, membuat saya tak asing lagi dengan dunia yang satu ini. Ya, dunia ketata-usahaan. Saya memang telah sepuluh tahun lebih bekerja sebagai pegawai tata usaha dari satu sekolah ke sekolah yang lain. Kerjaannya ya membaca kemudian mengetik surat, begitu setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama-lama, berbagai konsep surat nempel di kepala. Jadi kalau Bos minta dibuatkan surat, tinggal tuangkan saja konsep yang telah nempel itu. Sampai suatu saat tersembul pikiran, ”Kalau begitu saya sebenarnya bisa jadi pengarang ya?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai saat itu, saya bermimpi jadi seorang pengarang atau penulis. Nggak salah tuh? Saya rasa tidak. Setiap orang boleh bermimpi. Selagi mimpi itu masih gratis dan halal, mari kita bermimpi Bermimpilah apa yang kita inginkan! Tentu jangan sekadar mimpi, tetapi segera bertindak untuk mendaratkan mimpi itu ke dunia nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bermimpi menjadi penulis saya berusaha untuk mempelajari dunia tulis-menulis. Berbagai artikel dan buku tentang kepenulisan saya baca. Saya juga browsing internet untuk mencari referensi tentang menulis. Saya bergabung dengan berbagai milis kepenulisan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain belajar secara otodidak, saya juga mengikuti kursus atau pelatihan menulis secara online di &lt;span class="code"&gt;&lt;a href="http://www.webmerdeka.com/amember/go.php?r=56&amp;amp;i=l0"&gt;Sekolah-Menulis Online&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;. Selama belajar, saya langsung mempraktikkannya dengan menulis. Belum begitu lancar memang. Tulisan-tulisan ringan dan hanya dua tiga paragraf. Tulisan saya kirim ke media online seperti &lt;a href="http://www.penulislepas.com/"&gt;PenulisLepas&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.kabarindonesia.com/"&gt;KabarIndonesia&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak seberapa dan belum membanggakan. Tetapi saya cukup puas. Saya yakin suatu saat akan mampu menghasilkan karya yang bisa dipublikasikan, Insya Allah. Hal yang terpenting adalah terus belajar dan menulis. Satu lagi kunci untuk sukses yaitu sebagaimana yang dikatakan oleh d’Masiv, ”Jangan menyerah dan tak kenal putus asa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Menulis! &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-4237538762616838016?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/4237538762616838016/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=4237538762616838016' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/4237538762616838016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/4237538762616838016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2010/04/mimpi-tukang-ketik-surat.html' title='Mimpi Tukang Ketik Surat'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S76S7XlLqXI/AAAAAAAAAD8/-Zkjf_aVz0w/s72-c/Mesin+Ketik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-3824928902701989650</id><published>2010-01-19T01:13:00.000-08:00</published><updated>2010-01-19T02:00:47.900-08:00</updated><title type='text'>Macam-macam Cara Menulis</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S1WCsZhWG7I/AAAAAAAAAD0/pSgi5nepgPA/s1600-h/Menulis-002.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S1WCsZhWG7I/AAAAAAAAAD0/pSgi5nepgPA/s320/Menulis-002.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Macam-macam cara orang menulis. Jika sudah sudah punya komputer atau laptop, tentu sangat enak dan mudah untuk menulis. Tinggal memindahkan apa-apa yang ada di pikiran ke komputer atau laptop. Umumnya orang menggunakan program pengolah kata MS Word. Meski ada juga yang suka menggunakan NotePage seperti yang dilakukan oleh Pak Udo Yamin Majdi, pendiri milis Wordsmartcenter. Jika menggunakan word suka macet, namun jika menulis di notepage, menulis jadi lancar mengalir, kata beliau. Aneh memang. Tapi itulah kenyataan. Di dunia ini memang banyak keanehan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya yang belum punya komputer atau laptop, biasanya menulis di lembaran kertas bekas yang biasa saya bawa dari kantor. Kertas bekas yang sebelah halamannya masih kosong. Di situlah saya mencorat-coret apa-apa yang ada di pikiran.&amp;nbsp; Untuk menambah motivasi, saya biasanya menyediakan berbagai macam ballpoint dan spidol warna-warni yang saya miliki. Walau akhirnya yang dipakai hanya satu atau dua. Itu saya lakukan untuk sekadar variasi suasana yang terkadang mampu meningkatkan motivasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau soal waktu dan tempat, bagi saya tidak terlalu masalah.&amp;nbsp; Asal ada waktu yang senggang, saat itulah saya bisa menulis. Begitu pun dengan tempat. Memang kalau bisa memilih, saya cenderung memilih tempat yang sepi dan nyaman dari gangguan. Namun jika tidak ada pilihan, tak masalah.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal lagi yang terkadang bisa membangkitkan motivasi saya dalam menulis, yakni mendengarkan musik. Tentu musik yang sesuai dengan selera saya. Selain sesuai selera, musik juga dipilih sesuai dengan apa yang sedang ditulis. Jika menulis tentang berbagai pengalaman masa lalu, tentu cocok dengan musik-musik lawas. Jika sedang menulis thema motivasi, cocok dengan musik atau lagu-lagu yang bersemangat tentunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan musik dangdut? Itu juga salah satu musik kesukaan saya. Saya memang bukanlah orang yang fakatik terhadap musik tertentu. Musik pop, dangdut, campur sari, tarling, gending dan degung pun saya suka. Jangankan itu, musik minang, mandailing, dan lagu-lagu daerah dari berbagai pelosok nusantara juga saya suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke soal menulis. Pendek kata, menulislah kapan pun, di mana pun dan dengan cara apa pun. Agar semangat, carilah sesuatu yang bisa membangkitkan motivasi menulis. Salam Menulis!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-3824928902701989650?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/3824928902701989650/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=3824928902701989650' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/3824928902701989650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/3824928902701989650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2010/01/macam-macam-cara-menulis.html' title='Macam-macam Cara Menulis'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S1WCsZhWG7I/AAAAAAAAAD0/pSgi5nepgPA/s72-c/Menulis-002.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-3554229413600408026</id><published>2010-01-15T00:48:00.001-08:00</published><updated>2010-01-16T01:05:24.554-08:00</updated><title type='text'>Pengalaman Menulis</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S1AvQ8ndgdI/AAAAAAAAADk/dDCBhm1V0Y0/s1600-h/Menulis-001.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S1AvQ8ndgdI/AAAAAAAAADk/dDCBhm1V0Y0/s320/Menulis-001.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meski saya sangat menyukai mengarang sejak di bangku sekolah dasar, namun tak pernah terlintas di benak saya untuk bercita-cita menjadi seorang pengarang atau penulis. Kecuali hanya membayangkan seandainya saya adalah seorang pengarang buku tertentu yang telah saya baca. Baru sebatas membayangkan dan mengandaikan. Belum sampai ada rasa di lubuk hati untuk berniat menjadi seorang penulis. Bagaimana mau menjadi seorang penulis kalau caranya saja tidak tahu. Jadi karena tidak tahu caranya dan kurangnya informasi tentang dunia tulis menulis membuat saya tak memiliki keinginan menjadi seorang penulis walaupun saya suka. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semua itu mungkin terjadi karena minimnya informasi yang saya miliki tentang dunia kepenulisan. Masa sekolah saya dari SD hingga SMA saya jalani di daerah di mana yang namanya buku, majalah, dan koran masih sangat jarang dan mahal. Saat SMP hingga SMA saya suka meminjam majalah MOP, terbitan Suara Merdeka Semarang, di perpustakaan sekolah. Selain itu ada juga Intisari. Mungkin Cuma itu, yang lainnya jarang atau tidak ada. Koleksi buku perpustakaan terbatas, koran mungkin hanya kepala sekolah atau guru yang membacanya. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasa keingin-tahuan saya membawa saya untuk mencari bacaan-bacaan. Karena minimnya bahan bacaan yang ada, saya sering membaca koran bekas bungkus, entah bungkus makanan atau bungkus barang yang lain. Di kampung saya saat itu, yang sering saya temui adalah koran Kompas. Karena sering membaca Kompas, walau koran bekas bungkusan, saya jadi merasa sangat enjoy dan familiar dengan Kompas. Bahkan hingga saat ini, saya kalau membaca koran kalau bukan Kompas rasanya kurang lengkap. Menurut saya, Kompas itu korang yang isinya paling lengkap. Ini pendapat pribadi saya yang tentunya pasti subyektif.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seiring perjalanan waktu, tahun 2003 saat saya bekerja sebagai staf tata usaha di sebuah sekolah swasta di Ciputat, ketertarikan atau kesukaan saya terhadap dunia kepenulisan kembali menyala. Di tempat kerja ini, karena sekolah Islam berlangganan koran Republika. Saya tak bisa menyembunyikan kerakusan saya terhadap koran. Perpustakaan sekolah hampir setiap hari saya sambangi. Terkadang koran lenyap entah kemana padahal ada artikel yang menarik yang ingin saya baca. Kalau begini, saya biasanya terpaksa membelinya di terminal atau di tempat lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sampai suatu hari, saya membaca sebuah artikel berjudul “Ada Cerpenis di Lantai Enam”, di Republika tanggal 11 Juli 2003.  Artikel itu ditulis oleh Irwan Kelana, salah satu wartawan koran tersebut. Komunitas Lantai VI, demikian para cerpenis muda ini menyebutkan diri mereka. Mereka adalah Poniran, Gunadi, Muslim, Sarno, dan Marzuki. Mereka datang dari Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk mengadu nasib di Jakarta. Usia mereka masih muda, antara dua puluh satu hingga dua puluh enam tahun. Dengan berbekal ijazah SMA, mereka mencoba untuk mengadu nasib di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mereka bekerja di Depdiknas, ada yang sebagai office boy, dan ada yang sebagai petugas keamanan. Ruang bekas gudang di gedung Depdiknas mereka jadikan tempat tinggal. Di tempat yang sangat sederhana itu pula, mereka belajar menulis di bawah bimbingan cerpenis Hudan Hidayat. Mereka membuat jadwal secara rutin untuk berdiskusi dan menimba ilmu dari sang guru, Hudan Hidayat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kepada para pemuda itu, Hudan Hidayat tidak hanya mengucurkan ilmunya, namun dia juga menyuntikan motivasi kepada mereka. ”Kemajuan dan perubahan bisa digapai lewat penciptaan karya kreatif. Kalian bukan pegawai negeri. Nah kalian bisa menggapai itu melalui kegiatan menulis cerpen” kata Hudan Hidayat sebagaimana ditulis Irwan Kelana.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kisah tersebut telah mengganggu dan menggugah pikiran saya. Hal yang menarik bagi saya adalah kondisi dan nasib mereka nyaris sama dengan apa yang saya alami. Saat pertama kali datang ke Jakarta di tahun 1990, dengan hanya berbekal ijazah SMA, saya mencoba mencari keberuntungan di ibu kota. Pekerjaan pertama saya di ibu kota adalah sebagai operator foto copy di sebuah toko di depan kampus ISTN Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Setelah itu saya bekerja sebagai office boy di sebuah sekolah swasta di Depok. Bersama rekan sesama office boy, saya juga memanfaatkan sebuah ruangan di sekolah tersebut untuk dijadikan tempat tinggal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin yang membedakan adalah bahwa mereka bisa bertemu dengan salah seorang penulis hebat Hudan Hidayat. Hudan Hidayat memperkenalkan kepada mereka dunia tulis menulis. Setelah mengenal dunia tulis menulis, mereka lantas memanfaatkan waktu luang mereka untuk belajar menulis. Sampai akhirnya mereka terlahir kembali di dunia yang baru, dunia kepenulisan, sebagai seorang cerpenis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara yang saya temui saat saya bekerja sebagai office boy adalah televisi. Sehingga waktu senggang yang saya miliki saya gunakan untuk menonton televisi. Hal ini membuat saya suka merenung dan ada penyesalan dalam hati. Mengapa dulu saya membuang-buang waktu dan kesempatan di depan televisi? Mengapa tidak saya gunakan untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat? Memang tidak dapat dipungkiri bahwa saya juga memperoleh berbagai berita dan informasi dari menonton televisi. Namun semua itu tidak sebanding dengan waktu yang terbuang dengan menonton tayangan-tayangan yang tidak bermanfaat. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun pepatah mengatakan, ”Kalau jodoh takan kemana”. Walau saya tak pernah dan belum bertemu dengan seorang guru menulis secara langsung, namun saya bisa bertemu guru menulis melalui bacaan yang saya baca. Setelah saya membaca artikel tulisan Irwan Kelana di Republika, saya merasa dibimbing untuk memasuki dunia kepenulisan. Dunia yang baru yang belum pernah saya datangi walau sudah sering saya bayangkan. Mulai saat itu, timbul tekad dan niat dalam hati, ”Aku ingin jadi pengarang, aku ingin jadi penulis”. Rasanya tidak berlebihan jika saya menyebut Bung Irwan kelana sebagai salah seorang guru saya. Guru yang telah membimbing saya ke jalan kepenulisan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Motivasi saya untuk menjadi penulis semakin kuat ketika suatu ketika bos saya di tempat kerja menyuruh saya membuat konsep surat dinas. Setelah selesai, konsep surat saya sodorkan. Setelah dibaca, bos langsung meng-acc tanpa koreksi sedikit pun. Saat itu hati saya girang bukan kepalang. Angan pun melayang, ”kalau begitu saya sebenarnya bisa jadi pengarang ya?” pikir saya dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Padahal sebenarnya soal konsep-mengonsep surat bukanlah saat itu saja saya melakukannya. Sebagai karyawan tata usaha, saya sudah terbiasa membuat konsep surat. Namun, entah mengapa saat itu saya merasa senang dan bangga bisa mengonsep sebuah surat. Mungkin hal itu karena keinginan saya untuk menjadi penulis sudah tumbuh semenjak membaca artikel tentang komunitas lantai enam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perburuan saya terhadap artikel kepenulisan semakin gencar. Berbagai artikel tentang kepenulisan dari berbagai koran dan majalah saya kumpulkan. Beberapa buku tentang menulis juga saya beli. Beberapa buku lainnya saya pinjam dari perpustakaan sekolah, tempat saya bekerja. Benih kepenulisan saya semakin menemukan iklim yang pas ketika saya mulai mengenal internet di tahun 2006. Berbagai artikel tentang kepenulisan saya unduh untuk dipelajari. Saya terus mempelajari teori-teori menulis dan sedikit-sedikit saya praktikkan. Di atas kertas-kertas bekas, biasanya saya tumpahkan berbagai hal yang bergelayutan di pikiran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah merasa cukup pede, saya mencoba mengirimkan karya berupa puisi ke sebuah koran Republika. Ditunggu-tunggu karya tak muncul, sementara informasi penolakan pun tak pernah saya terima. Kemudian saya mencoba mengirimkan tulisan berupa kisah nyata ke sebuah majalah, nasibnya tak jauh beda, tidak dimuat dan tidak ada kabar. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat Piala Dunia 2006 di Jerman sedang berlangsung, saya mengirimkan sebuah tulisan tentang kemungkinan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia. Setelah di print, tulisan tersebut saya kirim melalui faximile ke sebuah koran ibu kota yaitu Seputar Indonesia (Sindo). Di tulisan itu, saya mengungkapkan kemungkinan Indonesia bisa tampil di Piala Dunia. Untuk bisa lolos ke putaran final Piala Dunia, bagi Indonesia meang sangat sulit kalau tidak boleh dikatakan mustahil. Namun ada cara agar Indonesia bisa tampil di Piala Dunia yaitu dengan mejadi tuan rumah. Saat itu, tulisan saya memang tidak dimuat. Tapi, kini semua orang tahu bahwa Indonesia mencalonkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 atau 2022. