الاثنين، أكتوبر 30، 2017

Jadwal Pertandingan Timnas U-19


Timnas Indonesia akan memulai laga babak kualifikasi Piala Asia U-19 2018 grup F di Korea Selatan, Selasa, 31 Oktober 2017 melawan Brunei Darussalam. Semua laga Timnas Indonesia U-19 rencananya akan disiarkan langsung oleh SCTV.

Berikut adalah jadwal Timnas Indonesia U-19:
Selasa, 31 Oktber 2017: Indonesia vs Brunei Darussalam (Pukul 13.00 WIB)
Kamis, 2 November 2017: Indonesia vs Tompr Leste (Pukul 10.00 WIB)
Sabtu, 4 November 2017: Indonesia vs Korea Selatan (Pukul 13.00 WIB)
Senin, 6 November 2017: Indonesia vs Malaysia (Pukul 10.00 WIB)

Juara grup akan otomatis lolos ke babak final Piala Asia U-19 2018 yang akan dilangsungkan di Indonesia, 18 Oktober – 4 November 2018. Sebagai tuan rumah, Indonesia otomatis lolos ke putaran final. Dengan demikian hasil pertandingan babak kualifikasi tidak berpengaruh bagi Indonesia. 

Pelatih Indra Sjafri memanfaatkan babak kualifikasi untuk uji coba dan pemanasan. Pelatih asal Sumatera Barat itu membawa 23 pemain ke Korea Selatan. Berikut adalah skuat Timnas Indonesia U-19 yang berlaga di babak kualifkasi Piala Asia U-19 grup F di Korea Selatan:

Penjaga Gawang
1. Rakasurya Handika
2. Gianluca P. Rossy
3. Aqil Savik

Belakang
4. M. Rifad Marasabessy
5. Dedi Tri Maulana
6. Rachmat Irianto
7. Julyano Pratama Nono
8. Kadek Raditya
9. Firza Andika
10. Irsan Lestaluhu
11. Samuel Christianson
12. Nurhidayat Haris

Tengah
13. Syahrian Abimanyu
14. Witan Sulaeman
15. Resky Fandi Witriawan
16. Asnawi Mangkualam Bahar
17. Muhammad Iqbal
18. Feby Eka Putra
19. Saddil Ramdani
20. Egy Maulana Vikri
21. M. Luthfi Kamal

Depan
22. Hanis Sagara Putra
23. M. Raffi Mursalim

Timnas U-19 Siap Hadapi Kualifikasi Piala Asia U-19


Timnas Indonesia U-19 asuhan Indra Sjafri siap tempur menghadapi lawan-lawannya di kualifikasi Piala Asia U-19 2018 grup F di Korea Selatan,  31 Oktober hingga 8 November 2017. Selain tuan rumah Korea Selatan, grup F diisi oleh Indonesia, Malaysia, Timor Leste dan Brunei Darussalam..

Sebenarnya babak kualifikasi ini tidak berpengaruh bagi Indonesia karena sebagai tuan rumah, skuat besutan Indra Sjafri otomatis lolos ke babak final yang akan digelar 18 Oktober hingga 4 November 2018. Namun demikian pelatih Indra Sjafri tetap mempersiapkan tim secara serius. Hal itu dibuktikan dengan menggelar Training Center di Lembang, Bandung. TC di Lembang dimaksudkan untuk beradaptasi dengan cuaca kota Paju, Gyeonggi, Korea Selatan yang saat ini cukup dingin.

Sebelum berlaga di kualifikasi Piala Asia U-19 grup F, Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan telah menjalani dua laga uji coba. Pertama menang 2-0 melawan Kamboja tanggal 4 Oktober 2017. Empat hari berikutnya Timnas U-19 mengalahkan Thailand 3-0 pada tanggal 8 Oktober 2017.   

Babak kualifikasi Piala Asia U-19 2018 diikuti 43 negara yang terbagi ke dalam 10 grup. Pertandingan babak kualifikasi  akan digelar dari tanggal 31 Oktober – 8 November 2017. Masing-masing juara grup dan lima runner-up terbaik akan lolos ke putaran final.

AFC telah menunjuk Indonesia menjadi tuan rumah babak final Piala Asia U-19 2018 yang akan diselenggarakan pada 18 Oktober – 4 November 2018. Karena itu babak kualifikasi tidak berpengaruh bagi Indonesia yang sudah pasti lolos ke babak final.

