Thursday, October 13, 2011

Menulis Komentar di Facebook

Spontanitas. Saat kita berbincang atau ngobrol dengan teman atau seseorang, kata demi kata meluncur secara otomatis. Begitu teman atau orang lain selesai bicara, kita langsung menimpali.

Dalam berbincang-bincang secara langsung atau tatap muka, kita tahu siapa lawan bicara. Jika ngobrol dengan teman dekat, tentu kita bisa menimpali dengan cara dan kata apa saja. Ceplas-ceplos, orang Jawa bilang. Obrolan bisa berlangsung dengan asyik dan nyaman-nyaman saja.

Lain halnya jika kita bercengkerama melalui situs jejaring sosial bernama facebook. Produk teknologi komunikasi tersebut mampu membawa penggunanya melintasi batas ruang dan waktu. Karena itu para pengguna yang saling terhubung seolah sedang berada di suatu tempat dan berkomunikasi secara langsung. Pengguna larut dan terhanyut dalam jalinan komunikasi yang mengasyikkan.

Kondisi demikian seringkali membuat lupa bahwa sesungguhnya kita sedang berkomuikasi dengan orang-orang yang tidak semua kenal secara dekat. Bahkan mungkin lebih banyak yang baru kenal secara maya, belum secara nyata.

Oleh karena itu, kita tak tahu persis sifat dan karakter teman yang baru kenal secara maya tersebut. Apakah teman tersebut orangnya terbuka, memahami keberagaman dan mau menerima kritik serta saran dengan lapang dada atau orangnya tertutup, sulit menerima perbedaan dan tak tahan terhadap kritik serta saran. Dan macam-macam karakter yang lain. Walaupun jika kita mau, kita bisa tahu dengan cara mengamati dari tulisan di status dan komentar-komentarnya. Namun prinsip kehati-hatian dalam memberikan komentar tetap harus kita perhatikan.

Ada pengalaman menarik tentang komentar-komentar yang saya alami. Menulis status dengan sesuatu yang ada di hati dan pikiran, itulah kebiasaan saya selama ini. Jika yang di pikiran adanya jadwal bola, ya saya tulis itu. Jika yang sedang terpikir kata-kata bijak dari seorang filsuf, ya saya tulis itu. Saat hati senang karena mendapat sesuatu anugerah, saya berbagi kebahagiaan melalui status di FB. Begitulah saya selama ini.

Hal itu saya rasakan asyik-asyik saja dan menyenangkan. Tetapi, ternyata tidak bagi orang lain. Menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009 yang lalu, saya selalu menulis status dengan hal-hal berbau politik. Banyak juga teman yang menanggapi secara positif. Tetapi ada salah seorang teman menanggapi dengan berkomentar, ”Kok ngomongin politik terus sih”, katanya.

Di saat yang lain ketika musim Indonesia Super League (ISL) bergulir, saya sering menulis status dengan jadwal liga super. Banyak juga yang sedang dengan memberi komentar yang positif. Namun ada juga seorang teman menanggapi dengan, ”Kok bola melulu, nggak ada resep masakan apa?”. Sebaliknya, ketika saya menulis status yang bukan jadwal bola, teman lain berkomentar, ”Tumben statusnya bukan jadwal bola”.

Pusing, kesal, bingung dan heran? Enggak. Saya menganggap komentar-komentar tersebut wajar-wajar saja. Mereka punya hak untuk berkomentar. Sedari awal saya mendaftar akun di facabook, saya sudah menyadari bahwa nanti akan terjalin dengan beragam tipe, karakter dan kebiasaan. Termasuk juga minat dan hobi yang beraneka macam. Jadi tentu saya sudah siap dengan datangnya beraneka ragam komentar dari teman-teman.

Bagi saya komentar apa pun tidak masalah. Asalkan komentar itu bersifat positif, tidak menyinggung dan menghina orang lain, tidak mengandung SARA, serta tidak melanggar etika, norma dan hukum yang ada. Komentar yang memberi ucapan selamat dan menyemangati, bagus itu. Komentar yang mengandung informasi dan pengetahuan, monggo. Komentar untuk saling menyapa juga tak kalah bagusnya karena bisa mempererat tali silaturrahmi. Komentar yang ngalor-ngidul juga tak ada salahnya. Asal positif, sok atuh ... Bahkan komentar yang pedas sekalipun, asal dikasih gula merah, garam, plus aneka macam buah-buahan segar, pasti uenak saja. Emangnya rujak, hehehe ...

