Thursday, November 13, 2014

Profil Zulham Malik Zamrun

Zulham Malik Zamrun lahir di Ternate, 19 Februari 1988 sebagai anak kembar. Saudara kembarnya, Zulvin Malik Zamrun juga sebagai pemain sepak bola. Namun kiprahnya tak secemerlang Zulham Zamrun. Zulvin Zamrun yang berposisi sebagai striker saat ini bermain untuk Mitra Kukar.

Zulham Malik Zamrun biasa berposisi sebagai gelandang serang. Namun tak jarang pemain yang bertinggi badang 172 cm itu dipasang sebagai winger atau sayap kiri.  Zulham adalah pemain yang eksplosif dan kreatif sehingga sering membuat pemain bertahan tim lawan kewalahan. Selain itu dia juga memiliki kecepatan dan ketajaman saat melakukan serangan.

Karir sebagai pesepak bola profesional dimulai pada tahun 2006. Saat itu pemain nyentrik dengan penampilan rambutnya yang dikuncir itu membela klub Persiter Ternate. Hanya satu musim dia membela klub asal kampong halamannya, untuk kemudian pindah ke Persigo Gorontalo. Di Persigo, Zulham Zamrun bertahan dua musim kompetisi.

Tahun 2009-2010 Zulham Zamrun membela klub Pro Duta FC, Sleman. Penampilannya semakin cemerlang saat membela Persela Lamongan pada musim 2010-2011. Kemudian Zulham Zamrun hijrah ke Mitra Kukar pada musim 2011 hingga sekarang. Di Mitra Kukar, Zulham Zamrun semakin bersinar. Tak heran jika pemain ini selalu masuk skuad Timnas Indonesia.

Karir Zulham Malik Zamrun di Timnas dimulai tahun 2011. Debutnya adalah saat membela Timnas dalam laga uji coba melawan Arab Saudi pada 7 Oktober 2011. Pemain asal Ternate itu juga memperkuat Timnas U-23 pada SEA Games 2011 di Jakarta. Dia juga memperkuat Timnas senior pada kualifikasi Piala Dunia 2014. Saat itu Zulham  mencetak 1 gol ketika menahan imbang China 1-1 di SUGBK Jakarta, 15 Oktober 2013.

Pelatih Timnas Senior, Alfred Riedl memanggil pemain ini untuk tampil di ajang Piala AFF 2014 di Vietnam. Jika terpilih, pengagum Christiano Ronaldo ini akan tampil pada Piala AFF tanggal 22 November hingga 20 Desember 2014 mendatang. Sangat menarik menunggu penampilan pemain nyentrik dengan rambut di kuncir ala “Gareng” ini.

Referensi dari berbagai sumber

Tuesday, November 11, 2014

Profil Ferdinand Alfred Sinaga

Ferdinand Alfred Sinaga, adalah pesepak bola kehaliran Bengkulu, 18 September 1988. Pemain yang memiliki tinggi tubuh 170 cm dan berat 65 kg biasa berposisi sebagai striker atau penyerang tengah, Meski begitu pemain ini bisa ditempatkan sebagai winger atau pemain sayap kiri. Hal itu tak lepas dari kemampuannya yang memiliki tendangan keras kaki kirinya. Posisi sayap kiri pernah dilakoni Ferdinand Sinaga saat membela Timnas U-23 pada SEA Games 2011 di bawah pelatih Rahmad Darmawan.

Karir pemain temperamen ini dimulai di Persib Yunior tahun 2006. Saat itu karirnya di Persib Yunior terbilang gagal karena dia tak pernah tampil sekali pun. Gagal di Persib yunior, dia memulai pengembaraanya dan bergabung dengan Persibat Batang. Ferdinand Sinaga bermain untuk Persibat Batang selama satu musim 2007-2008. 

Di Persibat Batang, lagi-lagi dia gagal karena belum menunjukkan kemajuan yang berarti. Tahun 2008 saat membela Persikab Kabupaten Bandung, talenta pemain ini mulai terasah dan terlihat. Dia tampil sebanyak 7 kali membela Persikab dan mampu mencetak beberapa gol. Setahun kemudian yakni tahun 2009, Ferdinand Sinaga hijrah ke klub Pelita Jaya. Namun Sinaga hanya enam bulan membela klub itu untuk kemudian hijrah ke PPSM Sakti Magelang. Sinaga main dalam 19 pertandingan dan mencetak 4 gol untuk PPSM Sakti Magelang.

Musim 2010-2011, Ferdinand Sinaga kembali melanjutkan pengembaraannya ke wilayah timur Indonesia. Kali ini giliran Persiwa Wamena yang dia bela. Di Wamena, talenta pemain ini mulai mengkilap. Dia tampil dalam 26 pertandingan dan mencetak 10 gol bagi Persiwa. Musim berikutnya, 2011-2012, Sinaga memutuskan untuk membela klub Semen Padang. Dibawah pelatih Niel Mayzar, talenta Ferdinand Sinaga semakin cemerlang. Bersama Semen Padang, Sinaga merasakan juara Liga versi LPI. Saat itu terjadi kisruh PSSI yang berimbas pada adanya dua liga yang berlangsung yakni LPI dan LSI.

Kecemerlangan Ferdinand Sinaga bersama Semen Padang membuat pemain ini menjadi rebutan pada musim berikutnya. Persisam Putra Samarinda beruntung bisa mendapatkan Ferdinand Sinaga pada musim 2012-2013. Hanya satu musim bermain di ibu kota Kalimantan Timur, tahun 2013 Sinaga kembali ke Bandung. Tahun 2014, Ferdinand Alfred Sinaga berhasil mengantarkan “Pangeran Biru” menjadi juara Indonesia Super League (ISL). Selain itu pemain berdarah Batak ini juga terpilih sebagai pemain terbaik Indonesia Super League (ISL) tahun 2014.