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di akhir tahun 2006 sekolah tempat saya bekerja memasang jaringan internet melalui layanan speedy Telkom. Saat itu pula saya mulai mengenal dunia internet. Karena saat itu saya masih gaptek, saya minta diajari teman bagaimana cara membuka internet dan cara membuat email. Setelah bisa, hampir setiap hari saya berselancar du dunia maya. Karena saya sangat tertarik dengan dunia kepenulisan, maka situs-situs kepenulisan seperti penulislepas dan pembelajar dot com selalu saya kunjungi. Beberapa tulisan saya pernah dimuat di penulislepas. Berbagai milis kepenulisan juga saya ikuti seperti penulislepas, sekolahkehidupan, dan penulisbestseller.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Melalui milis-milis tersebut, saya berkenalan dengan KabarIndonesia, sebuah harian online yang bermarkas di Belanda. Karena tidak memerlukan persyaratan yang sulit, saya pun mendaftarkan diri untuk menjadi penulis di koran online tersebut. Beberapa tulisan saya akhirnya juga dimuat di Harian Online Kabarindonesia (HOKI). Saya termotivasi untuk terus menulis dan mengirimkannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Agustus 2007, saya dinobatkan sebagai Citizen Reporter of The Month August oleh Harian Online KabarIndonesia (HOKI). Tulisan-tulisan saya seputar pesta sepak bola Piala Asia tahun 2007 konon menjadi tulisan yang paling sering dibuka oleh para pembaca. Hal inilah yang membuat Redaksi KabarIndonesia menobatkan saya menjadi Citizen Reporter of The Month August 2007.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setahun kemudian, tepatnya bulan Agustus 2008, saya mendapat beasiswa dari Sekolah Menulis Online (SMO) BelajarMenulis com. Dengan mengirimkan sebuah karya tulis, saya menjadi salah satu di antara lima orang yang dipilih oleh pengelola untuk mengikuti pelatihan menulis di SMO BelajarMenulis secara gratis. Saya belajar menulis secara online di SMO selama kurang lebih empat bulan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat bulan puasa tahun 2008, tulisan saya seputar pengalaman mudik dimuat di rubrik Citizen Journalism koran Republika. Saya menjadi salah satu dari lima atau tujuh citizen reporter yang tulisannya dimuat di koran tersebut. Meski tak mendapatkan honor, saya tetap merasa senang. Betapa tidak, ini adalah kali pertama tulisan saya dimuat di Koran, walau tanpa honor. Sebenarnya pihak Republika menjanjikan souvenir bagi yang tulisannya dimuat. Namun, setelah saya tunggu-tunggu tak pernah ada yang menghubungi saya. Kiriman souvenir pun tak kunjung datang. Tak mengapa, saya tetap senang dan berterima kasih kepada Republika. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di akhir tahun 2008, saya mengirimkan dua buah tulisan tentang politik. Satu saya kirim ke koran daerah, satu lagi saya kirim ke koran nasional. Hasilnya, belum juga dimuat. Kapok? Tentu tidak. Saya tidak akan pernah kapok hanya karena tulisan saya tidak dimuat oleh sebuah koran. Terlebih di era digital seperti sekarang. Menulis tidak harus di koran. Ada berbagai layanan blog, ada situs-situs yang mau menerbitkan tulisan dari penulis seperti penulislepas, ada koran online seperti KabarIndonesia. Ada pula friendster, twitter, dan belakangan yang sedang booming adalah facebook. Tinggal pilih. Semua bisa dimanfaatkan sebagai sarana untuk pembelajaran menulis dan menerbitkan karya tulis kita.  Selamat menulis! &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;Badiyo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber images: www.sudutpandang.com &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah diposting di milis LaskarPenulis tanggal 14 Desember 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-3554229413600408026?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/3554229413600408026/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=3554229413600408026' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/3554229413600408026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/3554229413600408026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2010/01/pengalaman-menulis.html' title='Pengalaman Menulis'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S1AvQ8ndgdI/AAAAAAAAADk/dDCBhm1V0Y0/s72-c/Menulis-001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-1927964819927544089</id><published>2010-01-12T18:39:00.000-08:00</published><updated>2010-01-12T19:33:49.735-08:00</updated><title type='text'>Minder untuk Memulai Belajar Menulis</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S005tbdNuDI/AAAAAAAAADc/HF72Cozfym4/s1600-h/Menulis-1.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5426056578678503474" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S005tbdNuDI/AAAAAAAAADc/HF72Cozfym4/s200/Menulis-1.jpg" style="cursor: pointer; float: right; height: 144px; margin: 0pt 0pt 10px 10px; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya saya merasa sudah terlalu tua untuk memulai belajar menulis. Melihat dan memperhatikan teman-teman yang rajin ngeblog dan belajar menulis, rata-rata mereka masih muda, berusia sekitar dua puluh hingga tiga puluhan tahun. Sementara saya sudah di atas empat puluh tahun. Jujur saja kalau mengingat ini, ada rasa malu dan minder juga. Takut dikatain orang. “Wong sudah tua kok baru belajar menulis, bisa apa?”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu, awalnya saya belajar menulis dengan sembunyi-sembunyi. Membaca beberapa buku tentang menulis, baik yang saya beli sendiri maupun yang pinjam dari perpustakaan sekolah, tempat saya bekerja. Saya juga rajin mengkliping artikel-artikel tentang menulis dari koran, majalah, dan internet. Saya juga ikut milis-milis kepenulisan. Semua itu saya lakukan tanpa diketahui oleh teman-teman di kantor.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian ketika teman-teman akhirnya tahu, saya tak ambil pusing. Sebodoh, meminjam istilah Pak Ersis Warmansyah Abbas, pencetus Ersis Writing Theori (EWT). Mau mencibir, silakan. Mau mencemooh, ya monggo. Sakersane…&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebaliknya, bahkan ada sedikit kebanggaan setelah aktifitas saya selama ini diketahui oleh orang-orang. Karena saya merasa, dengan menulis saya yakin akan mampu meledakkan potensi saya yang masih tertidur. Bahkan saya melihat raut wajah mereka penuh dengan kekhawatiran. Tampaknya mereka juga sadar bahwa menulis akan mampu melejitkan prestasi seseorang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mereka khawatir karena meski dengan tertatih-tatih, saya masih mau menyempatkan diri untuk berlatih dan belajar menulis. Sementara mereka enggan dan tak mau untuk berlatih dan belajar menulis. Atau mungkin mereka tak punya waktu karena kesibukan mereka. Saya tahu mereka khawatir. Sesungguhnya saya juga khawatir. Kekhawatiran itu saya gunakan untuk meningkatkan motivasi untuk berlatih dan belajar menulis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salam Menulis!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber image: opinikampus.files.wordpress.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-1927964819927544089?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/1927964819927544089/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=1927964819927544089' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/1927964819927544089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/1927964819927544089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2010/01/minder-untuk-memulai-belajar-menulis.html' title='Minder untuk Memulai Belajar Menulis'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S005tbdNuDI/AAAAAAAAADc/HF72Cozfym4/s72-c/Menulis-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-3118259757917466638</id><published>2010-01-06T22:44:00.000-08:00</published><updated>2010-01-12T19:40:26.017-08:00</updated><title type='text'>RENUNGAN AWAL TAHUN</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S0WFA5IYn2I/AAAAAAAAADM/UuMoLcmir5A/s1600-h/Marenung.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423887576620113762" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S0WFA5IYn2I/AAAAAAAAADM/UuMoLcmir5A/s200/Marenung.jpg" style="cursor: pointer; float: right; height: 150px; margin: 0pt 0pt 10px 10px; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hidup adalah misteri. Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi. Sebagai manusia, kita wajib berusaha untuk meraih yang terbaik dalam hidup. Namun yang terjadi kemudian adalah mutlak hak Tuhan, Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk itulah, kita tidak saja wajib berusaha, tetapi kita juga wajib untuk berdo’a, memohon yang terbaik pada-Nya. Dan karena hidup kita tidak hanya di dunia saja, maka kebaikan yang kita mohonkan adalah kebaikan dunia dan akhirat. Itulah do’a yang wajib dan sering kita panjatkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika kita sudah berusaha secara maksimal, do’a pun telah kita panjatkan, mengapa hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan yang kita inginkan?  Mari kita merenung sejenak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertama, kita sadar bahwa kita adalah makhluk yang tidak luput dari kelemahan dan kekurangan. Untuk itulah mari kita cek kembali, benarkah kita sudah berusaha dengan yang terbaik? Benarkah kita sudah berdoa memohon yang terbaik pada-Nya? Mari kita cek diri kita masing-masing. Jika belum, mari perbaiki upaya-upaya kita diiringi do’a permohonan kita pada Sang Pencipta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedua, cek kembali cita-cita atau keinginan kita. Benarkah apa yang dicita-citakan atau diinginkan itu memang benar-benar baik bagi kita? Sekali lagi, karena kita adalah makhluk yang tak lepas dari kelemahan, kita harus merenungkan secara mendalam. Jangan-jangan yang kita inginkan itu sebenarnya tidak baik bagi kita. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Orang yang belum pandai mengelola keuangan tentu tidak baik jika diberikan kekayaan. Orang yang mudah stres, gampang panik, atau sakit-sakitan tentu kurang baik jika diberikan jabatan. Ada beribu alasan mengapa Tuhan belum atau tidak memberikan apa yang kita inginkan. Karena Tuhan itu Maha Baik, maka yakinlah bahwa alasan-alasan itu baik bagi kita. Artinya, apa yang kita capai, apa yang Tuhan berikan, itulah yang terbaik bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketiga, sabar dan berserah diri, tawakal kepada Yang Maha Kuasa adalah kunci kesuksesan kita. Jika kita telah melakukan yang terbaik, memohon yang terbaik, namun hasilnya belum sesuai harapan, Sabar dan tawakallah! Karena sabar dan tawakal itu benteng terakhir untuk menghadapi ujian, dan ujian itu akan selalu datang selama hidup, maka tak perlu kita bertanya lagi, sampai kapan kita harus sabar dan tawakal?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apapun yang telah kita raih, bersyukurlah. Syukur akan menjadi pijakan yang kokoh untuk melanjutkan langkah-langkah kita di masa-masa yang akan datang. Salam Sukses!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber images: bahrulfikri.file.wordpress.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciputat, 7 Januari 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-3118259757917466638?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/3118259757917466638/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=3118259757917466638' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/3118259757917466638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/3118259757917466638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2010/01/renungan-awal-tahun-hidup-adalah.html' title='RENUNGAN AWAL TAHUN'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/S0WFA5IYn2I/AAAAAAAAADM/UuMoLcmir5A/s72-c/Marenung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-1858410019872713891</id><published>2009-12-13T22:35:00.000-08:00</published><updated>2010-01-12T19:41:35.593-08:00</updated><title type='text'>BINGUNG MENGELOLA BLOG</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SyXdLiqe40I/AAAAAAAAAC4/7hFdlCwrgP8/s1600-h/Blog-215.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5414977317336179522" src="http://4.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SyXdLiqe40I/AAAAAAAAAC4/7hFdlCwrgP8/s200/Blog-215.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 114px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;Ketika saya pertama kali mengenal blog dan kemudian mengetahui manfaatnya, saya langsung sign up, mendaftar. Menjadi media untuk mem-publish tulisan-tulisan kita adalah manfaat blog yang paling menarik bagi saya. Sebagai seorang yang sedang belajar dan senang menulis, tak ada yang lebih menarik selain dapat mempublikasikan karya kita agar diketahui dan dibaca orang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum ada blog, untuk mempublikasikan sebuah karya tulis mesti melalui media surat kabar. Untuk bisa menembus media surat kabar, bukanlah perkara mudah, bahkan sulit bagi penulis yang belum dikenal. Ada banyak syarat yang mesti kita patuhi untuk bisa menembusnya. Syarat-syarat redaksional yang berkaitan dengan ke-tata bahasaan harus dipenuhi. Menyesuaikan tulisan kita dengan mainstrem media yang dituju juga harus menjadi perhatian penulis. Pokoknya sulit untuk bisa menulis di media masa surat kabar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka kedatangan media blog menjadi sebuah kabar yang sangat menggembirakan bagi para penulis pemula. Saking gembiranya, saya sempat mendaftar di beberapa layanan blog seperti blogger, multiply, blog gaulnya indosiar, live journal, blogsome,  my space, dan beberapa blog lainnya yang saya sendiri sampai lupa. Belakangan saya juga mendaftar di blog detik dan dagdigdug. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awalnya saya aktif mengisi blog di indosiar, kemudian juga multiply. Seiring perjalanan waktu, saya hanya aktif di multiply. Blog-blog yang lain terbengkalai. Jangankan mengurus blog yang lain, wong di multiply saja saya masih ”senen kemis”. Suatu saat akhirnya saya berpikir ingin mengelola tiga blog saja, yaitu di multiply sebagai wadah untuk menampung tulisan-tulisan seputar sosial, blogspot untuk tulisan seputar dunia kerja, dan wordpress untuk tulisan politik. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah memutuskan untuk mengelola hanya tiga blog, apakah urusan per-blog-an menjadi beres? Ternyata tidak. Blog-blog itu masih tetap saja terbengkalai. Ada yang sampai beberapa bulan tidak di update. Sampai di sini saya merenung, berarti saya ini seperti nafsu besar tenaga tidak ada. Instrospeksi. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk mengatasi problem semacam itu, saya sowan pada mbah Google untuk memohon nasehat. Banyak nasehat yang disampaikan mbah Google kepada saya. Intinya, agar lebih mudah mengurusnya, kelola satu blog saja. Bukan hanya itu, agar lebih kredibel, isi blog juga sebaiknya satu tema tertentu. Niche kalau tidak salah. Tapi ini kesimpulan saya pribadi setelah menerima nasehat dari mbah Google. Kalau saya salah, mohon dikoreksi. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meski sedikit, pengetahuan saya tentang blog bertambah, namun persoalan juga bertambah. Kenapa? Saya ini hingga detik ini kok susah ya untuk fokus ke tema tertentu. Saya pernah berusaha mencoba fokus ke satu tema, olah raga sepak bola misalnya. Namun begitu suasana di luar hiruk pikuk menjelang Pemilu misalnya, perhatian saya tersedot juga ke sana. Tertarik. Pulang dari kantor melihat para pengendara sepeda motor yang ngebut seenak wudele dewe, tertarik pula untuk membahasnya. Masih terlalu banyak hal yang menarik hati dan pikiran saya. Piye  iki (bagaimana ini)?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah hal itu adalah ciri-ciri bahwa saya ini cocok untuk menjadi seorang penulis yang generalis? Saya rasa masih terlalu dini untuk menyimpulkan hal itu. Yang jelas, pusing dan bingung. Barangkali ada yang bisa bantu atau kasih saran?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-1858410019872713891?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/1858410019872713891/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=1858410019872713891' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/1858410019872713891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/1858410019872713891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2009/12/bingung-mengelola-blog-ketika-saya.html' title='BINGUNG MENGELOLA BLOG'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SyXdLiqe40I/AAAAAAAAAC4/7hFdlCwrgP8/s72-c/Blog-215.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-2404281253074165920</id><published>2009-12-13T22:20:00.000-08:00</published><updated>2010-01-12T20:04:53.890-08:00</updated><title type='text'>Kegagalan Timnas U-23, PR Bagi PSSI</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SyXZ5-pAXRI/AAAAAAAAACw/q6m9ZUWSWpw/s1600-h/PSSI.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5414973717073648914" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SyXZ5-pAXRI/AAAAAAAAACw/q6m9ZUWSWpw/s200/PSSI.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 200px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Target masuk final yang dicanangkan PSSI terhadap Timnas U-23 di ajang SEA Games XXV Laos tidak tercapai. Tak satu kemenangan pun bisa diraih Toni Sucipto dan kawan-kawan. Indonesia Muda yang dilatih Alberto Bica dari Uruguay, hanya mampu meraih satu poin dari hasil seri melawan Singapura. Setelah itu, Garuda Muda babak belur dihajar Laos 0-2 dan ditekuk Myanmar 1-3.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bukan medali atau prestasi membanggakan yang dibawa pulang Garuda Muda, tetapi malu yang harus ditanggung. Betapa tidak, semua orang tahu siapa Laos dan bagaimana jejak langkahnya di kancah persepak bolaan Asia Tenggara. Kalau di buat level, Laos berada di level kedua sejajar dengan Kamboja, Brunei Darussalam, Philipina, dan Timor Leste. Sementara Indonesia berada di level pertama sejajar dengan Thailand, Vietnam, Singapura, Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian juga dengan Myanmar. Meski negara yang dulu bernama Birma itu menunjukkan peningkatan, namun seharusnya Indonesia mampu mengatasinya. Namun nyatanya, Indonesia dipermak 1-3 oleh negeri seribu Pagoda itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi, kalau Indonesia kalah melawan Thailand, Vietnam, atau Singapura, rasanya tidak terlalu aneh dan mengherankan. Meski kecewa dan prihatin, orang masih bisa memaklumi. Namun jika Indonesia kalah dari negera level kedua seperti Laos, bukan hanya kecewa, tapi heran, malu dan tanda tanya besar, mengapa?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengapa bisa kalah dari Laos dan Myanmar? Mengapa Indonesia gagal walau untuk sekadar mencapai semi final? Bukan hanya gagal lolos ke semi final, tapi bahkan Indonesia menjadi juru kunci grup B di bawah Laos, Singapura dan Myanmar. Harap diingat bahwa juru kunci biasanya menjadi langganan negara-negara selevel Laos, Kamboja, Brunei Darussalam, Philipina atau Timor Leste.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itulah pertanyaan besar yang menggelayut di masyarakat sepak bola di tanah air. Pertanyaan itu menjadi pekerjaan rumah bagi PSSI. PSSI harus segera mungkin untuk mengerjakan PR tersebut. Kalau tidak, jangan heran jika dua tiga tahun ke depan, Myanmar dan Laos akan menyalip Indonesia. Harus diingat bahwa Timnas U-23 yang berlaga di SEA Games Laos adalah calon Timnas Senior Indonesia dua tiga tahun mendatang. Apakah kita mau dipermalukan lagi?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Bravo Sepak Bola Indonesia!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-2404281253074165920?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/2404281253074165920/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=2404281253074165920' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/2404281253074165920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/2404281253074165920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2009/12/kegagalan-timnas-u-23-pr-bagi-pssi.html' title='Kegagalan Timnas U-23, PR Bagi PSSI'/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SyXZ5-pAXRI/AAAAAAAAACw/q6m9ZUWSWpw/s72-c/PSSI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-2623167538608065777</id><published>2009-12-08T20:40:00.000-08:00</published><updated>2009-12-08T20:45:59.238-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/Sx8qh_GUvaI/AAAAAAAAACo/MFrrDFxY2Uc/s1600-h/Timnas-Senior-01.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 140px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/Sx8qh_GUvaI/AAAAAAAAACo/MFrrDFxY2Uc/s200/Timnas-Senior-01.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413092040484634018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MENGAPA INDONESIA KALAH DARI LAOS?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalah 0-2 melawan Laos adalah berita buruk yang mengherankan sekaligus sulit diterima dan dimengerti seluruh pecinta bola di tanah air. Tapi itulah kenyataan yang terjadi. Timnas U-23 Indonesia di laga kedua di SEA Games ke-25 Laos di luar dugaan dikalahkan tim anak bawang Laos 0-2. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di laga sebelumnya, Indonesia hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Singapura. Peluang lolos ke semi final yang ditargetkan PSSI pun semakin tipis kalau tidak boleh dibilang pupus. Pasalnya, selain harus memenangkan laga terkahir melawan Myanmar, Indonesia juga tergantung pertandingan antara Laos melawan Singapura. Jika Indonesia menang lawan Myanmar dan Laos menang telak lawan Singapura, nasib Garuda Muda mungkin masih bisa tertolong. Namun jika Indonesia menang sementara Singapura dan Laos bermain imbang, kemenangan Indonesia akan menjadi sia-sia. Apalagi jika Indonesia kalah lawan Myanmar, praktis peluang Indonesia ke semi final akan tertutup rapat. Lebih dari itu, Indonesia akan menempati juru kunci grup B. Itu artinya bencana besar bagi dunia sepak bola di tanah air. Evaluasi total dan mencari solusi harus segera dilakukan PSSI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang tidak ada siaran langsung pertandingan itu sehingga kita tidak bisa menganalisa kenapa Tony Sucipto dan kawan-kawan sampai kalah lawan Laos. Namun pengamatan pribadi saya terhadap persepak bolaan Indonesia dari tahun 80-an hingga sekarang adalah bahwa kelemahan  sepak bola Indonesia umumnya pada faktor mental dan stamina. Sementara dari teknik dan skil menurut saya para pemain Indonesia tidak kalah dari pemain negara lain. Bahkan kalau boleh dibilang, Indonesia banyak memiliki pemain yang memiliki skil yang luar biasa seperti Boaz Solossa. Teknik juga tidak kalah dari pemain luar karena teknik itu bisa dipelajari oleh para pemain Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus kekalahan Indonesia 0-2 dari Laos di SEA Games ke-25 menurut saya adalah akibat faktor buruknya mental para pemain. Karena dari segi teknik dan skil, Indonesia bisa dibilang satu level diatas Laos. Faktor stamina juga bukan penyebab kekalahan itu karena Laos bukanlah negara yang memiliki pemain dengan kekuatan fisik dan speed yang tinggi semacan Korea dan Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimana solusi bagi Timnas Indonesia untuk meningkatkan prestasi di masa yang akan datang?. Tentu kelemahan-kelemahan itu yang harus segera diperbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Faktor Stamina&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahan stamina para pemain Indonesia akan sangat mudah terlihat jika Indonesia berhadapan dengan tim-tim yang bermain cepat seperti dari Asia Timur macam Korea, Jepang, dan China. Biasanya pemain Indonesia hanya bisa mengimbangi mereka di babak pertama. Di babak kedua, sering kali Indonesia akan menjadi bulan-bulanan karena lawan terus menggedor sementara para pemain Indonesia sudah ngos-ngosan. Oleh karena itu, masalah stamina ini harus diperbaiki. Pelatih kepala bekerja sama dengan dokter tim dan juga pelatih khusus fisik bisa menangani hal ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Faktor Mental&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timnas Indonesia baik senior maupun yunior sering mengalami demam pangung dan over-confident. Saat pertandingan berjalan dan kondisi buruk  terjadi di lapangan, memang agak sulit membedakan antara keduanya. Demam panggung sering melanda para pemain Indonesia terutama pada pertandingan-pertandingan pertama. Dalam kondisi demikian, skema permainan tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Para pemain sering melakukan kesalahan-kesalahan mendasar seperti kontrol bola yang kurang baik, umpan tidak akurat dan lain sebagainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara over-confident atau percaya diri yang berlebihan juga kerap melanda para pemain Indonesia jika berhadapan dengan tim-tim lemah yang di atas kertas akan mudah dikalahkan. Akibatnya para pemain terlihat sangat santai dan tidak serius memainkan bola. Kondisi seperti ini tentu tidak baik karena permainan tidak akan berkembang. Sebaliknya, tim lawan akan memanfaatkan kondisi itu untuk mencuri gol. Hal seperti ini sudah sering terjadi. Bukannya kemenangan besar dan mudah diraih. Bisa jadi kemenangan pun akan sulit digapai, bahkan mungkin kekalahan yang diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah mental tersebut adalah dengan menambah jam terbang dengan memperbanyak laga uji coba. Uji coba yang berdampak pada perbaikan mental para pemain terutama laga uji coba melawan timnas dari negara lain. Jika bertanding melawan timnas negara lain, suasana pertandingan seperti di pertandingan resmi sebuah turnamen. Teror penonton tim lawan, wasit yang memimpin pertandingan, dan juga suasana pertandingan di lapangan akan menjadi pelajaran tersendiri bagi para pemain. Rasa nasionalisme para pemain juga akan semakin tumbuh dan kuat. Maka, semakin sering melakukan laga uji coba melawan tim nasional negara lain, kualitas mental para pemain akan semakin baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, jika uji coba dilakukan dengan klub baik lokal maupun negara lain, dampaknya akan kurang. Tidak akan ada teror penonton yang kuat, wasit dan suasana di lapangan akan tampak seperti pertandingan biasa, bukan turnamen resmi. Dalam uji coba semacam ini, rasa nasionalisme pun rasanya tidak terlalu perlu dimunculkan. Toh ini cuma pertandingan uji coba. Akibatnya, tidak akan mampu atau kurang bisa untuk memperbaiki mental para pemain.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi seharusnya Timnas Indonesia baik senior maupun yunior harus sering melakukan uji coba melawan Timnas negara lain. Ini memang menjadi tugas PSSI. Belakangan, PSSI sering sekali membatalkan laga uji coba melawan negara lain dengan berbagai alasan. Alasan yang klise dan sering dilontarkan adalah minimnya biaya untuk bisa menggelar laga uji coba. Kita sebagai pecinta bola tanah air tentu maklum dengan kondisi ini karena memang biaya untuk menggelar laga uji coba apalagi dengan timnas luar negeri tidaklah sedikit. Namun, jika ingin Timnas Indonesia bisa berbicara di kancah persepak bolaan internasional, minimal di tingkat Asia Tenggara, tidak ada jalan lain. Berapa pun biaya yang harus ditanggung untuk menggelar laga uji coba, PSSI harus mengupayakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bravo Sepak Bola Indonesia!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-2623167538608065777?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/2623167538608065777/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=2623167538608065777' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/2623167538608065777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/2623167538608065777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2009/12/mengapa-indonesia-kalah-dari-laos-kalah.html' title=''/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/Sx8qh_GUvaI/AAAAAAAAACo/MFrrDFxY2Uc/s72-c/Timnas-Senior-01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-7367948023311281450</id><published>2009-12-06T18:14:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T18:25:10.418-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SxxnekaRxoI/AAAAAAAAACg/n3wInIbZRAA/s1600-h/Piala+Dunia+2010.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 140px; height: 127px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SxxnekaRxoI/AAAAAAAAACg/n3wInIbZRAA/s200/Piala+Dunia+2010.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412314627060123266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;PEMBAGIAN GRUP PIALA DUNIA 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demam Piala Dunia sudah mulai melanda jutaan penghuni planet bumi. Piala Dunia 2010 memang baru akan dilangsungkan tanggal 11 Juni hingga 11 Juli 2010 mendatang di Afrika Selatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ketika drawing pembagian grup putaran final Piala Dunia 2010 dilaksanakan Jum’at (4/12) malam, demam Piala Dunia mulai terlihat melanda penduduk dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diperkirakan 200 juta pecinta bola di seluruh dunia menyaksikan undian pembagian grup yang diliput oleh sekitar 1.700 media. Sementara ribuan warga Afrika Selatan berpesta di jalan-jalan utama Cape Town menyambut acara undian pembagian grup tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah hasil undian pembagian grup peserta Piala Dunia 2010 Afrika Selatan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup A&lt;br /&gt;1. Afrika Selatan&lt;br /&gt;2. Meksiko&lt;br /&gt;3. Uruguay&lt;br /&gt;4. Prancis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup B&lt;br /&gt;1. Argentina&lt;br /&gt;2. Nigeria&lt;br /&gt;3. Korea Selatan&lt;br /&gt;4. Yunani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup C&lt;br /&gt;1. Inggris&lt;br /&gt;2. Amerika Serikat&lt;br /&gt;3. Aljazair&lt;br /&gt;4. Slovenia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup D&lt;br /&gt;1. Jerman&lt;br /&gt;2. Australia&lt;br /&gt;3. Serbia&lt;br /&gt;4. Ghana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup E&lt;br /&gt;1. Belanda&lt;br /&gt;2. Denmark&lt;br /&gt;3. Jepang&lt;br /&gt;4. Kamerun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup F&lt;br /&gt;1. Italia&lt;br /&gt;2. Paraguay&lt;br /&gt;3. Selandia Baru&lt;br /&gt;4. Slovakia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup G&lt;br /&gt;1. Brasil&lt;br /&gt;2. Korea Utara&lt;br /&gt;3. Pantai Gading&lt;br /&gt;4. Portugal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup H&lt;br /&gt;1. Spanyol&lt;br /&gt;2. Swiss&lt;br /&gt;3. Honduras&lt;br /&gt;4. Chile&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah dimuat di &lt;a href="http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=2&amp;jd=Hasil+Pembagian+Grup+Piala+Dunia+2010&amp;dn=20091205090847"&gt;KabarIndonesia&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-7367948023311281450?