Beraneka warna komentar-komentar itu akan membentuk pelangi yang indah di pandang. Asal jangan warna hitam, karena mungkin saja akan mengurangi keindahannya. Berkomentar di facebook, boleh apa saja asal jangan komentar yang negatif. Karena bisa jadi hal itu akan mengurangi nilai kebaikan dalam berjaring, bersilaturrahmi melalui Facebook.

Wednesday, October 12, 2011

Menulis Status di Facebook

Ketika awal-awal saya mengenal internet di tahun 2006 lalu, yang pertama dibuka saat berinternet adalah email. Namun sekarang email bergeser ke urutan kedua setelah facabook. Entah kenapa saya jadi ikut-ikutan seperti kebanyakan anak-anak muda, main facebook. Saya juga tidak tahu, apakah saya adalah korban dari mewabahnya facebook atau sebaliknya, saya memanfaatkan jejaring sosial itu untuk mengikuti perkembangan jaman.

Saya hanya tahu apa yang saya rasakan, asyik dan nyaman ber-facebook. Menulis status, membaca status dan komentar teman-teman. Terhibur, bertambah informasi, wawasan dan pengetahuan. Pasalnya, beragamnya status yang ditulis oleh teman-teman. Ada yang berisi tentang say hello, canda gurau sesama teman, ada yang berisi informasi sesuatu hal atau di suatu tempat atau kota. Tidak sedikit status yang berisi pengetahuan-pengetahuan yang tak pelak akan menambah wawasan yang membacanya. Dan beragam tulisan status yang lain tentunya.

Lantas bagaimana sebaiknya menulis status yang baik dan menarik? Mungkin berpulang kepada diri masing-masing. Kalau saya pribadi biasanya mengisi status sesuai dengan yang ada di hati dan kepala. Kalau yang ada di kepala adalah jadwal pertandingan sepak bola, ya saya tulis itu. Kalau di hati sedang ada rasa senang dan syukur karena mendapat anugerah sesuatu, ya itu yang ditulis. Tapi kalau di hati dan kepala sedang ruwet dan semrawut, saya tahan dan berhati-hati untuk tidak menuliskannya di status. Takut tidak sedap dan nyaman dibaca oleh teman-teman.

Beberapa hari yang lalu, saya membaca catatan Pak Ersis Warmansyah Abbas, dosen Unlam Banjarmasin dan kandidat doktor UPI Bandung berkaitan menulis status. Beliau memperhatikan beberapa teman fb-nya yang mengisi status dengan sedang berada di anu, mau ke anu dan sebagainya. Sementara yang lain mengisinya dengan kata-kata bijak atau pendapat para filsuf. Menurut beliau, kalau terus-terusan begitu jamaah facebookiyah, istilah beilau pakai, tak akan mengalami kemajuan (dalam hal menulis). Tersebab yang ditulis pikiran orang lain bukan pikiran sendiri.

Tergugah dan terlecut hati membacanya. Terlebih mengingat niatan awal saya ber-fb, selain silaturrahmi juga untuk memfasihkan menulis. Segera saya merapikan tempat duduk dan meluruskan pikiran, jadilah tulisan in dan beberapa yang lain. Tentu sebagai ajang proses pembelajaran (menulis). Terima kasih Pak Ersis telah menginspirasi dan mengingatkan saya.

Satu lagi pengalaman dan pelajaran menarik tentang menulis status facebook dari Mas Prie GS, Pemimpin Redaksi abloid Keluarga Cempaka Minggu Ini, Semarang. Beberapa waktu yang lalu, Pria berkumis yang juga adalah seorang public speaker, motivator, wartawan dan kartunis itu menerbitkan buku yang berisi kumpulan statusnya di facebook. Luar biasa.

Tidak ada aturan dan batasan bagi kita dalam menulis status di facebook. Yang penting tulisan mengandung hal positif. Tidak menghina dan menyinggung orang lain atau pihak tertentu, tidak bersifat provokatif, tidak mengandung unsur SARA, tidak melanggar etika, norma dan hukum yang ada. Itu tidak masalah dan boleh-boleh saja.

Namun agar lebih bermanfaat dalam ber-facebook ria, tidak ada salahnya jika kita belajar dari Pak Ersis dan Mas Prie GS dalam menulis status di facebook.

