Monday, February 11, 2013

Promosi Getok Tular

Matahari sudah bergeser dan condong ke barat. Hari sudah menjelang sore. Di pinggir lapangan, di bawah pohon rambutan, seorang ibu dan anak lelaki terlihat sedang asyik ngobrol. Sambil menikmati angin yang berhembus sepoi-sepoi, mereka terus bercengkerama. Anak lelaki itu adalah A, siswa kelas VI SD Islam Al Syukro dan ibu itu adalah F yang tak lain adalah mamanya.


Dengan langkah yang pasti, saya menghampiri mereka. “Assalamu’alaikum bu, mohon maaf bu mengganggu sebentar!”  Ibu F pun menjawab dengan agak sedikit kaget, “Wa’alaikum salam pak Badiyo, nggak papa pak, silakan!”. Berbekal sebakul pengalaman dan secuil ilmu pemasaran, saya pun memulai aksinya.

“Begini bu, Si A ini kan sudah kelas VI, berarti sebentar lagi mau masuk SMP. Nah SMP Al Syukro kan sudah membuka pendaftaran siswa baru. Untuk gelombang I, tes seleksi akan diadakan tanggal 16 Februari 2013. Barangkali A berminat dan mau melanjutkan ke SMP Islam Al Syukro, silakan mengambil formulir pendaftaran di saya dan ikut tes seleksi di tanggal tersebut”.

Perbincangan  terus berlanjut berkenaan dengan informasi pendaftaran siswa baru. Namun saya tak ingin mengganggu keasyikan mereka. Maka begitu inti pesan sudah tersampaikan, saya segera mengakhiri perbincangan. Tak lebih dari lima menit saja.

Satu dua hari saya tunggu, Ibu F tak juga datang menemui saya untuk mengambil formulir pendaftaran. Saya berfikir sejenak dan agak sedikit heran karena formulir itu gratis, tinggal ambil. Tanpa diduga, di hari ketiga, Ibu F datang bersama tiga orang Ibu lainnya menemui saya untuk mengambil formulir. Hari berikutnya, satu orang lagi.

Di kesempatan lain, saya memprospek melalui telepon. Beberapa orang merespon dan salah satunya menginformasikan ke yang lain. Ibarat sekali mancing, dua tiga ikan didapatkan. Sekali merengkuh gayung,  empat lima ember terairi. Begitu kata pepatah orang dari negeri antah berantah.

Dalam keseharian, orang menyebutnya sebagai promosi dari mulut ke mulut. Ada yang memplesetkan sebagai MLM, mulut lewat mulut. Orang Bule menyebutnya sebagai Word of Mouht Marketing. Tanadi Santoso, pendiri Sam Design Grafis menyebutnya sebagai promosi Getok Tular (bahasa Jawa).

Selama masih ada semangat menyala di dalam jiwa, tak ada yang tak mungkin.

Salam Super Dahsyat!

No comments:

Post a Comment

Daftar Bupati Purbalingga

DAFTAR BUPATI PURBALINGGA Foto: Dyah Hayuning Pratiwi, Bupati Purbalingga (medcom.id) Tahukah Anda, bupati Purbalingga saat ini y...