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/7367948023311281450/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=7367948023311281450' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/7367948023311281450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/7367948023311281450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2009/12/pembagian-grup-piala-dunia-2010-demam.html' title=''/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SxxnekaRxoI/AAAAAAAAACg/n3wInIbZRAA/s72-c/Piala+Dunia+2010.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-7479283239134053834</id><published>2009-12-03T21:53:00.000-08:00</published><updated>2009-12-03T22:09:08.979-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/Sxinbmi2fJI/AAAAAAAAACI/mV2pcj6HECc/s1600-h/Piala+Dunia+2010.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 140px; height: 127px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/Sxinbmi2fJI/AAAAAAAAACI/mV2pcj6HECc/s320/Piala+Dunia+2010.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411259044930682002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;FINAL DRAW FIFA WORLD CUP 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Undian final Piala Dunia 2010 akan digelar Jum’at (4/12) malam nanti di Capte Town International Convention Centre, Afrika Selatan. Acara yang amat dinanti-nanti oleh jutaan pecinta bola di seluruh dunia itu akan dipandu oleh Sekjen FIFA Jerome Valcke. Dia akan ditemani oleh peraih penghargaan Aktris Terbaik Oscar 2004 Charlize Theron yang akan bertindak sebagai Co-Host.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka akan satu panggung dengan bintang sepak bola asal Inggris, Devid Beckham. Selain itu, akan tampil juga Presiden Afsel Jacob Zuma dan dua peraih nobel asal Afsel Nelson Mandela yang juga mantan Presiden Afsel, serta Pendeta Desmond Tutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan hadir pula Presiden FIFA Sepp Blater, para legenda sepak bola antara lain Franz Beckenbauer, Michel Platini, Eusebio, dan Roger Milla, serta para perwakilan dari negara peserta Piala Dunia 2010. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai kecemasan mewarnai menjelang pengundian final Piala Dunia 2010. Pelatih Inggris Fabio Capello misalnya kawatir jika timnya bertemu dengan Brasil dan tim yang bermain dengan gaya Brasil seperti Portugal. Apalagi sejarah mencatat bahwa Portugal  telah dua kali menghentikan langkah Inggris di Piala Eroa 2004 dan Piala Dunia 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara kapten Pantai Gading, Didier Drogba merasa takut jika harus bertemu dengan Inggris dan Brasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang diperkirakan akan menyita perhatian 200 juta pasang mata di seluruh dunia itu akan diliput oleh 1.700. Satu diantara media itu adalah RCTI yang akan menyiarkan secara langsung mulai pukul 22.00 WIB. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah pembagian unggulan peserta Piala Dunia 2010 yang didasarkan pada peringkat FIFA terbaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pot 1: Afrika Selatan, Argentina, Brasil, Inggris, Jerman, Italia, Belanda, Spanyol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pot 2: Australia, Jepang, Korea Selatan, Korea Utara, Honduras, Meksiko, AS, Selandia Baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pot 3: Aljazair, Kamerun, Ghana, Pantai Gading, Nigeria, Chile, Paraguay, Uruguay&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pot 4: Denmark, Prancis, Yunani, Portugal, Serbia, Slovakia, Slovenia, Swiss&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-7479283239134053834?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/7479283239134053834/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=7479283239134053834' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/7479283239134053834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/7479283239134053834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2009/12/undian-final-piala-dunia-2010-akan.html' title=''/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/Sxinbmi2fJI/AAAAAAAAACI/mV2pcj6HECc/s72-c/Piala+Dunia+2010.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-207808199679475069</id><published>2009-11-24T22:01:00.000-08:00</published><updated>2009-11-24T22:27:50.297-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SwzOIwWOSzI/AAAAAAAAAB4/T47nxY4qHDo/s1600/ITC-Depok-500.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SwzOIwWOSzI/AAAAAAAAAB4/T47nxY4qHDo/s320/ITC-Depok-500.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5407923902377511730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;DEPOK TERUS TUMBUH DAN BERKEMBANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota Depok terus tumbuh dan berkembang. Seiring pertumbuhan dan perkembangan tersebut, maka Pemkot Depok melakukan pemekaran kecamatan dari enam kecamatan menjadi sebelas kecamatan. Pemekaran tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 08 Tahun 2007. Berikut adalah daftar sebelas kecamatan hasil pemekaran yang terdiri dari enam puluh tiga kelurahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kecamatan Beji meliputi kelurahan;&lt;br /&gt;   1. Kelurahan Beji;&lt;br /&gt;   2. Kelurahan Beji Timur;&lt;br /&gt;   3. Kelurahan Kemiri Muka;&lt;br /&gt;   4. Kelurahan Pondok Cina;&lt;br /&gt;   5. Kelurahan Kukusan; dan&lt;br /&gt;   6. Kelurahan Tanah Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kecamatan Pancoran Mas meliputi kelurahan;&lt;br /&gt;   1. Kelurahan Pancoran Mas;&lt;br /&gt;   2. Kelurahan Depok;&lt;br /&gt;   3. Kelurahan Depok Jaya;&lt;br /&gt;   4. Kelurahan Rangkapan Jaya;&lt;br /&gt;   5. Kelurahan Rangkap Jaya Baru; dan&lt;br /&gt;   6. Kelurahan Mampang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kecamatan Cipayung meliputi kelurahan;&lt;br /&gt;   1. Kelurahan Cipayung;&lt;br /&gt;   2. Kelurahan Cipayung Jaya;&lt;br /&gt;   3. Kelurahan Ratu Jaya;&lt;br /&gt;   4. Kelurahan Bojong Pondok Terong; dan&lt;br /&gt;   5. Kelurahan Pondok Jaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kecamatan Sukmajaya meliputi kelurahan; &lt;br /&gt;   1. Kelurahan Sukmajaya;&lt;br /&gt;   2. Kelurahan Mekarjaya;&lt;br /&gt;   3. Kelurahan Baktijaya;&lt;br /&gt;   4. Kelurahan Abadijaya;&lt;br /&gt;   5. Kelurahan Tirtajaya;&lt;br /&gt;   6. Kelurahan Cisalak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kecamatan Cilodong meliputi kelurahan;&lt;br /&gt;   1. Kelurahan Sukamaju;&lt;br /&gt;   2. Kelurahan Cilodong;&lt;br /&gt;   3. Kelurahan Kalibaru;&lt;br /&gt;   4. Kelurahan Kalimulya; dan&lt;br /&gt;   5. Kelurahan Jatimulya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kecamatan Limo meliputi kelurahan;&lt;br /&gt;   1. Kelurahan Limo;&lt;br /&gt;   2. Kelurahan Meruyung;&lt;br /&gt;   3. Kelurahan Grogol; dan&lt;br /&gt;   4. Kelurahan Krukut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kecamatan Cinere meliputi kelurahan;&lt;br /&gt;   1. Kerurahan Cinere;&lt;br /&gt;   2. Kelurahan Gandul;&lt;br /&gt;   3. Kelurahan Pangkal Jati; dan&lt;br /&gt;   4. Kelurahan Pangkal Jati Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Kecamatan Cimanggis meliputi kelurahan; &lt;br /&gt;   1. Kelurahan Cisalak Pasar;&lt;br /&gt;   2. Kelurahan Mekarsari;&lt;br /&gt;   3. Kelurahan Tugu;&lt;br /&gt;   4. Kelurahan Pasir Gunung Selatan;&lt;br /&gt;   5. Kelurahan Harjamukti; dan&lt;br /&gt;   6. Kelurahan Curug.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Kecamatan Tapos meliputi kelurahan;&lt;br /&gt;   1. Kelurahan Tapos;&lt;br /&gt;   2. Kelurahan Leuwinanggung;&lt;br /&gt;   3. Kelurahan Sukatani;&lt;br /&gt;   4. Kelurahan Sukamaju Baru;&lt;br /&gt;   5. Kelurahan Jatijajar;&lt;br /&gt;   6. Kelurahan Cilangkap; dan&lt;br /&gt;   7. Kelurahan Cimpaeun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Kecamatan Sawangan meliputi kelurahan;&lt;br /&gt;    1. Kelurahan Sawangan;&lt;br /&gt;    2. Kelurahan Kedaung;&lt;br /&gt;    3. Kelurahan Cinangka;&lt;br /&gt;    4. Kelurahan Sawangan Baru;&lt;br /&gt;    5. Kelurahan Bedahan;&lt;br /&gt;    6. Kelurahan Pengasinan; dan&lt;br /&gt;    7. Kelurahan Pasir Putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Kecamatan Bojongsari meliputi kelurahan;&lt;br /&gt;    1. Kelurahan Bojongsari;&lt;br /&gt;    2. Kelurahan Bojongsari Baru;&lt;br /&gt;    3. Kelurahan Serua;&lt;br /&gt;    4. Kelurahan Pondok Petir;&lt;br /&gt;    5. Kelurahan Curug;&lt;br /&gt;    6. Kelurahan Duren Mekar; dan&lt;br /&gt;    7. Kelurahan Duren Seribu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: www.depok.go.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-207808199679475069?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/207808199679475069/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=207808199679475069' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/207808199679475069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/207808199679475069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2009/11/depok-terus-tumbuh-dan-berkembang-kota.html' title=''/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SwzOIwWOSzI/AAAAAAAAAB4/T47nxY4qHDo/s72-c/ITC-Depok-500.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-5626443583145934101</id><published>2009-11-18T00:55:00.000-08:00</published><updated>2009-11-18T01:06:06.770-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SwO42nhs9TI/AAAAAAAAABo/vWIWCMOGw8E/s1600/Simpang+Tanah+Baru.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SwO42nhs9TI/AAAAAAAAABo/vWIWCMOGw8E/s320/Simpang+Tanah+Baru.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5405367226237515058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;DEPOK, DARI MASA KE MASA (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depok adalah sebuah kota madya di propinsi Jawa Barat. Sebelum menjadi kota madya, Depok dulunya adalah sebuah kecamatan yang masuk wilayah kawedanaan Parung, kabupaten Bogor. Letak kota Depok sangat strategis karena menghubungkan antara Jakarta dengan Bogor. Karena lokasinya yang strategis, maka Depok menjadi pilihan untuk membangun berbagai sarana dan fasilitas umum. Beberapa kompleks Perumahan dibangun oleh Perumnas. Pemerintah juga membangun Universitas Indonesia (UI) di Pondok Cina, Depok. Setelah dibangunnya perumahan dan juga UI, maka perkembangan Depok tak  terelakan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui Peraturan Pemerintah No.  43  Tahun 1981, Pemerintah membentuk Kota Administratif Depok yang diresmikan pada tanggal 18 Maret 1982 oleh Menterai Dalam Negeri waktu itu yakni H. Amir Machmud. Kota Administratif Depok terdiri dari tiga kecamatan dengan 17 desa, yaitu Pancoran Mas (Depok, Depok Jaya, Pancoran Mas, Mampang, Rangkapan Jaya, Rangkapan Jaya Baru), Sukmajaya (Mekarjaya, Sukmajaya, Sukamaju, Cisalak, Kalibaru, Kalimulya,  dan Beji (Beji, Tanah Baru, Kemiri Muka, Kukusan, dan Pondok Cina).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menjadi kota administatif, terus berlangsung dengan begitu cepat dan pesatnya.Di bidang pemerintahan misalnya, semua desa berubah status menjadi kelurahan. Selain itu juga terjadi pemekaran beberapa kelurahan. Di kecamatan Beji, kelurahan Beji dimekarkan menjadi dua kelurahan yaitu kelurahan Beji dan Beji Timur. Dengan demikian, kecamatan Beji yang tadinya terdiri dari lima kelurahan berkembang menjadi enam kelurahan. Sementara Kecamatan Sukmajaya yang tadinya terdiri dari enam kelurahan berkembang menjadi sebelas kelurahan. Sebelas kelurahan tersebut adalah Mekarjaya, Sukmajaya, Abadijaya, Baktijaya, Sukamaju, Kalimulya, Kalibaru, Cisalak, Cilodong,  Jatimulya, dan Tirtajaya. Sedangkan kecamatan Pancoran Mas tetap dengan enal kelurahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota administratif Depok terus berkembang pesat. Beberapa kompleks perumahan terus dibangun oleh para pengembang. Berbagai pusat perbelanjaan juga dibangun. Maka jumlah penduduk pun terus bertambah. Seiring perkembangan yang cukup cepat dan adanya aspirasi dan tuntutan dari masyarakat, Depok berubah status menjadi Kotamadya. Kotamadya Depok diresmikan pada tanggal 27 April 1999.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kotamadya atau kota Depok terdiri dari enam kecamatan dan 24 kelurahan serta 39 desa yaitu;&lt;br /&gt;1. Kecamatan Pancoran Mas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelurahan Pancoran Mas, Kel. Depok, Kel. Depok Jaya, Kel. Mampang, Kel. Rangkapan Jaya, Kel. Rangkapan Jaya Baru, dan Desa Cipayung, Des. Cipayung Jaya, Des. Ratu Jaya, Des. Pondok Terong, serta Des. Pondok Jaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kecamatan Sukmajaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelurahan Sukmajaya, Kel. Mekarjaya, Kel. Abadijaya, Kel. Baktijaya, Kel. Sukamaju, Kel. Kalimulya, Kel. Kalibaru, Kel. Jatimulya, Kel. Tirtajaya, Kel. Cisalak, dan Kel. Cilodong,  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kecamatan Beji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelurahan Beji, Kel. Beji Timur, Kel. Kemiri Muka, Kel. Pondok Cina, Kel. Tanah Baru, dan Kel. Kukusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kecamatan Cimanggis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelurahan Cilangkap, Desa Pasir Gunung Selatan, Desa Tugu, Desa Mekarsari, Desa Cisalak Pasar, Desa Curug, Desa Hajarmukti, Desa Sukatani, Desa Sukamaju Baru, Desa Cijajar, Desa Cimpaeun, Desa Leuwinanggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kecamatan Sawangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desa Sawangan, Desa Sawangan Baru, Desa Cinangka, Desa Kedaung, Desa Serua, Desa Pondok Petir, Desa Curug, Desa Bojong Sari, Desa Bojong Sari Baru, Desa Duren Seribu, Desa Duren Mekar, Desa Pengasinan, Desa Bedahan, Desa Pasir Putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kecamatan Limo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desa Limo, Desa Meruyung, Desa Cinere, Desa Gandul, Desa Pangkalan Jati, Desa Pangkalan Jati Baru, Desa Krukut, Desa Grogol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 90-an, Depok masih sepi dan lengang. Tidak seperti sekarang, Depok macet luar biasa. Jalan-jalan di Depok saat itu masih sepi, lengang. Di tahun 1992, ketika penulis sedang membonceng sepeda motor di Jalan Margonda Raya guna mengantar surat dinas, hampir saja tersenggol mobil yang melaju sangat kencang. Ya, saat itu mobil dan motor yang melintasi Margonda Raya hampir dipastikan melaju dengan kecepatan tinggi karena  kondisi jalan yang sepi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terminal Depok waktu itu belum ada. Jalan Nusantara Raya, dekat simpang lima menjadi tempat ngetem kendaraan ke berbagai jurusan khususnya Metromini Depok – Pasar Minggu. Jadi semacam terminal bayangan atau terminal sementara. Meski Metromini masuk dan melewati jalan Nusantara Raya namun tidak menimbulkan kemacetan. Mungkin karena angkot waktu itu masih bisa dihitung dengan jari. Tak terbayang seandainya sekarang Metromini masih melewati Nusantara. Kendaraan yang akan menuju Sawangan, Pitara, atau Tanah Baru harus mengantri lima belas menit hingga setengah jam untuk melewati lampu merah simpang lima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simpang lima Depok? Simpang lima atau simpang enam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Referensi:&lt;br /&gt;- www. depok.go.id&lt;br /&gt;- id.wikipedia.org&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-5626443583145934101?