Tuesday, August 10, 2010

Marhaban Yaa Ramadhan

Alhamdulillah. Hari ini, Rabu (11/8-2010) kita diizinkan oleh Allah SWT untuk bertemu lagi dengan bulan suci Ramadhan 1431 H. Tak ada kata yang lebih pas dan pantas untuk kita ucapkan kecuali rasa syukur, alhamdulillah. Betapa tidak, bulan Ramadhan adalah bulan istimewa dan tidak semua orang bisa berjumpa kembali dengan bulan ini.

Seperti biasa, selain wajib berpuasa, kita umat muslim juga selayaknya mengisinya dengan amal-amal kebaikan. Memperbanyak ibadah-ibadah sunah dan perbuatan baik lainnya. Di bulan Ramadhan, ibadah sunah dihitung setara ibadah wajib. Sementara ibadah wajib dilipatgandakan pahalanya. Subhanallah.

Bulan Ramadhan adalah ladang bagi kita untuk bercocok tanam segala macam ibadah dan kebaikan. Hasilnya, bisa kita panen baik saat kita masih di dunia maupun dan terlebih saat di akhirat nanti.

Marhaban Yaa Ramadhan ......
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1431 H.

Sumber gambar: s286.photobucket.com

Friday, July 02, 2010

Piala Dunia Mulai Seru!

Hari ini, 2 Juli 2010, pertandingan Piala Dunia 2010 Afrika Selatan akan semakin seru. Pasalnya, mulai hari ini akan dipertandingkan babak perempat final. Tinggal delapan tim yang masih bertahan untuk memperebutkan trofi bergengsi itu. Bagi ke delapan tim, tak ada pilihan lain kecuali harus memenangkan pertandingan jika ingin berlaga di partai puncak.

Dari delapan tim yang masih bertahan, lima diantaranya adalah memang tim yang diunggulkan, yakni Spanyol, Brasil, Argentina, Jerman dan Belanda. Sementara tiga tim lainnya adalah tim underdog yang tadinya tidak diperhitungkan yaitu Paraguay, Uruguay dan Ghana. Keberadaan tiga tim kuda hitam di babak perempat final membuat perhelatan piala dunia di Afrika Selatan menjadi semakin menarik.

Brasil akan menghadapi Belanda hari ini (2/7) pukul 21.00 WIB. Pertandingan tersebut disiarkan secara langsung oleh RCTI. Di hari yang sama waktu setempat atau dini hari waktu Indonesia bagian barat, satu-satunya wakil Afrika, Ghana akan menghadapi Uruguay. Pertandingan tersebug juga disiarkan secara langsung oleh RCTI pukul 01.30 WIB.

Pertandingan berikutnya mempertemukan dua tim musuh bebuyutan, Argentina melawan Jerman. Sedangkan tim unggulan lainnya, Spanyol akan menghadapi negara bekas jajahannya Paraguay.

Berikut jadwal pertandingan babak perempat final selengkapnya:

Jum'at, 2 Juli 2010 (RCTI: 21.00 WIB)
Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth
Brasil vs Belanda

Sabtu, 3 Juli 2010 (RCTI: 01.30 WIB)
Soccer City, Johannesburg
Ghana vs Uruguay

Sabtu, 3 Juli 2010 (RCTI: 21.00 WIB)
Cape Town, Cape Town
Argentina vs Jerman

Minggu, 4 Juli 2010 (RCTI: 01.30 WIB)
Ellis Park, Johannesburg
Spanyol vs Paraguay

Sunday, June 20, 2010

Piala Dunia Afrika Selatan, Unik dan Penuh Kejutan

Perhelatan akbar Piala Dunia 2010 Afrika Selatan sedang berlangsung. Selama satu bulan penuh, dari 11 Juni hingga 11 Juli 2010, penduduk dunia dilanda ”demam” Piala Dunia. Milyaran penduduk bumi dipastikan mengikuti dan menyaksikan gelaran sepak bola terakbar di dunia, baik langsung maupun melalui layar kaca. Piala Dunia akan menyihir dunia.

Piala Dunia  2010 di Afrika Selatan adalah yang ke-19 sejak hajatan empat tahunan itu mulai digelar tahun 1930 di Uruguay. Afrika Selatan mencatatkan diri dalam sejarah sebagai negara pertama di Benua Afrika yang menjadi tuan rumah Piala Dunia. Meski sebelumnya banyak pihak yang meragukan kesiapan Afrika Selatan untuk menggelar pesta besar, Piala Dunia. Masalah keamanan dan transportasi menjadi sorotan tajam.

