السبت، ديسمبر 24، 2016

Menyelamatkan Bangsa dari Serangan Hoax

Akhir-akhir ini kita disuguhi fenomena maraknya penyebara Hoax yang begitu cepat dan masif. Hoax, menurut Wikipedia adalah berita palsu, kabar burung, atau menipu. Mengacu definisi tersebut, Hoax dapat disimpulkan sebagai berita yang tidak sesuai dengan fakta dan data yang sebenarnya, belum tentu kebenarannya dan tidak jelas asal-usul dan sumbernya.  

Sayangnya masyarakat kita sangat mudah sekali percaya dengan berita yang tidak jelas sumber dan kebenarannya. Bukan sekadar percaya, bahkan tidak sedikit masyarakat yang ikut-ikutan menyebarkan berita tersebut. Seandainya berita itu benar, maka tidak menjadi persoalan. Namun kebanyakan berita yang beredar belakangan ini adalah berita palsu yang tidak jelas sumbernya. Bukan hanya menyesatkan, berita palsu atau Hoax seringkali menjadi fitnah dan berpotesi mengadu-domba masyarakat.

الجمعة، ديسمبر 23، 2016

Mengapa Mudah Termakan Hoax?

Waspadalah! PKI akan Bangkit Lagi di Indonesia.

Beberapa tanda-tanda kalau PKI akan bangkit kembali di Indonesia. Waspadalah! Uang baru keluaran Bank Indonesia mirip Yuan, mata uang China. Bahkan ada logo Palu Arit pada uang kertas seratus ribuan yang baru.  Sebarkan!

Anda Percaya dan kemudian anda ikut menyebarkannya?

Terbukti telah banyak orang yang termakan berita Hoax seperti itu. Ada yang baru membaca judulnya saja, sudah percaya dan langsung ikut menyebarkannya. Bagaimana tahu data dan sumbernya dari mana, isi beritanya saja belum dibaca. Namun karena merasa cocok dan sependaat maka langsung percaya dan ikut menyebarkannya.

الجمعة، ديسمبر 16، 2016

Rizky Rizaldi Pora

Nama lengkapnya Rizky Rizaldi Pora, lahir di Ternate, 22 November 1989. Pemain ini mengawali karir profesionalnya di Persita Tangerang sejak 2010 – 2013. Kemudian pemain dengan tinggi badan 175 cm itu pindah ke Barito Putra dari 2013 hingga sekarang.

Pemain yang berposisi sebagai sayap kiri itu melakukan debutnya di Timnas pada 21 Juni 2014. Saat itu Timnas Indonesia yang juga dilatih Alfred Riedl menghadapi Filipina di babak penyisihan grup A Piala AFF 2014. Sayang debutnya kurang manis karena Indonesia takluk 0-4 dari Filipina dan gagal lolos ke babak semi final.

الثلاثاء، ديسمبر 13، 2016

Final Piala AFF Leg I: Indonesia vs Thailand

Malam nanti, Rabu (14/12/2016) Indonesia akan menghadapi Thailand pada final AFF Suzuki Cup 2016 leg pertama di Stadion Pakansari, Cibinong Bogor.

Ini adalah final kelima bagi skuad Garuda Merah Putih. Dalam empat final sebelumnya, Indonesia selalu kandas. Pada final tahun 2000 Indonesia kalah 1-4 dari Thailand. Dua tahun berikutnya, Indonesia kembali takluk dari Thailand 2-4 melalui adu pinalti.

السبت، ديسمبر 10، 2016

Lerby Eliandry Pong Babu

Lerby Eliandry PongBabu adalah pemain sepak bola Indonesia yang saat ini bermain untuk klub Pusamania Borneo FC Samarinda. Anak  dari pasangan dari Andreas Sampe Tangaran dan Elisabeth Pasang Batu itu lahir di Samarinda, 21 November 1991. Lerby adalah anak pertama dari dua bersaudara.

Lerby Eliandry telah mengenal dunia Sepak bola sejak kecil.  Saking gemarnya dengan sepak bola, pria berdarah Toraja ini sering mengikuti kompetisi antar kampung. Berkat kerja keras, tekad kuat dan kemauannya yang keras, perjuangannya akhirnya membuahkan hasil.

الخميس، ديسمبر 08، 2016

Kompor Sumbu Pendek

Dulu, sekian tahun yang lalu di rumah masih ada Kompor yang berbahan bakar minyak tanah. Untuk keperluan masak memasak, istri menggunakan kompor itu. Minyak tanah saat it masih murah harganya. Tetapi saya lupa berapa harga minyak tanah per liter saat itu. Yang jelas murah dan terjangkau.

Namun perawatan Kompor minyak agak merepotkan. Ada satu masalah yang kadang terasa menjadi beban bagi saya. Sumbu Kompor minyak itu semakin lama semakin pendek. Dalam jangka waktu tertentu, sumbu kompor harus ditarik agar lebih panjang atau diganti jika memang sudah habis.

Untuk menarik atau mengganti sumbu kompor, butuh ketelatenan dan waktu khusus. Masalahnya lubang sumbu kompor itu jauh lebih kecil daripada sumbunya. Ya, tentu ini memang bertujuan untuk pengamanan. Agar kencang dan aman.

الأربعاء، ديسمبر 07، 2016

Menangkal Serangan 7 Hari 7 Malam

Kalah 1-2 di leg pertama semi final Piala AFF 2016, membuat Vietnam mengambil inisiatif menyerang sejak menit-menit awal pertandingan. Tak ada pilihan bagi Vietnam kecuali harus menang untuk bisa maju ke partai final.

Semangat para pemain Vietnam semakin berlipat karena bermain di depan pendukungnya. Puluhan ribu suporter  memadati My Dinh Stadium, di kota Hanoi, Vietnam untu memberikan dukungan kepada Lee Cong Vinch dkk.

Para pemain Vietnam terus melakukan serangaan dan mengurung pertahanan Indonesia. Serangan demi serangan terus dilancarkan The Golden Star, julukan bagi tim Vietnam.
Gencarnya serangan yang dilancaran Lee Cong Vinch dkk membuat para pemain Indonesia tidak mampu mengembangkan permainan. Bahkan anak asuh Alfred Riedl kesulitan untuk keluar dari tekanan.

Daftar Bupati Purbalingga

DAFTAR BUPATI PURBALINGGA Foto: Dyah Hayuning Pratiwi, Bupati Purbalingga (medcom.id) Tahukah Anda, bupati Purbalingga saat ini y...