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/5626443583145934101/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=5626443583145934101' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/5626443583145934101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/5626443583145934101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2009/11/depok-dari-masa-ke-masa-2-depok-adalah.html' title=''/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SwO42nhs9TI/AAAAAAAAABo/vWIWCMOGw8E/s72-c/Simpang+Tanah+Baru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-4151909114584238658</id><published>2009-11-16T20:30:00.000-08:00</published><updated>2009-11-16T21:10:55.859-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Riwayat Depok (1)'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SwIp-kVDLiI/AAAAAAAAABY/df0w3IjPeiI/s1600/Depok-Jam.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 275px; height: 206px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SwIp-kVDLiI/AAAAAAAAABY/df0w3IjPeiI/s320/Depok-Jam.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5404928657678609954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Depok, (dulu) Tempat Jin Buang Anak&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Depok adalah sebuah kota hasil pemekaran dari wilayah kabupaten Bogor. Posisinya sangat strategis karena menghubungkan Jakarta dengan Bogor. Maka tak mengherankan jika Depok mengalami perkembangan yang begitu pesat. Saat ini Depok salah satu kota penyangga dari Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta selain Bekasi, Tangerang, dan Bogor. Oleh karena itu sebutan Jabotabek yang dulu akrab di telinga kita, sekarang berubah menjadi Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, Depok memang menjadi sebuah kota yang ramai karena perkembangannya yang begitu pesat. Salah satu indikasinya adalah kemacetan. Kemacetan menjadi sesuatu yang tidak asing lagi bagi warga Depok dan sekitarnya. Angkutan Kota (Angkot), sepeda motor, dan juga mobil-mobil pribadi sama banyaknya. Hal itu terjadi seiring  jumlah pendudukan kota Depok yang terus bertambah dan bertambah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sekarang tidak banyak yang tahu kalau Depok di masa lalu adalah sebuah wilayah yang terasa jauh dari Jakarta dan sangat sepi. Kata orang, Depok itu dahulu tempat jin buang anak. Ya, istilah itu sering saya dengar ketika dulu saya pertama kali datang ke Depok, tahun 1990. Orang Depok atau orang yang sudah lama tinggal di Depok, akan mengiyakan cerita tersebut. Kenapa Depok sampai disebut tempat jin buang anak? Begitu seramkah Depok di masa lalu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang disebut Depok dulunya adalah Depok Lama, yang sekarang adalah salah satu kelurahan di kecamatan Pancoran Mas, kota Depok. Bagaimana ceritanya Depok yang dulu sepi dan menjadi tempat jin buang anak berubah menjadi kota yang ramai dan tak pernah lepas dari kemacetan? Berikut adalah sejarah kota Depok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir abad ke-17, tepatnya tanggal 18 Mei 1696, atau 13 Maret 1675 (ada dua versi), Cornelis Chastelein, seorang saudagar Belanda eks VOC membeli tanah di beberapa tempat, salah satunya adalah di Depok. Tanah Depok di beli dengan harga 700 ringgit, dengan status tanah partikelir atau terlepas dari kekuasaan pemerintah Hindia Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memelihara tanah yang begitu luas dan subur tersebut diperlukan tenaga kerja. Chastelein mendatangkan pekerja-pekerja yang berjumlah kurang lebih 150 orang dari berbagai daerah seperti dari Sulawesi, Kalimantan, Bali, Betawi, dan daerah lain. Para pekerja dan keturunannya sering disebut sebagai budak. Ada juga yang menyebut mereka dengan istilah Belanda Depok. Tentang sebutan budak, mereka tidak keberatan karena memang sejarah mengatakan demikian. Namun tentang sebutan Belanda Depok, mereka keberatan pasalnya tak mau dianggap antek Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itulah Cornelis Chastelein menjadi tuan tanah, yang kemudian menjadikan Depok memiliki pemerintahan sendiri. Pemerintah Belanda di Batavia menyetujui pemerintahan Chastelein ini, dan menjadikannya sebagai kepala negara Depok yang pertama.&lt;br /&gt;Daerah otonomi Chastelein ini dikenal dengan sebutan Het Gemeente Bestuur van Het Particuliere Land Depok. Sebelum meninggal pada tanggal 28 Juni 1714, Chastelein sudah mempersiapkan surat wasiat yang isinya memerdekakan seluruh pekerja beserta keluarganya. Ia juga mengajak pekerja-pekerja untuk menganut agama Kristen Protestan dan dan meminta setiap kepala keluarga untuk memakai nama-nama sebagai berikut; Jakob, Joseph, Jonathans, Leander, Laurens, Loen, Samuel, Soedira, Zadokh, Isakh, Tholense, Bacas. Jadilah nama-nama tersebut sebagai marga orang Depok (Lama) hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya surat wasiat Chastelien tersebut membuat berang gubernur jendral Belanda di Batavia. Gubernur tidak setuju kalau tanah-tamah itu diwariskannya kepada para pekerja. Maka dengan segera pemerintah Belanda mengirim utusan untuk membatalkan isi surat wasiat tersebut, dan mengubahnya menjadi tanah Depok yang diwariskan kepada anak Chastelein. Pengubahan surat wasiat itu cukup beralasan, sebab dalam undang-undang pemerintah kerajaan Belanda, tidak dibenarkan seorang Belanda mewariskan hartanya kepada orang lain, di luar orang Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, pemerintah Belanda masih mau bersikap luwes. Dibalik surat wasiat Chastelein disebutkan, bahwa para pekerja masih diijinkan menggarap tanah yang selama ini mereka kerjakan dengan status hak pakai. Secara hukum berarti para bekas pekerja berstatus penggarap sekaligus berhak menikmati sebagian hasil dari garapannya.Lama kelamaan hak pakai atas tanah tersebut berubah menjadi hak milik. Atau dikenal dengan Deelgerehtigen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para bekas pekerja itu merasakan hidup enak di masa pendudukan Hindia Belanda. Mereka bisa mengenyam pendidikan, bekerja di pemerintahan dan menjadi petani kaya dengan tanah yang luas. Namun nasib mereka berbalik saat Jepang menduduki Indonesia. Mereka mulai merasakan kesulitan hidup. Hal itu berlanjut hingga masa kemerdekaan.&lt;br /&gt;Pada tanggal 4 Agustus 1952, pemerintah Indonesia  mengeluarkan ganti rugi sebesar Rp. 229.261,26,-. Seluruh tanah partikelir Depok menjadi hak milik pemerintah RI, kecuali hak-hak eigendom dan beberapa bangunan  seperti Geraja, Sekolah, Pastoran, Balai pertemuan, dan Pemakaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal itu pula berdiri LCC (lembaga cornelis chastelein), sebuah organisasi sosial yang mengurus sekolah, pemakaman, dan kesejahteraan penduduk Depok Lama..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Polemik Asal Mula Nama Depok&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sejarawan Belanda yang menulis bahwa nama Depok berasal pada masa Cornelis Chastelein. Namun, H. Nawawi Napih, penduduk Depok yang sejak 1991 mengadakan penelitian membantah Depok baru dikenal sejak masa Cornelis Chastelein. Pendapat yang sama juga dikemukakan H Baharuddin Ibrahim dkk dalam buku 'Meluruskan Sejarah Depok'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argumen mereka adalah bahwa nama Depok sudah ada sebelum Chastelein membeli tanah Depok. Mereka mengutip cerita Abraham van Riebeeck ketika pada 1703, 1704, dan 1709 selaku inspektur jenderal VOC mengadakan ekspedisi menelusuri sungai Ciliwung. Melalui rute: Benteng (Batavia) - Cililitan - Tanjung (Tanjung Barat) - Seringsing (Serengseng) - Pondok Cina - DEPOK - Pondok Pucung (Terong). &lt;br /&gt;Meski demikian masih ada perbedaan pendapat antara H. Nawawi Napih dengan H. Baharuddin Ibrahim perihal asal mula kata Depok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut H. Nawawi Napih, yang mendapat keterangan berdasarkan cerita MW Bakas, salah seorang keturunan asli Depok yang mengatakan, waktu perang antara Pajajaran dengan Banten-Cirebon (Islam) tentara Pajajaran membangun padepokan untuk melatih para prajuritnya dalam mempertahankan kerajaan. Padepokan ini dibangun dekat Sungai Ciliwung. Terletak antara pusat kerajaan Pajajaran (Bogor) dan Sunda Kelapa (Jakarta). Dari asal kata padepokan itulah kemungkinan nama Depok berasal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argumen yang menguatkan pendapat tersebut yaitu adanya nama-nama kampung  di Depok yang menggunakan bahasa Sunda. Nama kampung tersebut seperti Parung Blimbing (di Depok Lama) di selatan, Parung Malela di utara dan Kampung Parung Serab di sebelah timur seberang Ciliwung berhadapan dengan Parung Belimbing. Kampung-kampung tersebut terletak di tepi kali Ciliwung. Di saat terjadi peperangang, kampung-kampung tersebut dijadikan basis pertahanan tentara Pajajaran terhadap kemungkinan serangan Cirebon dan Banten ke pusat pemerintahan di Bogor melalui Kali Ciliwung. Kemungkinan yang lain, kampung tersebut dijadikan sebagai basis pertahanan untuk menyerang Sunda Kelapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi yang lain diungkapkan  menurut ''Sejarah Singkat Kota Depok'' dinyatakan antara Perumnas Depok I dan Depok Utara terdapat tempat yang disebut Kramat Beji. Di sekitarnya terdapat 7 buah sumur berdiameter satu meter. Di sekitar sumur tersebut, ada beberapa pohon beringin yang besar dan rindang. Di bawah pohon beringin itu, terdapat sebuah bangunan kecil yang selalu terkunci. Di dalam bangunan yang masih dapat kita jumpai terdapat banyak sekali senjata kuno, seperti keris, tombak dan golok. Menurut keterangan di Kramat Beji, dulu sering diadakan pertemuan antara Banten dan Cirebon. Jadi senjata-senjata ini peninggalan tentara Banten waktu melawan VOC. Ditempat semacam ini biasanya diadakan latihan bela diri dan pendidikan agama yang sering disebut Padepokan. Dari sinilah, nama Depok kemungkinan besar berasal yakni dari kata Padepokan yang terletak di Kramat Beji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui bukunya yang berjudul ''Meluruskan Sejarah Depok'', H Baharuddin Ibrahim dkk membantah bahwa nama Depok berasal dari masa kerajaan Pajajaran. Alasannya, nama Depok di masa Pajajaran belum ditemukan, baik dalam naskah lama yang ditulis para penulis Portugis, maupun dalam cerita yang mengisahkan raja-raja Pajajaran. Menurutnya, padepokan baru dikenal setelah masa Islam. Karena untuk tempat yang sama di masa Hindu, orang menyebutnya sebagai Mandala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi mana yang benar? Sangat menarik untuk diperbincangkan dan masih perlu penelusuran lebihh lanjut.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Referensi: &lt;br /&gt;1. www.depok.go.id&lt;br /&gt;2. http://ikatila.wordpress.com&lt;br /&gt;3. http://Softoh-jamaah.blogspot.com&lt;br /&gt;4. id.wikipedia.org/wiki/Kota_Depok&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-4151909114584238658?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/4151909114584238658/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=4151909114584238658' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/4151909114584238658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/4151909114584238658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2009/11/depok-tempat-jin-buang-anak-depok.html' title=''/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SwIp-kVDLiI/AAAAAAAAABY/df0w3IjPeiI/s72-c/Depok-Jam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-8631742322731682991</id><published>2009-07-25T01:31:00.000-07:00</published><updated>2009-07-25T01:41:14.191-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;Totalitas Bekerja, antara Periuk Nasi dan Penghargaan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Bagi sekolah swasta, Pendaftaran Siswa Baru (PSB) adalah salah satu kegiatan yang sangat penting. Oleh karena itu, setiap menjelang tahun ajaran baru tiba, setiap sekolah swasta telah mempersiapkan diri guna menjaring calon siswa baru. Kepanitiaan PSB dibentuk, agenda kegiatan pun direncanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang staf Tata Usaha, saya hampir selalu menjadi salah satu anggota panitia PSB. Seringkali saya ditempatkan di garda terdepan yakni di bagian pendaftaran. Di masa-masa awal, saya sempat grogi, gemetaran dan stres. Pasalnya, saya harus menghadapi dan menjawab berbagai pertanyaan dari calon orang tua siswa. Apalagi saya bertugas untuk menerima pendaftaran tingkat TK, SD, dan SMP. Praktis saya harus menguasai seluk beluk tentang TK, SD, dan SMP. Paling tidak, saya harus mengetahui tentang kurikulum, sistem pembelajaran, fasilitas, dan SDM atau guru-guru di tiga unit sekolah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suka, duka, malu, bangga, pahit, getir, manis dan asam saya alami serta rasakan dalam menjalani tugas tersebut. Jika saya bisa menjawab berbagai pertanyaan dari calon orang tua siswa dengan lancar dan bisa meyakinkan mereka untuk jadi mendaftar, tentu saya merasa senang. Namun jika tidak mampu menjawab pertanyaan dan tidak bisa meyakinkan bahkan mengecewakan mereka, betapa malu dan sedihnya saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, ada pengalaman lain yang saya alami selama menjalani tugas sebagai panitia PSB. Ini soal motivasi anggota panitia PSB. Di tahun 2007 lalu, beberapa orang tepatnya sebagian besar anggota panitia tidak ”bergairah” bahkan tak mau menjalankan tugasnya. Alasan mereka adalah, ”Kalau kita bekerja keras dan PSB sukses, nanti keenakan ketuanya. Yang bekerja keras kita, yang dapat nama ketuanya” demikian alasan mereka. Mereka beralasan begitu karena secara kebetulan yang menjadi ketua PSB adalah orang yang tidak mereka sukai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar alasan mereka, saya hanya manggut-manggut saja. Berbagai pelajaran dan pengalaman yang telah saya dapatkan membuat saya tidak sependapat dengan mereka. Meski tidak sependapat, saya tak berani mengatakannya. Saya menyadari posisi saya sebagai bawahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum bekerja di tempat yang sekarang yakni di Sekolah Islam Al Syukro Ciputat, saya pernah bekerja di sebuah sekolah swasta di Depok, yakni di SMP-SMA Bintara Depok. Di sana saya bekerja selama 11 (sebelas) tahun. Di sekolah tersebut, saya mempunyai dua orang ”guru besar” yang akhirnya sangat mempengaruhi semangat dan cara kerja saya di kemudian hari. Pertama, Ketua Yayasan (Ibu Siti Nurul, SE), dan yang kedua adalah Kepala Sekolah (Bapak Drs. H. SK. Wastaatmadja). Keduanya mengajarkan semangat juang yang tinggi dalam bekerja. Mereka juga mengajarkan kepada saya bahwa dalam bekerja jangan asal bekerja, jangan sekedar melaksanakan kewajiban. Tetapi, bekerjalah dengan penuh kesungguhan untuk meraih hasil kerja yang maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah kesempatan, mereka pernah mengingatkan kepada guru dan karyawan bahwa nasib kita, periuk nasi kita, sangat tergantung dari ada tidaknya, sedikit banyaknya siswa yang mendaftar. Jika banyak siswa yang mendaftar, untuk sementara amanlah nasib kita, amanlah periuk nasi kita. Namun jika sedikit siswa yang mendaftar, maka adalah tanda-tanda bahwa dapur kita bisa jadi tidak akan ngebul lagi di masa mendatang. Oleh karena itu, sebagai guru dan karyawan sekolah swasta kita harus bekerja sama bahu-membahu untuk mensukseskan kegiatan pendaftaran siswa baru. Betul, rizki Allah yang mengatur, tetapi apakah rizki itu turun begitu saja dari langit? Tentu kita harus bekerja keras untuk meraih rizki yang telah Allah tentukan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran dan pengalaman itulah yang membuat saya tetap terjaga dalam motivasi yang tinggi diantara apatisme rekan-rekan lainnya. Saya sadar betul bahwa maju mundur sekolah swasta sangat tergantung dari banyak tidaknya siswa yang mendaftar. Untuk itulah saya berupaya dan bekerja semaksimal mungkin untuk mensukseskan kegiatan PSB. Saya berusaha membantu, melayani, dan meyakinkan para pendaftar. Lebih dari itu, saya taburkan ”bumbu-bumbu” dan jurus-jurus rayuan agar mereka tertarik dan jadi mendaftar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bekerja dengan penuh totalitas. Saya melaksanakan semua tugas itu dengan senang dan riang gembira (meminjam istilah Pak Ersis Warmansyah Abas, penulis buku Menulis itu Mudah). Soal siapa yang akan dapat nama, itu penting tidak penting. Menurut saya lebih penting periuk nasi tetap bergoyang dibanding soal nama baik atau penghargaan. Jauh lebih penting lagi, saya bersyukur karena telah mampu berbuat kebaikan. Melayani orang tua siswa yang sedang mencari sekolah untuk anaknya itu kebaikan. Memungkinkan sekolah bisa memperoleh siswa yang banyak itu juga kebaikan. Menurut Pak Mario Teguh, salah seorang konsultan bisnis dan motivator Indonesia, hadiah dari kebaikan adalah kebaikan itu sendiri. Jadi, dalam totalitas saya bekerja, saya temukan dan dapatkan kebaikan terselip diantara periuk nasi dan nama baik atau penghargaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Salam Super,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-8631742322731682991?