Afrika Selatan tak mau menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan oleh federasi sepak bola dunia, FIFA. Negeri yang pernah dikutuk dunia karena politik apartheid itu pun akhirnya mampu menyelenggarakan pesta yang selalu dinanti-nanti pecinta sepak bola di seluruh dunia. Hal itu sekaligus menjawab keraguan yang dikhawatirkan banyak pihak.

Hingga memasuki hari ke-10, penyelenggaraan berlangsung lancar dan aman meski ada satu dua kejadian cukup menyita perhatian. Mulai dari pencurian yang menimpa tim Yunani, Uruguay dan juga beberapa wartawan. Suara bising vuvuzela juga cukup mengganggu para pemain sehingga menyulitkan mereka untuk berkomunikasi di lapangan. Terakhir adalah menyusupnya penonton ke ruang ganti tim Inggris usai Steven Gerrad dan kawan-kawan ditahan imbang 0-0 oleh Aljazair. Namun, semua itu tak sampai mengganggu jalannya Piala Dunia, meski tetap menjadi catatan tersendiri.

Selain itu, di lapangan hijau juga mulai terjadi kejutan. Unggulan pertama Spanyol justru tumbang 0-1 dari tim yang tidak diunggulkan, Swiss di laga perdana. Kejutan kedua terjadi saat Jerman takluk dari Serbia 0-1. Salah satu unggulan lainnya yaitu Inggris juga tampil tak meyakinkan. Dua kali main, Three Lions hanya meraup dua poin hasil dari bermain imbang. Ditahan Amerika Seikat 1-1 dan bermain kacamata 0-0 melawan Aljazair.

Dalam perhelatan Piala Dunia, memang selalu ada hal menarik yang terjadi, baik di bangku penonton, di lapangan hijau maupun di luar lapangan. Apalagi Piala Dunia 2010 dimana Afrika Selatan sebagai tuan rumah memiliki berbagai macam keunikan. Mulai dari tradisi terompet vuvuzela hingga aksi para muti, sebutan bagi dukun di sana yang senantiasa mendukung tim kesayangannya.

Telah ditayangkan di KabarIndonesia

Foto: google

Afrika Selatan, dari Jabulani Hingga Vuvuzela

Afrika Selatan, negeri yang pernah dikutuk dunia karena menerapkan politik apartheid akhirnya mampu menyelenggarakan Piala Dunia 2010. Meski sebelumnya banyak pihak yang meragukan terutama dari segi keamanan dan transportasi. Bertempat di stadion Soccer City, Johannesburg, Piala Dunia 2010 resmi dimulai tanggal 11 Juni 2010 yang lalu. Hajatan sepak bola terbesar di dunia itu akan berlangsung selama satu bulan penuh hingga 11 Juli 2010 mendatang. 

Selama sebulan inilah para pecinta sepak bola di seluruh dunia akan dimanjakan dengan penampilan-penampilan eksotis dari 32 tim peserta putaran final piala dunia. Selama putaran final piala dunia digelar, para pecandu bola akan senantiasa memelototi layar kaca.  Anton Sanjoyo, seorang pengamat sepak bola menyebutnya sebagai bulan keramat pecandu sepak bola.  Sepak bola mampu menyihir separuh lebih penduduk dunia. Itulah sepak bola.

Ketika putaran final Piala Dunia sedang digelar, perhatian dunia mengarah ke Afrika Selatan, tempat berlangsungnya pesta tersebut. Afrika Selatan pantas berbangga karena telah mampu mencatatkan diri dalam sejarah sebagai negara di Benua Afrika pertama yang menjadi tuan rumah piala dunia. Dengan segala keterbatasan, negeri di ujung selatan benua hitam itu mampu menggelar pesta sepak bola terakbar di dunia.

Berbagai hal khas Afrika pun menjadi berita sehari-hari yang kita lihat dan dengar. Mulai dari Jabulani, Waka Waka, hingga Vuvuzela. Jabulani adalah bola resmi yang digunakan pada piala dunia 2010. Jabulani menurut bahasa suku Zulu, Afrika berarti merayakan atau pesta. Bola tersebut diresmikan oleh Presiden FIFA, Sepp Blatter, 4 Desember 2009 di Cape Town. Setelah beberapa pertandingan dilangsungkan, banyak yang mengeluh tentang kualitas bola ini. Bola buatan Adisas ini menjadi kambing hitam atas minimnya gol yang terjadi dan blunder beberapa penjaga gawang. Apa pun alasannya, bola tersebut sudah secara resmi ditetapkan oleh FIFA.