Berikut adalah pembagian grup babak kualifikasi Piala Asia U-18 2018:
Grup A: Bahrain, Uni Emirat Arab, Oman, Nepal, Kyrgystan
Grup B: Uzbekistan, Tajikistan, Bangladesh, Srilanka, Maladewa
Grup C: Irak, Qatar, Lebanon, Afganistan
Grup D: Arab Saudi, Yaman, Turkmenistan, India
Grup E: Iran, Palestina, Yordania, Suriah
Grup F: Korea Selatan, Indonesia, Malaysia, Timor Leste, Brunei Darussalam
Grup G: Tiongkok, Myanmar, Filipina, Kamboja
Grup H: Vietnam, Laos, Cina Taipei, Macau
Grup I: Jepang, Thailand, Singapura, Mongolia
Grup J: Australia, Korea Utara, Hong Kong, Northern Mariana Islands

الأحد، أغسطس 13، 2017

Langkah AHY Menuju Pilpres 2024


Tiba-tiba saja, Kamis (10/8/2017) siang Agus Harimurti Yodhoyono datang ke Istana menemui Presiden Jokowi. Informasi resmi menyebutkan bahwa putra sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu datang ke Istana untuk sowan sekaligus menyampaikan undangan kepada Jokowi untuk menghadiri acara peluncuran The Yodhoyono Institute (TYT).

Launching atau peluncuran The Yodhoyono Institute itu sendiri dilangsungkan Kamis (10/8/2017) malam. Satu hal yang terasa aneh dan janggal jika seseorang atau lembaga mengundang seorang Presiden sebegitu mendadaknya. Mengundang Pak RT saja jika dilakukan mendadak belum tentu bisa hadir karena sebagai seorang Ketua RT pasti banyak kesibukan. Apalagi mengundang seorang Presiden. Meski kita juga tidak tahu apakah barangkali undangan itu sudah disampaikan sebelumnya. Toh akhirnya kita sama-sama tahu Pak Presiden tidak bisa meghadiri undangan itu karena memang sudah ada agenda lain.

Atau barangkali undangan itu hanya basa-basi saja? Hanya AHY yang tahu. Terlepas dari hal itu, pertemuan kedua tokoh memang sangat menarik. Terlebih pertemuan itu terjadi tidak lama setelah SBY mengkhawatirkan akan terjadinya abuse of power oleh pemerintahan Jokowi. 
Pernyataan kekhawatiran SBY disampaikan saat bertemu dengan Prabowo Subiyanto di Cikeas (27/7/2017). Pada pertemuan tersebut, Ketum Partai Demokrat dan Ketum Partai Geridra mengkritik cukup pedas pemerintahan Jokowi. Mereka juga sepakat akan terus mengawasi jalananya pemerintahan Jokowi.

Kritikan SBY dan Prabowo cukup mengganggu Jokowi. Hal itu bisa dilihat dari beberapa pernyataan Jokowi di berbagai kesempatan untuk menyanggah kritikan tersebut. Seperti pada acara Silaturahmi Ulama Pondok Pesatren di Lubang Buaya Jakarta Timur (8/8/2017), dan peresmian Museum Keris di Solo, Jawa Tengah, (9/8/2017.

Karena itu kehadiran putra sulung SBY, Agus Harimurti Yodhoyono (AHY) ke Istana cukup mengagetkan sekaligus patut diapresiasi. Menurut Direktur Lingkar Madani, Ray Rangkuti di Kompas TV, pertemuan tersebut sebagai komunikasi politik yang sangat baik dan menguntungan kedua belah pihak. 

Keuntungan bagi Jokowi adalah cairnya kembali hubungan pemerintahan Jokowi dengan kubu Partai Demokrat. Tak bisa dipungkiri bahwa usai pernyataan pedas SBY saat bertemu Prabowo di Cikeas (277/7/2017) lalu, hubungan Partai Demokrat dengan pemerintahan Jokowi memburuk. 
Kehadiran AHY yang secara tiba-tiba di Istana membuat hubungan Jokowi dengan Partai Demokrat sedikit membaik. Setidaknya akan membuka kembali ruang-ruang untuk berbagai kemungkinan. Penerimaan Jokowi atas kehadiran AHY di Istana itu sendiri sudah merupakan keuntungan politik, bahwa pemerintahan Jokowi tidak seperti apa yang dituduhkan selama ini.

