Monday, December 05, 2016

Siapa Starting Line-up Timnas Hadapi Vietnam Besok?

Pertanyaan menarik menjelang laga semi final Piala AFF 2016 leg kedua kontra Vietnam, Rabu (7/12/2016) besok adalah siapa starting line-up  yang akan diturunkan pelatih Alfred Riedl?

Ini menarik karena saat menang 2-1 atas Vietnam di laga semi final leg pertama di Stadion Pakansari Cibinong, (3/12/2016), Indonesia menurunkan dua center bek cadangan. Dua bek tengah yang menjadi pemain inti di pertandingan sebelumnya, Fahrudin dan Yanto Basna harus absen karena terkena akulumasi kartu kuning.

Sunday, December 04, 2016

Profil Hansamu Yama Pranata

Satadion baru berkapasitas 30 ribu penonton itu langsung bergemuruh saat sundulan Hansamu Yama Pranata menghujam pojok kanan gawang Vietnam. Pendukung Timnas Indonesia di Stadion Pakansari Cibinong Bogor itu langsung berdiri menyambut gol indah itu. Tak terkecuali Presiden Joko Widodo dan Ketua DPR Setya Novanto yang turut menyaksikan laga semi final Piala AFF 2016 leg pertama, Sabtu (3/12/2016).

Perhatian publik sepak bola Indonesia kemudian tertuju pada sosok pemain belakang, Hansamu Yama Pranata. Sebenarnya publik sepak bola Indonesia tidak asing lagi dengan sosok pemain yang satu ini. Berduet dengan M. Syahrul Kurniawan, Hansamu Yama Pranata mengawal lini pertahanan Timnas U-19 yang berhasil menjuarai Piala AFF U-19 tahun 2013 silam.

Jokowi Nonton Indonesia vs Vietnam

Alhamdulillah akhirnya Tim Nasional (Timnas) sepakbola Indonesia menang 2-1 atas tamunya Vietnam Sabtu (3/12/2016) di Stadion Pakansari Cibinong Bogor.

Dalam laga semi final Piala AFF 2016 leg pertama, Indonesa unggul lebih dulu melalui sundulan pemain belakang Hansamu Yama Pratama. Mantan pemain Timnas U-19 itu membuat gol pada menit ke-7 menambut tendangan penjuru yang dilakukan oleh Rizky Pora.

Friday, December 02, 2016

Jokowi Sholat Jum'at di Monas

Alhamdulillah kegiatan Dzikir dan Doa Bersama  yang dilanjutkan Sholat Jum’at Berjamaah di Lapangan Monumen Nasional (Monas) Jakarta, 2 Desember 2016 berlangsung lancer, damai dan aman.

Kegiatan tersebut diikuti oleh umat Muslim baik dari Jabodetabek maupun luar daerah seperti beberapa kota di Jawa Barat, Jawa Tengah  dan Jawa Timur. Jumlahnya belum dapat angka yang pasti. Ada yang menyebutnya 800 ribu, ada yang bilang 2 jutaan dan ada puna yang bilang sampai 8 jutaan. Wallahu ‘alam.

Tuesday, November 29, 2016

Komunitas Pemandu Sorak, Siapa Mereka?

Siapa sebenarnya Komunitas Pemandu Sorak itu? Mengapa mereka disebut demikian?

Beberapa kali saya menyebut Kaum Pemandu Sorak dalam update status di facebook. Misalnya, “Gerakannya selalu kompak dan serempak. Mereka mirip Kaum Pemandu Sorak”. Di lain waktu saat Timnas menang atas Singapura, saya juga update status di facebook. “Indonesia menang dan lolos ke semi final, kok Kaum Pemandu Sorak nggak ada suaranya?”

Meski ada yang me-like status facebook saya. Beberapa bahkan ada yang memberikan komentar. Namun saya yakin banyak orang yang bingung. Mereka pasti bertanya-tanya dalam hati: “Siapa sebenarnya Kaum Pemandu Sorak yang dimaksud penulis?”

Monday, November 28, 2016

Belajar Ksatria dari Jokowi dan Prabowo

Saat saya mengapdet status facebook usai kemenangan Timnas Indonesia 2-1 atas Singapura, seorang teman berkomentar: “Ku seringnya tdk nonton, ato kalo nonton timnas ku seling kegiatan lan, habis nontonna gemetar sampi badan dingin, apalagi kalo timnas terdesak, badanku smakin gemetar dingin, kasihan gtu, kalo prtandingan hamper selesai lihat full, pingin lihat skor.

Komentar tersebut saya jawab: “Kalo saya saat Timnas main, diam saja dan teang sambil pantengin tu tv. Kalau menang begitu senang dan rilek. Tapi kalo kalah ya manyun dan jadi males ngapa-ngapain.”

Komentar teman dan tanggapan saya menyiratkan satu hal yang sama: belum siap menerima kekalahan. Belum terima kalau Timnas yang dibanggakan kalah. Tidak ada alasan dan argument lain, kecuali Timnas harus menang.


Tuesday, November 22, 2016

Mengapa Da'tsur Menjadi Pembela Islam?

Dikisahkan dalam suatu peperangan, Nabi Muhammad yang kelelahan beristirahat dan tertidur di bawah pohon yang rindang. Tiba-tiba seorang musrikin bernama Datsur datang menghampiri dan berdiri di hadapan Nabi.

Sambil berkacak pinggang Datsur menghardik dan mengancam Nabi Muhammad sambil mengacungkan pedangnya:

“Hai Muhammad, Siapakah yang akan menolongmu dari pedang ini?”

Nabi tersentak sekejap dan kemudian menatap mata Datsur. Tatapan mata Nabi yang sejuk namun penuh keberanian membuat hati Datsur mulai gemetar. Dengan tenang dan penuh keyakinan, Nabi menjawab:

Daftar Bupati Purbalingga

DAFTAR BUPATI PURBALINGGA Foto: Dyah Hayuning Pratiwi, Bupati Purbalingga (medcom.id) Tahukah Anda, bupati Purbalingga saat ini y...