Waka-Waka (This Time for Africa) adalah theme song Piala Dunia 2010 yang dirilis oleh Shakira, artis cantik asal Kolombia. Lagu dengan nuansa etnis Afrika itu hampir setiap hari berkumandang, baik di stasiun-stasiun radio maupun televisi. Sajian-sajian berita seputar piala dunia, selalu diiringi oleh lagu ini. Meski Waka-waka bukan satu-satunya theme song  Piala Dunia 2010. Ada Wavin Flag oleh K'Naan dan Sign of Victory oleh Robert Kelly. Namun menurut Surya Online, Waka-Waka diputar sebanyak 518 kali di 30 radio dan enam televisi. Angka tersebut mengungguli Wavin Flag dan Sign of Victory.

Saat upacara pembukaan dan setiap berlangsungnya pertandingan, suasana stadion selalu bising dengan suara mirip lebah. Para pemain dan pelatih merasa terganggu dengan suara tersebut karena mengganggu komunikasi antara mereka. Suara itu adalah suara terompet khas Afrika Selatan bernama Vuvuzela. Awalnya, vuvuzela terbuat dari tanduk antilop. Di masa lalu, orang Zulu menggunakannya untuk mengundang orang-orang desa untuk berkumpul. Seiring perkembangan, vuvuzela dibuat dari seng dan kemudian dari plastik sebagaimana yang kita saksikan sekarang ini.

Piala Dunia adalah sebuah fenomena dunia. Sementara Afrika Selatan adalah sebuah negara dengan berbagai keunikan dan kekhasannya. Maka jadilah Piala Dunia 2010 menjadi Piala Dunia yang memiliki ciri khas sendiri dibanding piala dunia yang lain. Dari Jabulani hingga Vuvuzela.

Salam olah raga.

Foto: google

Tuesday, June 15, 2010

Tataplah Afrika dan Abaikan yang Lain

Hajatan sepak bola empat tahunan telah dimulai hari Jumat (11/6-2010) di Afrika Selatan. Selama kurang lebih satu bulan, yakni  hingga 11 Juli 2010, milyaran penduduk bumi akan mengarahkan perhatian mereka ke negeri di ujung selatan benua Afrika.

Di negara terkaya di benua hitam itu akan dipertontonkan drama yang dimainkan aktor-aktor bola di lapangan hijau.  Sederet bintang seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Ricardo Kaka, Robinho, Fernando Torres, David Villa, dan Robin van Persie siap menghibur dengan kelihaian mereka dalam mengolah bola.  Tiga puluh dua negara akan beradu taktik dan strategi untuk memperebutkan gelar terbaik di dunia.

Demam piala dunia akan menyerang ke seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Hari-hari menjelang bergulir, berbagai tempat perbelanjaan, baik di pasar tradisional maupun super market sudah dipenuhi dengan atribut dan pernak-pernik piala dunia. Di berbagai tempat, di kantor-kantor, di pos kamling, di pasar, di kompleks perumahan elit dan di sekitar rumah kontrakan, orang sibuk dan asyik memperbincangkan piala dunia. Bahkan banyak orang yang telah memajang jadwal piala dunia di dinding rumah atau di pos ronda.

Untuk sementara waktu, orang akan melupakan hal-hal lain di luar sepak bola. Kasus Century, Bibit-Chandra, hingga kasus video mesum Ariel Peterpan bersama Luna Maya dan Cut Tari akan segera dikesampingkan. Orang akan lebih memperhatikan piala dunia dibanding hal lain. Maka jangan heran jika banyak orang akan cuek dan tidak tertarik untuk memperbincangkan politik atau hal lain di luar sepak bola. Tak akan ada perbincangan yang hangat dan menarik kecuali sepak bola dan piala dunia.

Brasil, Spanyol, Inggris, Argentina, Italia, Jerman, Belanda dan Afrika Selatan mungkin akan menjadi negara yang paling sering diperbincangkan di seluruh dunia dalam beberapa hari ke depan. Piala Dunia akan menjadi tema perbincangan yang paling menarik. Bagi penggila bola, saat ini tak ada yang lebih menarik selain Piala Dunia.

Jadi untuk sementara waktu, tataplah Afrika Selatan dan abaikan yang lain. Selamat menikmati hiburan terbesar dan terindah di tahun ini, Piala Dunia 2010 Afrika Selatan!

Telah ditayangkan di KabarIndonesia

Daftar Bupati Purbalingga

DAFTAR BUPATI PURBALINGGA Foto: Dyah Hayuning Pratiwi, Bupati Purbalingga (medcom.id) Tahukah Anda, bupati Purbalingga saat ini y...