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/8631742322731682991/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=8631742322731682991' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/8631742322731682991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/8631742322731682991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2009/07/totalitas-bekerja-antara-periuk-nasi.html' title=''/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-9206410169442692408</id><published>2008-12-13T23:01:00.000-08:00</published><updated>2008-12-13T23:13:14.560-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SUSx3Mke43I/AAAAAAAAAAY/ifvK03WDRVQ/s1600-h/Stress.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SUSx3Mke43I/AAAAAAAAAAY/ifvK03WDRVQ/s320/Stress.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279540225010230130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Tips Mengatasi Stres&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Sudaryo (40 tahun), Satpam PT. Rajabrana, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Senin (14/7). Korban diduga bunuh diri karena menanggung beban hidup setelah dua bulan dia belum menerima gaji dari PT. Rajabrana yang mengalami pailit”. Demikian berita yang dimuat harian Republika tanggal 15 Juli 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan ini, kasus bunuh diri memang makin marak terjadi. Tak dapat dipungkiri bahwa hidup di zaman sekarang memang semakin sulit. Kesulitan ekonomi, terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), terlilit hutang, tersandung masalah keluarga, terkena penyakit yang tak kunjung sembuh, dan sebagainya. Persoalan-persoalan hidup seperti itu yang membuat banyak orang mengalami stres. Jika orang yang mengalami stres tidak segera menemukan jalan keluar, maka bunuh diri menjadi satu-satunya pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih segar dalam ingatan kita, sebuah peristiwa yang sangat mengenaskan terjadi di awal Maret 2007 di Malang. Seorang Ibu yang karena kesulitan ekonomi, tega meracuni keempat anaknya dengan potasium, zat yang biasa dipakai untuk meracuni ikan. Setelah memastikan bahwa keempat anaknya telah tertidur untuk selamanya, dia menyusul dengan menenggak racun yang sama. Lima nyawa pun melayang sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stres ibarat bom waktu, sewaktu-waktu bisa meledak seiring meningkatnya tekanan hidup yang dialami. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengurangi stress sehingga tidak sampai meledak. Berikut tips-tips yang bisa dilakukan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Lakukan Aktivitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan melamun dan mengurung diri di rumah. Lakukanlah aktivitas positif yang menyenangkan. Mengikuti kegiatan sosial yang ada di lingkungan tempat tinggal atau pun di kantor. Seperti bakti sosial, pengajian, arisan, dan lain sebagainya. Anda juga bisa ikut bergabung dengan komunitas-komunitas yang sekarang banyak bermunculan. Ada komunitas pecinta kuliner, ada komunitas pecinta sejarah, ada komunitas pecinta grup musik legendaris, ada komunitas sosial yang aktif membantu anak jalanan dan tidak mampu, ada komunitas pecinta sepeda, dan masih banyak lagi. Anda bisa bergabung dengan komunitas yang sesuai dengan hobi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bersikap Terbuka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pendam persoalan yang Anda hadapi sendirian. Ceritakanlah kepada orang terdekat yang bisa Anda percaya. Orang tua, adik, kakak, teman, atau siapa saja yang Anda anggap bisa dipercaya. Jika tak seorang pun yang bisa Anda percaya, maka ceritakanlah melalui tulisan. Dengan menuliskannya, Anda mengurangi beban yang harus Anda tanggung. Paulo Coelho, penulis asal Brasil dalam salah satu novelnya The Al Chemist menyarankan agar kita menuliskan segala kesedihan atau perasaan yang mengganggu dalam selembar kertas dan melarungkannya ke sungai. Dengan begitu, kesedihan dan kekuatiran akan segera hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berpikir positif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa bilang kalau Anda orang yang malang? Siapa bilang kalau Anda orang yang lemah dan tidak berguna? Tidak. Itu sama sekali tidak benar. Tuhan Maha Adil dan Maha Bijaksana. Semua cintaan-Nya mempunyai peran dan fungsinya masing-masing. Termasuk makhluk yang kecil sekalipun. Bakteri pengurai yang tak bias dilihat mata kita saja memiliki peran yang sangat penting. Bayangkan kalau tidak ada bakteri pengurai, mungkin dunia ini sudah tertutup oleh sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai manusia, Anda jauh lebih sempurna dibandingkan makhluk-makhluk yang lain. Tuhan tentu menciptakan Anda dengan fungsi dan peran yang telah ditentukan. Banyak orang yang membutuhkan kehadiran Anda. Orang tua, kakak, adik, anak, saudara, teman, mereka semua membutuhkan Anda. Ingat, dunia membutuhkan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Sadari bahwa Anda tidak sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan menyangka bahwa hanya Anda yang sedang merasakan penderitaan saat ini. Jika Anda sedang patah hati, ketahuilah bahwa banyak orang yang mengalami nasib yang sama dengan Anda. Jika Anda habis kena PHK, kesulitan ekonomi, atau terbelit masalah keluarga, ketahulah pula bahwa di berbagai sudut kota di belahan dunia, banyak orang mengalami hal yang sama. Sadarilah bahwa bukan hanya Anda yang mengalami penderitaan akibat beban hidup yang berat. Ingat, Anda tidak sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Berolahraga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berolahraga secara teratur dapat membantu meningkatkan produksi hormon beta-endrophine, hormon yang dapat mengontrol stres. Pilihlah olahraga yang mudah dan murah untuk dilakukan. Lari pagi, bersepeda, sepakbola, futsal, volly, basket, bulutangkis, atau bahkan sekadar jalan kaki. Pilih dan lakukanlah olah raga yang memungkinkan secara teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Menangislah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangis diyakini dapat mengurangi stres dan membuat kondisi badan menjadi lebih enak. Menangislah dikala sendirian di kamar. Atau mengangislah saat berdoa usai sholat, lebih-lebih sholat tahajud. Menangis dan mengadulah kepada Sang Pencipta. Tumpahkanlah segala persoalah yang sedang Anda hadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Tertawalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara klinis, humor dapat digunakan untuk mengatasi rasa stres. Beberapa waktu lalu, sebuah yayasan mengadakan senam tertawa yang diikuti oleh ribuan orang di Jakarta. Jika tidak memungkinkan untuk ikut senam seperti itu, Anda tak perlu khawatir. Saat ini banyak tayangan-tayangan televisi yang lucu-lucu. Ada Tawa Sutra dan Santai Bareng Yuk (ANTV), Democrazy (Metro TV), Negeri Impian (TV One), dan masih banyak lagi. Anda tinggal pilih yang sesuai dengan selera Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Anda pasti Bisa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan keluar pasti ada. Surat Al Baqarah ayat 286, ”Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya”. Yakinlah bahwa Allah tidak memberi ujian dan cobaan kepada Anda yang melebihi dari kemampuan Anda. Jadi, sesungguhnya Anda memiliki kemampuan yang lebih besar dari cobaan dan ujian itu sendiri. Yakinlah bahwa Anda memiliki kekuatan. Jika Anda merasa tidak memiliki kekuatan dan merasa tak mampu mengatasi persoalan, mintalah pada Yang Maha Kuat, Allah. Tetaplah berusaha untuk mengatasi persoalan hidupJ sambil bersabar dan berserah diri pada Allah. Jika sudah demikian, maka apa pun persoalan yang Anda hadapi, Anda pasti bisa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai sumber&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-9206410169442692408?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/9206410169442692408/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=9206410169442692408' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/9206410169442692408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/9206410169442692408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2008/12/tips-mengatasi-stres-sudaryo-40-tahun.html' title=''/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SUSx3Mke43I/AAAAAAAAAAY/ifvK03WDRVQ/s72-c/Stress.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-2637187986013160925</id><published>2007-03-17T21:43:00.000-07:00</published><updated>2007-03-17T21:48:38.936-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Mengatasi Rasa Jenuh&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Melakukan hal-hal yang sama setiap hari dan selalu berulang-ulang tentu lama kelamaan akan membuat kita bosan dan jenuh. Rutinitas memang sering kali membuat orang merasa jenuh. Tetapi kalau yang kita lakukan itu memang sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita, ya tidak ada cara lain kecuali kitan harus melaksanakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, bagaimana caranya agar rutinitas itu tidak sampai membuat kita jenuh?&lt;br /&gt;Beberapa tips berikut bisa dicoba untuk mengatasi rasa jenuh;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Bersyukur&lt;br /&gt;Apapun jabatan kita, apa pun kerjaan kita dan berapa pun gaji yang kita terima saat ini, bersyukurlah. Ingat, kita masih lebih beruntung dibandingkan dengan sepuluh juta lebih orang yang masih menganggur di luar sana. Rasa syukur akan meningkatkan semangat untuk melaksanakan tugas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    Nikmati&lt;br /&gt;Mungkin Anda pernah naik angkot dan menyaksikan sang sopir sedang menyetir sambil menyeruput kopi yang dibungkus plastik, terkadang juga sambil mendengarkan musik. Yang mereka lakukan sama setiap hari, tetapi mereka sangat menikmatinya. Anda bisa mengambil contoh dari peristiwa tadi.&lt;br /&gt;Anda bisa mengerjakan tugas-tugas kantor sambil minum kopi, teh hangat atau pun jus kesukaan Anda, sambil mendengarkan musik. Tentu ini harus disesuaikan dengan aturan yang ada di kantor, karena tiap kantor memiliki aturan masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.    Berubah&lt;br /&gt;Ada banyak hal yang bisa Anda ubah untuk menghindari kejenuhan. Misalnya, jika dari rumah menuju kantor ada lebih dari satu jalan, cobalah sekali-kali Anda melewati jalan yang lain dari yang biasa Anda lalui.&lt;br /&gt;Jika Anda bekerja di dalam ruangan, Anda bisa mengubah tata ruangan, posisi meja, lemari, dan lain sebagainya. Masih banyak hal-hal yang bisa anda ubah seperti sesederhana mengubah merek ball pen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tips sederhana tadi, mudah-mudahan bisa mengatasi kejenuhan, dan Anda akan bisa lebih semangat melaksanakan tugas sehari-hari, semoga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Dari berbagai sumber&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-2637187986013160925?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/2637187986013160925/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=2637187986013160925' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/2637187986013160925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/2637187986013160925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2007/03/mengatasi-rasa-jenuh-melakukan-hal-hal.html' title=''/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-115958369392357462</id><published>2006-09-29T19:05:00.000-07:00</published><updated>2006-09-29T19:34:55.093-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff6600;"&gt;Beradaptasi di Tempat Kerja&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Dalam menjalani keseharian di dunia kerja, Anda akan bertemu dengan beragam tipe orang. Dari yang menyenangkan sampai yang menyebalkan bahkan menjengkelkan. Dari yang pendiam sampai yang bawel, dari Mr. Helper sampai Mr. Cuek dari Ms. Smart sampai Mrs. Gosip, dan beragam tipe lainnya. Agar Anda sukses dalam karir dan bisa melaksanakan pekerjaan dengan lancar, Anda harus tahu bagaimana caranya menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja. Apa pun tipe rekan kerja Anda, Anda harus bisa bergaul dengan mereka. Jika Anda bisa bergaul secara baik dengan mereka, maka jalur karir Anda akan lancar dan aman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Inilah hal-hal yang perlu Anda ketahui dan jalankan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;1. Jika Anda adalah karyawan baru, maka luangkan waktu untuk mengamati lingkungan dan orang-orang yang ada di sana. Banyak-banyaklah melihat dan mendengar dari berbagai lapisan dan sudut yang ada di perusahaan tersebut. Jangan terlalu banyak bicara dulu. Ingat, Tuhan menciptakan manusia dengan dua mata, dua telinga dan hanya satu mulut. Apalagi Anda sebagai orang baru yang masih harus banyak belajar dan menyesuaikan diri dengan pekerjaan dan lingkungan kerja yang baru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;2. Sebagai karyawan, Anda harus mematuhi pedoman dan peraturan kerja perusahaan. Terkecuali jika ada kebijakan perusahaan yang menurut Anda tidak sesuai dengan keinginan, Anda bisa menanyakan kepada pihak perusahaan. Namun, jika memang sudah demikian adanya dan Anda merasa tidak nyaman, Anda bisa memikirkan dan mempertimbangkan kembali keberadaan Anda di perusahaan tersebut. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;3. Hati-hatilah dalam berbicara. Pembicaraan dengan rekan kerja sebaiknya yang ada kaitannya dengan pekerjaan Anda. Hindari pembicaraan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kebijakan-kebijakan perusahaan jika memang itu tidak ada kaitannya dengan tugas Anda. Mungkin rekan kerja Anda akan mengajak untuk bergosip. Jika demikian, sebaiknya Anda cukup hanya mendengarkan saja, tidak usah menanggapi dan mengomentari. Hindari Anda untuk ikut bergosip.