Karirnya di Timnas dimulai saat membela Timnas U-23 pada ajang SEA Games 2011 di bawah pelatih Rahmad  Darmawan. Pelatih Aji Santoso  yang menangani Timnas U-23 pada ajang Asian Games 2014 di Incheon Korea Selatan membawa Sinaga untuk mengisi jatah 3 pemain senior. Keputusan Aji Santoso tak salah. Ferdinand Sinaga mampu menyumbangkan 6 gol bagi skuad Merah Putih di ajang Asian Games 2014.

Ketajamannya membuat  Pelatih Timnas Senior Alfred Riedl kepincut. Pelatih asal Austria itu memanggil Sinaga bergabung dengan Timnas Senior yang dipersiapkan untuk ajang Piala AFF 2014. Dia akan bersaing dengan Boaz Salosa, Cristian Gonzales untuk menjadi pilihan ujung tombak Merah Putih.

Ferdinand Alfred Sinaga adalah seorang pemain penyerang yang tajam dan memiliki kecepatan. Dia tipe penyerang eksplosif yang tidak hanya menunggu tapi rajin membuka ruang. Meski gampang meledak-ledak emosinya saat di lapangan, namun ketajaman dan kreatifitasnya tak perlu diragukan. Tak salah Alfred Riedl memanggilnya untuk memperkuat Indonesia di ajang Piala AFF 2014.

Dari berbagai sumber.  

Tuesday, November 04, 2014

Cita Citata: Sakitnya Tuh Di Sini

Siapa yang tak tahu dengan lagu Sakitnya Tuh Di sini? Mungkin hampir semua orang saat ini tahu lagu yang satu ini. Dari kalangan orang dewasa, remaja hingga anak-anak, tahu bahkan hafal dengan lirik lagu ini. Lagu Sakitnya Tuh Di Sini memang meledak setelah dipopulerkan secara Lipsing oleh Audy Marissa, pemeran tokoh Nomom Gowes dalam Sinetron Diam Diam Suka.    

Seiring semakin popular lagu Sakitnya Tuh Di Sini, penyanyi aslinya yakni Cita Citata pun ikut meroket. Mojang Bandung itu kabarnya kini punya kesibukan yang menggunung. Jadwalnya begitu padat. Bangun jam setengah enam pagi, setelah mandi bersiap menjalani showcase, sesi pemotretan dan syuting. Pulang syuting jam tiga dini hari. Begitu rutinitas Cita Citata setiap hari.

Monday, November 03, 2014

Daftar 35 Pemain Timnas Senior Piala AFF 2014

Badan Tim Nasional (BTN) PSSI hari Senin (27/10) telah merilis daftar pemain Timnas Senior untuk mengikuti pemusatan latihan tahap ketiga menjelang Piala AFF 2014. Sesuai ketentuan baru dari AFF, setiap negara peserta wajib mendaftarkan 35 pemain untuk kemudian diciutkan menjadi 23 pemain.

Timnas Senior saat ini sedang menjalani pemusatan latihan tahap dua di lapangan Sekolah Pelita Harapan Karawaci – Tangerang, dari tanggal 23 hingga 30 Oktober 2014. Namun TC tersebut hanya diikuti oleh 14 pemain dikarenakan sebagian besar pemain masih membela klub yang masih berlaga di delapan besar ISL.

Pelatih Timnas Senior, Alfred Riedl sangat berharap agar semua pemain yang dipanggil bisa mengikuti pemusatan latihan tahap ketiga yang akan dilaksakan mulai 10 November 2014. Sebelum berangkat ke Vietnam, PSSI telah menjadwalkan dua laga uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta.


Susi Pudjiastuti, Sosok Kontroversi Namun Sarat Prestasi

Usai pengumuman Kabinet Kerja Jokowi-JK, ada satu sosok menteri yang menjadi sorotan dan perhatian publik dan ramai diperbincangkan masyarakat. Sosok itu tak lain adalah Susi Pudjiastuti yang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan. Seorang wanita berpenampilan nyentrik yang tak tamat SMP.

Selain hanya tamatan SMP,  kebiasaan merokok dan tato yang ada di kakinya membuat sosok ini semakin kontroversial. Berbagai pertanyaan pun timbul dan berkembang di masyarakat. Apakah sosok seperti itu layak dan mampu  memimpin Kementrian Kelautan dan Perikanan?  Apa tidak ada orang yang lain yang lebih layak dan ahli di bidang kelautan dan perikanan selain ibu Susi?

Siapa sebenarnya Susi Pudjiastuti, sosok yang sedang hangat diperbincangkan di masyarakat saat ini? Dia adalah perempuan desa yang lahir di Pangandaran, 15 Januari 1965. Pangandaran adalah sebuah kota kecamatan di bibir pantai laut selatan atau samudera Hindia, yang masuk wilayah kabupaten Ciamis Propinsi Jawa Barat. Tahun 1983, dia  meninggalkan bangku sekolah di SMAN 1 Yogyakarta untuk berdagang. Dengan modal Rp. 750.000,- hasil menjual gelang, kalung dan cincin miliknya, dia mulai berjualan ikan di kampung halamannya, Pangandaran.

Daftar Bupati Purbalingga

DAFTAR BUPATI PURBALINGGA Foto: Dyah Hayuning Pratiwi, Bupati Purbalingga (medcom.id) Tahukah Anda, bupati Purbalingga saat ini y...