Keuntungan bagi AHY dan Partai Demokrat ada dua, jangka pendek dan jangka panjang. Keuntungan jangka pendek adalah Partai Demokrat bisa bermain di dua kaki dalam menyongsong Pilpres 2019. Di satu sisi, Partai Demokrat dalam hal ini SBY sudah melakukan komunikasi politik dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subiyanto. Di sisi lain, AHY juga melakukan komunikasi dengan Jokowi. 

Dengan demikian, Partai Demokrat bisa punya dua pilihan seandainya Pilpres 2019 hanya ada dua calon. Bisa bergabun dengan kubu Jokowi atau bergabung dengan kubu Prabowo. Dengan komunikasi politk yang telah dilakukan, dua-duanya masih menungkinkan. Pada saat yang tepat Partai Demokrat bisa memilih, kubu mana yang nantinya akan menguntungkan.

Keuntungan kedua adalah keuntungan jangka panjang. Sejatinya SBY jauh-jauh hari sudah menyiapkan AHY untuk Pilpres 2024. Sebenarnya SBY sudah menyiapkan putra keduanya, Edhie Baskoro Yodhoyono untuk calon pemimpin masa depan. Hal itu terlihat dengan dibibitnya Mas Ibas, panggilan akrab Edhie Baskoro Yudhoyono di Partai Demokrat. 

Sayang rencana SBY terhalang kasus yang menerpa Ibas. SBY tahu persis, tidak mungkin laku menjual nama Ibas. Dengan terpaksa SBY memensiundinikan putra sulungya AHY yang  masih berpangkat mayor. Andai saja rencana mengkader Ibas berjalan mulus, SBY akan membiarkan AHY berkarier di militer sampai berpangkat jenderal. 

Tahun 2024 memang masih lama namun bagi SBY tak ada waktu lagi  setelah gagal mengkader Ibas. SBY kemudian mengambil keputusan cerdas meski itu ekstrim, memensiundinikan calon jenderal masa depan, AHY. Pemilihan gubernur DKI adalah test case. Jadi sebenarnya, Pilgub DKI bagi Partai Demokrat adalah ajang pembelajaran bagi AHY menuju Pilpres 2024.

Pertemuannya dengan Presiden Jokowi tentu bisa menyambung kembali jalinan komunikasi antara Partai Demokrat dengan pemerintaan Jokowi. Dengan jalinan komunikasi yang baik, bukan tak mungkin Partai Demokrat akan mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Jika itu terjadi dan Jokowi menang, bukan tak mungkin AHY akan menjadi salah satu menteri atau jabatan penting lainnya di kabinet Jokowi. Hal itu jelas menguntungkan Partai Demokrat sekaligus memuluskan jalan AHY menuju Pilpres 2024.

Bagaimana kalau ternyata AHY digandeng Prabowo untuk menjadi wakilnya pada Pilpres 2019? Secara politik itu juga dimungkinkan mengingat Partai Demokrat dan Partai Gerindra juga menjalin komunikasi dengan baik. Jika itu terjadi maka itu juga bisa menjadi modal yang baik untuk menuju panggung yang sesungguhnya, Pilpres 2024. Dan itulah keuntungannya Partai Demokrat yang menerapkan strategi politik dua kaki.

الأحد، أغسطس 06، 2017

Jalan Kaki Bikin Sehat dan Awet Muda


Berdasarkan hasil penelitian dari Universitas Stanford, Amerika Serikat, yang dipublikasikan di jurnal Nature, Juli 2017, ternyata orang Indonesia paling malas jalan kaki. Dari 46 negara yang diteliti, Indonesia berada di urutan terbawah dalam hal jalan kaki dengan rata-rata 3.513 langka per hari.

Warga Hongkong ternyata adalah orang yang paling rajin berjalan kaki di dunia. Disusul China, Jepang dan Spanyol. Berikut adalah daftar 7  negara terajin jalan kaki di dunia:

  1.  Hongkong       6.880 langkah perhari
  2.  China               6.189. langkah perhari
  3.  Jepang             6.010 langkah per hari
  4.  Spanyol           5.936 langkah per hari
  5.  Inggris             5.444 langkah per hari
  6.  UEA                4.516 langkah per hari
  7.  Brasil               4.289 langkah per hari
Gaya hidup menjadi penyebab utama orang Indonesia menjadi malas berjalan kaki. Bagi orag Indonesia, rasanya tidak keren kalau tidak mengendarai motor atau mobil. Bahkan orang akan merasa malu kalau ke mana-mana masih berjalan kaki dan naik angkutan umum.