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;4. Jadilah orang yang disukai dan menyenangkan bagi rekan kerja. Caranya, bantulah rekan kerja yang sedang mengalami kesibukan dengan iklhas. Jika Anda bisa melakukan hal tersebut, reputasi Anda akan meningkat dan Anda akan disukai rekan kerja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;5. Hindari terlalu akrab dengan rekan kerja yang kerap membuat masalah atau orang-orang yang tidak disukai oleh bos. Disadari atau tidak, Anda akan terbawa ke dalam persoalan dan akan mendapat perhatian dari pihak perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;6. Jujurlah dalam melaksanakan kerja dan dalam kesepakatan-kesepakatan yang dibuat baik dengan rekan kerja atau pihak-pihak lain. Pepatah mengatakan, "Sekali lancung, seumur hidup orang tidak percaya". Maka dari itu, sedari awal jujurlah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;7. Mengatasi masalah dengan cara arif dan bijaksana. Dalam dunia kerja, krisis atau masalah itu hal yang biasa terjadi. Masalah dengan rekan kerja atau dengan atasan, harus diatasi dengan tenang dan penuh rasa hormat. Ingat Anda bekerja di kantor atau perusahaan, bukan di pasar atau di tempat parkir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Semoga bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Sumber : Republika.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-115958369392357462?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/115958369392357462/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=115958369392357462' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/115958369392357462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/115958369392357462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2006/09/beradaptasi-di-tempat-kerja-dalam.html' title=''/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-115925119027108841</id><published>2006-09-25T22:39:00.000-07:00</published><updated>2006-09-25T23:13:10.790-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Minggu Pertama di Kantor&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan orang menganggap bahwa jika kita telah diterima untuk bekerja di sebuah perusahaan, kita tidak memerlukan lagi strategi alias tinggal kerja saja. Tidak demikian adanya. Sebagaimana yang pernah diungkapkan oleh Bapak Anthoni Dio Marthin, seorang pakar SDM. Beliau mengungkapkan bahwa banyak eksekutif puncak mengatakan, apa yang dilakukan oleh karyawan baru pada minggu pertama sudah cukup menggambarkan apakah orang tersebut adalah orang yang tepat atau tidak. Artinya, sebagai karyawan baru perlu menyiapkan strategi untuk menghadapi minggu pertama di kantor. Hal ini tentunya sangat diperlukan demi karir kita agar bisa berhasil sesuai dengan harapan. Strategi apa saja yang perlu dipersiapkan? Berikut adalah gambaran tentang apa saja yang perlu dilakukan di minggu pertama kerja.&lt;br /&gt;1. Mengenal Rekan Kerja&lt;br /&gt;Anda tidak mungkin kerja sendiri bukan? Nah untuk itulah ANda perlu mengenal rekan-rekan kerja. Biasanya pihak HRD atau personalia  akan membawa Anda berkeliling untuk diperkenalkan ke seluruh karyawan. Dalam tahap ini, Anda harus tunjukkan sikap pribadi yang positif seperti ramah, terbuka, ceria dan optimis. Jangan lupa, hafalkan wajah rekan kerja Anda. Jangan sampai ANda salah memanggil nama orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mengetahui Tugas Kerja Anda&lt;br /&gt;Biasanya pihak personalia akan memberitahukan tugas kerja Anda. Namun, seandainya pihak personalia belum memberitahu Anda, tidak ada salahnya Anda berinisiatif menanyakan kepada pihak personalia. Jangan sampai terjadi, setelah proses pengenalan selesai, Anda terlihat bingung karena tidak tahu apa yang harus dikerjakan. Di sini akan terlihat, apakah Anda tipe orang yang kreatif, penuh inisiatif cekatan atau tipe orang yang lamban dan hanya menunggu perintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mengetahui Tugas Rekan Kerja&lt;br /&gt;Kebanyakan karyawan baru, hanya berkonsentrasi pada pekerjaannya. Padahal, ada baiknya mengetahui apa pekerjaan rekan kerja terutama yang ada kaitannya dengan pekerjaan Anda. Dengan demikian, kita bisa mengetahui kepada siapa bisa meminta saran, bantuan atau pertimbangan pada saat dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mengenal Budaya Perusahaan&lt;br /&gt;Anda perlu mengenal budaya perusahaan yang ada dilingkungan perusahaan tersebut untuk kemudian ikutilah. Mungkin Anda bisa mengatakan bahwa budaya tersebut tidak sesuai dengan pribadi Anda. Anda berkeinginan merubah budaya perusahaan tersebut. Namun demikian perlu Anda ingat, sebagai karyawan baru sebaiknya ikuti saja dulu. Jika ingin mengubahnya, ubahlah dengan perlahan-lahan tanpa orang mengetahuinya. Dan ini adalah masalah yang tidak mudah karena Anda harus mengubah kebiasaan banyak orang. Akan tetapi bukan hal yang mustahil, caranya, mulailah dari diri sendiri sebagaimana saran AA Gym.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jadilah Pribadi yang Effektif&lt;br /&gt;Ada resep cespleng dan berlaku universal di manapun Anda bekerja. Resep tersebut sebagaimana dikemukakan oleh Bapak Mario Teguh, seorang konsultan bisnis terkemuka di Indonesia. Beliau mengatakan: Kepandaian untuk diterima, disukai dan dipercaya oleh orang lain adalah pemungkin bagi keberhasilan pribadi kita. Tanpanya, kita hanya akan menjadi orang yang hebat untuk diri sendiri, padahal tidak ada orang yang berhasil sendirian tanpa bantuan orang lain. Jadi, dimana pun Anda bekerja, langkah awal sebagai karyawan baru adalah berusahalah untuk bisa Diterima, Disukai dan Dipercaya. Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;Dari berbagai sumber&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-115925119027108841?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/115925119027108841/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=115925119027108841' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/115925119027108841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/115925119027108841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2006/09/minggu-pertama-di-kantor-kebanyakan.html' title=''/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-115814420715126732</id><published>2006-09-13T03:11:00.000-07:00</published><updated>2006-09-13T03:43:27.166-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;Bekal Menghadapi Wawancara&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ketika panggilan untuk wawancara datang, maka rasa senang dan cemas akan datang bersamaan. Senang karena peluang untuk segera memperoleh pekerjaan mulai terbuka, cemas karena tidak tahu bagaimana saat menghadapi wawancara nanti.  Sebenarnya Anda tidak perlu cemas, yang penting Anda harus mempersiapkan diri menghadapi wawancara nanti. Hal-hal yang perlu dipersiapkan antara lain :&lt;br /&gt;1. Mencari Informasi Seputar Perusahaan&lt;br /&gt;Mencari tentang perusahaan di mana Anda melamar sangat penting artinya bagi  Anda. Selain akan membantu ANda dalam menjawab pertanyaan pada saat wawancara, sekaligus untuk meyakinkan bahwa Anda tidak salah memilih perusahaan tersebut. Perihal perusahaan yang perlu Anda tahu adalah;&lt;br /&gt;a. Seberapa besar perusahaan tersebut.&lt;br /&gt;b. Berapa lama perusahaan  berada  di bisnis tersebut&lt;br /&gt;c. Status perusahaan, publik atau swasta ?&lt;br /&gt;d. Apakah perusahaan merupakan bisnis keluarga ?&lt;br /&gt;e. Standar gaji karyawan di perusahaan tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Persiapan Penampilan&lt;br /&gt;Bicara masalah penampilan, kita bicara tentang kesan pertama. Kesan pertama sangat mempengaruhi keputusan prerekrut. Bahkan seorang pewawancara bisa membuat keputusan diterima atau tidaknya pelamar dalam lima menit pertama. Penampilan mencerminkan kepribadian. Penampilan juga terkait level pekerjaan. Semakin tinggi level pekerjaan, semakin kritis penampilan dievaluasi. Aspek utama dari penampilan adalah pakaian. Oleh karena itu, gunakan pakaian yang rapi, pilih warna yang elegan dan sesuaikan dengan posisi serta perusahaan yang Anda lamar. Termasuk dalam aspek penampilan adalah potongan rambut, pilih potongan rambut yang sesuai dengan kepribadian Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bahasa Tubuh&lt;br /&gt;Ketika pertama kali bertemu perekrut, usahakan bahasa tubuh Anda memperlihatkan bahwa Anda antusias dan berenergi. Hal tersebut dapat dimulai dengan kontak mata dan jabatan tangan yang hangat, untuk hal ini Anda bisa melakukan latihan. Aspek bahasa tubuh lainnya yang perlu diperhatikan adalah sikap duduk dan ekspresi. Sikap duduk Anda sebaiknya menyesuaikan dengan sikap duduk pewawancara. Namun jika pewawancara merubah sikap duduknya menjadi agak santai, usahakan Anda tetap serius, jangan kelihatan Anda santai. Kemudian ekspresi. Tunjukan ekspresi positif ketika wawancara seperti gembira, percaya diri dan bersemangat. Sebaliknya hindari ekspresi negatif seperti kurang percaya diri, takut, cemas, sendu, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Menjawab Pertanyaan&lt;br /&gt;Hal pertama yang harus dimiliki adalah bahwa posisi Anda dan perusahaan sama tinggi. Dengan demikian Anda akan memiliki percaya diri yang cukup sehingga akan memperlancar Anda dalam menjawab pertanyaan. Pilih kata-katanya, sampaikan secara sistematis dan mengalir. Sebagai bekal utama dalam menjawab pertanyaan, tentunya Anda harus banyak belajar cara dengan membaca hal-hal yang berkaitan dengan kompetensi dan pekerjaan yang Anda lamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Negosiasi Gaji&lt;br /&gt;Negosiasi gaji ini ada etikanya. Jangan pernah masuk ke perbincangan masalah gaji, jika pewawancara belum menanyakan. Apabila pewawancara sudah menanyakan, berhati-hatilah dalam menjawab. Jika Pewawancar menanyakan berapa gaji yang Anda inginkan ? Mungkin jawaban yang paling aman adalah  sesuai dengan standar di perusahaan ini. Namun jika pewawancara menginginkan Anda menyebutkan nominalnya, maka sebutkanlah sesuai dengan yang Anda inginkan tentunya harus mengingat langkah &lt;em&gt;1&lt;/em&gt; point &lt;em&gt;e&lt;/em&gt; sebagaimana tersebut di atas.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;Dari berbagai sumber&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;Badiyo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-115814420715126732?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/115814420715126732/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=115814420715126732' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/115814420715126732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/115814420715126732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2006/09/bekal-menghadapi-wawancara-ketika.html' title=''/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-115745356355952354</id><published>2006-09-05T03:23:00.001-07:00</published><updated>2006-09-05T03:52:45.516-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Sebagai lanjutan tulisan terdahulu di mana telah dibahas contoh surat lamaran dan juga tips mengirimkan surat lamaran, maka kali ini saya tuliskan contoh daftar riwayat hidup. Seperti halnya dengan surat lamaran, daftar riwayat hidup ini juga tidak ada yang baku, sehingga Anda bisa membuat daftar riwayat hidup sesuai dengan kebutuhan, yang penting berpatokan pada daftar riwayat hidup yang standar atau umum sering digunakan oleh para pelamar. Berikut contoh daftar riwayat hidup :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;DAFTAR RIWAYAT HIDUP&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Foto diri&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DATA PRIBADI&lt;br /&gt;Nama                               : Elsa Rosidah&lt;br /&gt;Jenis Kelamin                 : Perempuan&lt;br /&gt;Tempat/Tanggal Lahir : Jakarta, 1 Juni 1982&lt;br /&gt;Alamat                             : Jl. Sengon III No. 100 Depok&lt;br /&gt;Status                              : Belum menikah&lt;br /&gt;Telp/HP                          : 775xxxx/0817xxxxxxxx&lt;br /&gt;Email                               : &lt;a href="mailto:lsa@yahoo.com"&gt;lsa@yahoo.com&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENDIDIKAN FORMAL&lt;br /&gt;1999 - 2003                   : Universitas Nusantara, Fakultas Sastra India, dengan IP 3,00&lt;br /&gt;1996 - 1999                    : Sekolah Menengah Umum Bimantara Depok&lt;br /&gt;1993 - 1996                    : Sekolah Menengah Pertama tujuh-tujuh Depok&lt;br /&gt;1987 - 1993                    : Sekolah Dasar Negeri Teratai 12, Depok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENDIDIKAN NON FORMAL&lt;br /&gt;2003 : Seminar Business Market Expose 2000 diselenggarakan oleh Universitas Nusantara&lt;br /&gt;2002 : Kursus Komputer Microsoft Windows, di Tunas Nusa                  &lt;br /&gt;2001 : Kursus Bahasa Inggris, "General english" pada LIA Ciputat &lt;br /&gt;dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PRESTASI YANG PERNAH DIRAIH&lt;br /&gt;1. Juara I Kompetisi Matematika Tingkat Kecamatan&lt;br /&gt;2. Juara II Kompetisi Bahasa Inggris&lt;br /&gt;3. Juara Mengarang Tingkat SMU&lt;br /&gt;4. dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGALAMAN KERJA&lt;br /&gt;1. Staf Marketing di Duta Business, Jakarta&lt;br /&gt;2. Editor Majalah "Langlang Buana"&lt;br /&gt;3. Mengajar Privat&lt;br /&gt;4. dst&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depok,   September 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elsa Rosidah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-115745356355952354?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/115745356355952354/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=115745356355952354' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/115745356355952354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/115745356355952354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2006/09/sebagai-lanjutan-tulisan-terdahulu-di.html' title=''/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-115650165217770038</id><published>2006-08-25T03:24:00.000-07:00</published><updated>2006-08-25T03:48:42.266-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Tips Mengirimkan Surat Lamaran Kerja&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut informasi di media, bahwa jumlah angka pengangguran saat ini kurang lebih 12 juta orang. Dengan demikian dapat dipastikan bahwa kompetisi untuk memperebutkan sebuah pekerjaan amatlah tinggi. Untuk menjadi pemenang, maka langkah pertama adalah pastikan bahwa surat lamaran kerja yang Anda kirim menonjol diantara surat lamaran kerja yang lain sehingga menarik recruiter untuk segera membuka dan membacanya. Ada sebuah fakta yang perlu Anda ketahui bahwa, "Sekitar 90 % dari total surat lamaran yang beredar di Indonesia bermasalah. Lebih parah lagi, 80 % surat lamaran bahkan tidak pernah dibuka dan dibaca oleh pihak HRD perusahaan recruiter". Fakta itu diungkapkan oleh motivator dunia kerja Indonesia, Adhi Harisman sebagaimana dimuat di Media Indonesia, 22 Juli 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kondisi semacam itu, maka para pelamar perlu trik-trik jitu untuk bisa menarik perhatian pihak recruiter. Berikut ini saya sampaikan tips-tips yang mungkin bisa membantu Anda.&lt;br /&gt;1. Berani Tampil Beda&lt;br /&gt;Saat ini umumnya surat lamaran beramplop coklat.  Untuk menarik perhatian, Anda boleh menggunakan amplop warna lain, yang penting pilihlah warna yang elegan, jangan norak. Kalaupun tetap menggunakan amplop coklat, usahakan amplop tersebut dalam kondisi bersih, rapih termasuk tulisan alamat tujuan maupun pengirim. Hindari mengirim surat lamaran kerja dengan kondisi amplop kotor, kusut dan tidak rapih.&lt;br /&gt;2. Tulis Alamat tujuan dengan benar dan tepat. Untuk ini, Anda harus memperhatikan iklan lowongan kerja tersebut. Atau jika Anda tahu ada lowongan dari teman atau saudara, maka tanyakan padanya, tentang kemana dan kepada siapa surat lamaran itu harus ditujukkan. Hal ini penting mengingat jika Anda kurang atau tidak tepat menuliskannya, Anda dianggap kurang serius dalam melamar pekerjaan tersebut.