Padahal kalau tahu manfaat berjalan kaki, maka sudah seharusnya kita untuk memaksa diri untk membiasakan berjalan kaki. Jika ada keperluan ke luar kantor atau ke luar rumah yang tidak terlalu untuk suatu keperluan, berjalan kaki saja. Parkir saja motor atau mobil Anda. Berjalan kaki lah!

Berikut adalah beberapa manfaat jalan kaki:
1.        Menjaga kebugaran
2.        Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
3.        Meningatkan sistem pernapasan
4.        Baik untuk kesehatan jantung dan menurunkan kolesterol
5.        Menurunkan berat badan
6.        Mencegah diabetes tipe 2
7.        Mencegah stres
8.        Mencegah osteoporosis
9.        Mencegah dimensia
10.    Sehat dan awet muda  

Jika mengingat manfaat jalan kaki yang sangat baik bagi kesehatan tubuh, tak ada salahnya kita untuk coba meningkatan intensitas jalan kaki. Kira-kira berapa langkah kita berjalan kaki setiap hari?

Sumber Referensi Koran Sindo (13/7/2017).

الجمعة، مايو 05، 2017

Catatan Perjalanan Umrah Bagian 6

Dari Madinah Menuju Mekkah

Tiga hari di Madinah terasa begitu cepat. Terasa hanya sekejap. Rasanya belum puas beribadah di Masjid Nabawi yang ada di kota itu. Namun apa boleh buat, biro perjalanan hanya mengagendakan tiga hari dua malam di kota yang bercahaya itu, al Madinah al Munawarroh.

Hari ketiga, Minggu (16/4/17), Pembimbing mengumpulkan semua jamaah di ruang makan usai sarapan pagi. Pembimbing menyampaikan pengarahan untuk persiapan perjalanan dari Madinah menuju Mekkah. Pembimbing juga memberikan pembekalan untuk persiapan pelaksanaan Umroh di Masjidil Haram, Mekkah.


الخميس، مايو 04، 2017

Catatan Perjalanan Umrah Bagian 5

Ziarah Kota Madinah

Agenda hari kedua di Madinah, Sabtu (15/4/17) adalah ziarah kota Madinah. Beberapa tempat yang rencana akan dikunjungi adalah Masjid Quba, Kebun Kurma, Masjid Kiblatan dan Jabal Uhud. Mutowif meminta para jamaah untuk mengambil wudhu di Hotel sebelum berangkat ke Masjid Quba.

Dalam perjalanan, Mutowif menceritakan sejarah Masjid Quba. Ketika Nabi Muhammad SAW dalam perjalanan hijrah dari Mekah ke Madinah, salah satu pengkutnya Sayidina Ammar Radhiyallahu anhu  mengusulkan untuk membangun tempat berteduh di kampong yang bernama Quba. Tujuannya adalah agar Baginda Nabi bisa beristirahat dan mendirkan sholat di tempatitu.


السبت، أبريل 29، 2017

Perjalanan Ibadah Umrah Bagian 4

Perjuangan ke Raudhah

Saat makan malam, Pembimbing mengumumkan kalau setelah makan malam agendanya adalah ke Raudhah. Oh iya, sebelum saya melanjutkan cerita ini, jadwal makan saat ibadah umrah adalah sebagai berikut: Makan pagi atau sarapan jadwalnya seusai sholat Shubuh, makan siang seusai sholat Dhuhur dan makan malam selepas sholat ‘Isya. 

Jadi setiap usai solat Subuh, Dhuhur dan Isya’, para jamaah langsung menuju ruang makan yang sudah ditentukan. Saat saya di Hotel Mirage Taiba, ruang makan ada di lantai M. Para jamaah tidak perlu khawatir karena travel telah menyiapkan katering masakan Indonesia. Dan penyedia katering itu siapa lagi kalau bukan orang Madura.


Daftar Bupati Purbalingga

DAFTAR BUPATI PURBALINGGA Foto: Dyah Hayuning Pratiwi, Bupati Purbalingga (medcom.id) Tahukah Anda, bupati Purbalingga saat ini y...