&lt;br /&gt;3. Ketiklah Surat Lamaran&lt;br /&gt;Jika tidak ada persyaratan khusus yang diminta oleh pihak recruiter, maka surat lamaran kerja sebaiknya diketik komputer. Selain lebih rapih dan mudah dibaca, hal ini juga memberikan tanda bahwa Anda tidak gaptek. Jika memang terpaksa ditulis tangan, tulislah dengan baik, rapih dan mudah dibaca sehingga tidak menyulitkan pihak recruiter. Hindari mengirimkan surat lamaran dengan ketikan atau tulisan yang acak-acakkan.&lt;br /&gt;4. Tulis Surat lamaran dalam 2 atau 3 paragraf yang cukup untuk menampung hal-hal yang esensial. Hindari menulis surat lamaran yang terlalu panjang atau terlalu pendek.&lt;br /&gt;5. Tulis alamat Anda dengan tepat dan benar.&lt;br /&gt;Sering kali terjadi pelamar menulis alamat yang kurang lengkap dan jelas. Barangkali karena yang bersangkutan pendatang atau sedang menumpang di rumah Saudara. Jika memang demikian, tanyakan kepada saudara tentang alamat lengkap dimana Anda sekarang tinggal. Jangan lupa pula mencantumkan nomor telepon yang bisa dihubungi. Usahakan lebih dari satu nomor telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian tips-tips dalam mengirimkan surat lamaran. Walaupun sekarang sudah ada media lain seperti email bahkan SMS, namun melamar pekerjaan dengan menggunakan surat masih bisa dilakukan. Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;disarikan dari berbagai sumber.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;Badiyo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-115650165217770038?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/115650165217770038/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=115650165217770038' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/115650165217770038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/115650165217770038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2006/08/tips-mengirimkan-surat-lamaran-kerja.html' title=''/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-115641431002211168</id><published>2006-08-24T03:06:00.000-07:00</published><updated>2006-08-25T03:23:45.706-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Surat Lamaran Kerja&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Surat adalah merupakan sarana komunikasi tertulis dari satu pihak kepada pihak lain. Surat lamaran kerja merupakan salah satu jenis surat dan dapat disimpulkan bahwa surat lamaran adalah surat yang dibuat oleh seseorang untuk melamar pekerjaan pada instansi tertentu, baik pekerjaan yang memang ditawarkan maupun tidak. Pekerjaan yang ditawarkan masuknya adalah lowongan kerja yang diiklankan baik di koran atau pun di media lain. Sementara pekerjaan yang tidak ditawarkan adalah pekerjaan yang memang tidak diklankan, tetapi pelamar tidak ada salahnya untuk menanyakan kemungkinan adanya lowongan. Mengingat alasan dan kondisi yang berbeda, maka dalam menulis kedua jenis surat lamaran di atas pun berbeda. Berikut adalah contoh format surat lamaran dimaksud;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;a. Berdasarkan adanya iklan lowongan&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Dessy Saptawati&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Jl. Duren-duren XVI No. 509 Depok 16432&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Telp. (021) 776 xxxx, HP. 0817xxxxxx&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;--------------------------------------------&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Depok, Agustus 2006&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepada Yth.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manajer Personalia&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PT. GLOBAL SEGERA DATANG&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jl. Tambora XXI No. 102 &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jakarta 12xxxx&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan hormat,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sehubungan dengan iklan lowongan kerja di Harian Ciliwung Post tanggal 1 Juli 2006, dengan ini saya mengajukan permohonan kerja di perusahaan Bapak&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya lulusan Universitas Guna Bangsa, jurusan Manajemen Informatika, lulus tahun 2005. Semasa kuliah saya bekerja part time di beberapa perusahaan. Dengan bekal latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja yang saya miliki, saya yakin bisa melaksanakan tugas yang akan Bapak berikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai kelengkapan lamaran, berikut saya lampirkan :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Foto copy Ijazah&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Daftar Riwayat Hidup&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Surat Pengalaman Kerja&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. Foto copy KTP&lt;/p&gt;&lt;p&gt;5. Pas Foto 4 x 6 dua lembar&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Demikian surat lamaran ini saya sampaikan. Atas perhatian dan kebijakan Bapak saya ucapkan terima kasih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hormat saya,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dessy Saptawati&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;b. Tanpa informasi &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Endah Sri Utami&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Jl. Rebung Raya - Depok 16421&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Telp. 7520xxxx, HP. 0817xxxxxxxx&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;-------------------------------------&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepada Yth.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Personalia&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PT. Beji Global Media&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jl. Mawar Raya No. 100&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jakarta&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan hormat,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui surat ini, saya bermaksud menanyakan kemungkinan adanya lowongan di perusahaan Bapak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya lulusan Universitas Nusantara, jurusan Sastra Swedia lulus tahun 2005. Saya pernah menjadi reporter dan editor di Majalah Fatamorgana dan sering menulis artikel maupun cerpen di beberapa surat kabar. Pekerjaan yang saya minati adalah sebagai Editor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bahan pelengkap lamaran, berikut saya lampirkan :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Foto copy Ijazah&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Daftar Riwayat Hidup&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Surat Pengalaman Kerja&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. Foto copy KTP&lt;/p&gt;&lt;p&gt;5. Pas Foto 4 x 6 sebanyak dua lembar&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Demikian surat lamaran ini saya sampaikan. Atas perhatian dan kebijakan Bapak, saya ucapkan terima kasih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hormat saya,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Endah Sri Utami&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Demikian contoh dua macan surat lamaran. Perlu diketahui bahwa tidak ada format surat lamaran yang baku, jadi Anda boleh berkreasi dalam menulis surat lamaran. Namun demikian, kreasi Anda tetap mengacu pada format standar atau umum dan sering dipakai banyak orang. Semoga bermanfaat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Disarikan dari berbagai sumber.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wassalaman,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Badiyo&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://badiyo.multiply.com"&gt;http://badiyo.multiply.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-115641431002211168?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/115641431002211168/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=115641431002211168' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/115641431002211168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/115641431002211168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2006/08/surat-lamaran-kerja-surat-adalah.html' title=''/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-115563915805562630</id><published>2006-08-15T03:25:00.000-07:00</published><updated>2006-08-15T03:52:38.073-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Tips Menghadapi Masa Pencarian Kerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sedikit orang mengalami stres bahkan frustasi dalam menghadapi masa pencarian kerja. Betapa tidak, setiap hari membaca lowongan kerja di koran, sudah tanya kesana-kemari bahkan puluhan surat lamaran sudah dikirim, namun panggilan tak kunjung tiba. Lho kok loyo? Stop! Jangan frustasi dan Anda tidak perlu stres. Bukan hanya Anda yang mengalami hal ini, oleh karena itu bersabarlah. Berikut tips-tips dalam menghadapi masa pencarian kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tetaplah Berfikir Positif&lt;br /&gt;Sebagai makhluk religius, Anda harus yakin bahwa Tuhan pasti  akan memberikan yang terbaik bagi Anda. Belum berhasilnya Anda memperoleh pekerjaan yang Anda cita-citakan, tentu karena Tuhan punya rencana dan maksud yang terbaik bagi Anda. Untuk itulah, berfikirlah positif. "Apapun yang terjadi, patut disyukuri" kata Bapak Andrie Wongso, salah seorang motivator Indonesia dalam bukunya "15 Wisdom Success".&lt;br /&gt;2. Sibuklah Selama Menunggu&lt;br /&gt;"Busy while waiting" kata Bapak Mario Teguh, seorang konsultan bisnis Indonesia. Sambil mencari atau menunggu panggilan kerja, banyak hal yang bisa Anda lakukan. Membaca buku yang berhubungan dengan kompetensi Anda, atau pengetahuan lain yang bisa menmabha wawasan Anda. Anda juga bisa magang kerja sementara untuk menambah ketrampilan, baik dengan atau pun tanpa honor. Kerja magang tanpa honor? Kenapat tidak!. Ingat, jangan bekerja hanya karena motivasi untuk mencari uang, tetapi juga untuk belajar, menambah keterampilan, dan juga mematangkan pribadi Anda.&lt;br /&gt;3. Bangunlah Jaringan&lt;br /&gt;Jalinlah jaringan pribadi Anda dengan cara bersilaturrahmi dengan saudara, teman, dan siapa saja yang Anda kenal. Di jaman serba mudah ini, bersilaturrahmi tidak harus berkunjung ke rumah, bisa telpon, sms, atau email. Memang akan lebih baik jika bisa datang langsung ke rumah, tetapi dengan memanfaatkan teknologi informasi tersebut tidak ada salahnya untuk dicoba. Informasikan kepada mereka bahwa Anda sedang mencari pekerjaan.&lt;br /&gt;4. Aktiflah, Jangan Pasif&lt;br /&gt;Dalam mencari lowongan kerja, jangan hanya menunggu adanya lowongan. Aktiflah mencari dan bertanya. Tidak ada salahnya Anda mengirim Surat Lamaran ke sebuah perusaha walaupun Anda tidak tahu ada atau tidak lowongan di perusahaan tersebut. Hanya saja dalam redaksi surat lamaran ada sedikit perbedaan dibanding surat lamaran yang ditujukan ke perusahaan karena sedang ada lowongan. Hal Ini harus Anda perhatikan. Tentang surat lamaran, akan dibahas dalam tulisan  yang akan datang. Anda juga bisa menelpon ke berbagai perusahaan untuk menanyakan informasi barangkali ada lowongan di perusahaan tersebut. Dalam hal ini, Anda harus berhati-hati. Bertanyalah dengan sopan dan seperlunya, jangan terlalu banyak bertanya, nanti Anda dicap cerewet.&lt;br /&gt;5. Persiapkan diri untuk Menghadapi Wawancara&lt;br /&gt;Anda tidak tahu kapan datang panggilan untuk wawancara. Yang penting, bersiaplah. Belajarlah untuk menghadapi pertanyaan yang bersifat umum agar dapat merespon dengan cepat kemauan pewawancara. Perluas wawasan Anda, kuasai pengetahuan umum dan tentunya pengetahuan khusus yang sesuai dengan kompetensi atau pekerjaan yang Anda lamar.&lt;br /&gt;6. Jangan Melakukan Hal Negatif&lt;br /&gt;Hindari keinginan Anda untuk memalsukan resume. Hindari keinginan Anda untuk menyogok atau menyuap. Apa pun alasannya, memalsukan resume dan menyogok adalah perbuatan yang tidak baik yang akan menghancurkan diri Anda sendiri bahkan keluarga Anda.&lt;br /&gt;7. Jangan pernah Menyerah!&lt;br /&gt;Dalam meraih keberhasilan di bidang apa pun termasuk  dalam mencari pekerjaan, sikap mental pantang menyerah amat diperlukan. Dengan demikian, segenap rintangan mampu dihadapi dengan tabah dan sabar. Mental juara, begitu sebutan orang bagi yang memiliki sikap ulet dan daya juang tinggi. Dengan memiliki mental juara, maka untuk memperoleh pekerjaan yang Anda cita-citakan hanya masalah waktu. Insya Allah.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;                                                                                             Disarikan dari berbagai sumber.&lt;br /&gt;Salam Sukses!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badiyo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-115563915805562630?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/115563915805562630/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=115563915805562630' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/115563915805562630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/115563915805562630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2006/08/tips-menghadapi-masa-pencarian-kerja.html' title=''/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30223117.post-115560159386425615</id><published>2006-08-14T17:25:00.000-07:00</published><updated>2006-08-15T03:24:59.980-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#3366ff;"&gt;Kreasi Pertamaku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendapat informasi dari berbagai sumber tentang blog, saya langsung coba-coba membuka layayan blog. Pertama kali saya membuka &lt;a href="http://www.blogger.com"&gt;www.blogger.com&lt;/a&gt; dan saya langsung register di sana. Karena pengetahuan saya tentang blog masih sangat minim, maka blog tersebut lama tidak saya isi. Kemudian saya iseng mencoba mendaftar di &lt;a href="http://www.multiply.com"&gt;www.multiply.com&lt;/a&gt; dan saya juga langsung mendaftar di sana, dan alamat saya yaitu &lt;a href="http://badiyo.multiply.com"&gt;http://badiyo.multiply.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Barangkali karena fitur-fitur di multiply lebih mudah dipahami atau karena pengetahuan saya tentang blog sudah sedikit bertambah, maka di multiply saya langsung membuat posting.&lt;br /&gt;Setelah saya berhasil membuat beberapa posting di multiply, saya baru membuat posting di blogspot ini. Sebagai seorang yang belum banyak pengetahuan dan pengalaman di dunia maya dan juga baru mulai belajar menulis, maka masih banyak kelemahan dan kekurangan dalam tulisan-tulisan saya. Untuk itulah saya sangat senang dan berharap apabila ada kritik, saran dan masukan yang membangun demi perbaikan tulisan saya di masa-masa yang akan datang. Untuk itu tidak lupa saya ucapkan terima kasih dan sampai jumpa di puncak kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Super!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badiyo &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30223117-115560159386425615?l=badiyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://badiyo.blogspot.com/feeds/115560159386425615/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30223117&amp;postID=115560159386425615' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/115560159386425615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30223117/posts/default/115560159386425615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://badiyo.blogspot.com/2006/08/kreasi-pertamaku-setelah-mendapat.html' title=''/><author><name>Badiyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13738298159657198396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ZUBZj3kFfTs/SbinTLVHEFI/AAAAAAAAAAk/5Y2jA3EieN4/S220/Badiyo-007-B.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
